Kapan Si Kecil Boleh Diberikan Menu Makanan Seperti Orang Dewasa

Ibu dan balita www.ibudanbalita.com
Ibu dan balita

www.ibudanbalita.com

Banyak orang tua yang khawatir ketika bayi mereka terlihat kurus. Dan apa yang mereka lakukan? Mereka memberikan makanan seperti buah pisang atau pepaya padahal usia bayi belum genap 6 bulan.

Sudah jelas dijelaskan bawasannya asupan nutrisi untuk bayi usia 0-6 bulan hanyalah dari ASI atau air susu ibu. Ini anjuran yang ditekankan oleh pakar kesehatan bayi.

Setelah usia 6 bulan, bayi boleh diberikan makanan yang disebut dengan MPASI atau makanan pendamping ASI.

Pertanyaannya, sampai kapan si kecil mendapatkan MPASI? Kapan ia boleh mengkonsumsi makanan yang dikonsumsi oleh orang dewasa? Berikut penjelasannya.

Mengapa MPASI itu Harus Lunak

Sebelum membahas tentang kapan anak ibu bisa mengkonsumsi makanan yang dikonsumsi oleh orang dewasa, ibu harus tahu dulu kenapa MPASI itu lunak.

Apakah karena bayi belum memiliki gigi? Itu salah satu alasannya. Namun, lebih dari itu, memberikan MPSI yang lunak merupakan cara untuk mengajari sistem pencernaan si kecil. Selama ini ia hanya mengkonsumsi ASI. Tentu saja sistem pencernaan akan kesulitan jika langsung harus mencerna makanan yang keras.

Itulah mengapa MPASI harus lunak. Itupun hanya satu hingga dua bulan saja. Ketika bayi sudah berusia di atas 8 bulan, sudah saatnya ibu memberikan menu MPASI yang sedikit lebih kasar. Ibu tidak hanya boleh memberikan menu MPASI dari buah yang sudah dihaluskan, tapi sudah bisa memberikan bubur yang kasar.

Ibu harus ingat tahapan tersebut tidak hanya karena bayi belum memiliki gigi. Lebih dari itu, tahapan tersebut perlu dilakukan agar sistem pencernaan siap untuk mencerna makanan yang semakin kasar.

Hentikan MPASI yang Lunak

Sebenarnya, ketika bayi ibu sudah memiliki gigi, pada waktu itu ibu bisa memberikan makanan seperti yang dikonsumsi oleh orang dewasa. Hanya saja, ukurannya harus kecil.

Umumnya, menghentikan memberikan MPASI yang lunak itu bisa dilakukan ketika usia si kecil menginjak 1 tahun. Padalnya, pada waktu itulah si kecil sudah memiliki gigi dan sistem pencernaan sudah siap untuk mencerna makanan yang kasar.

Yang pasti, jangan sampai ibu terlambat menghentikan pemberikan menu MPASI yang lunak lantaran akibatnya bisa sangat fatal.

Jika Ibu Terlambat Menghentikan Pemberian MPASI Lunak

Terlalu cepat memberikan MPASI yang kasar juga tidak boleh. Pasalnya, hal tersebut bisa membuat anak mengalami masalah seperti sembelit. Sementara itu, terlalu lama memberikan MPASI yang lunak untuk tidak boleh.

Ibu tahu kenapa? Karena gigi si kecil bisa tumbuh karena dua hal. Yang pertama nutrisi seperti vitamin D. Dan yang kedua adalah stimulus. Dalam hal ini, stimulus yang tepat untuk merangsang gigi agar tumbuh adalah memberikan menu makanan yang kasar. Dengan cara inilah maka gigi si kecil bisa tumbuh lebih cepat.

Sebaliknya, jika ibu terlambat menghentikan pemberian menu MPASI yang lunak, maka pertumbuhan gigi pun akan terlambat.

Jadi, pastikan setelah si kecil sudah berusia 1 tahun, ibu bisa biasakan memberikan menu makanan yang kasar atau ibu sudah bisa menyajikan menu makanan seperti orang dewasa. Hanya saja, jika ukurannya besar, maka ibu harus potong menjadi kecil agar anak ibu mudah untuk mengkonsumsi makanan tersebut.

Ibu bisa lihat menu makanan yang tepat untuk anak yang baru masuk usia 1 tahun di www.ibudanbalita.com. Di sana, banyak sekali menu makanan yang tepat untuk balita yang bisa ibu coba buat sendiri di rumah.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*