Kapan Kondisi Kesehatan Bayi Mengkhawatirkan dan Harus Dibawa Ke Dokter?

bayi sehat www.facebook.com/ibudanbalita

Kesehatan bayi itu kadang baik dan kadang kurang baik. Itu sangat normal karena bayi mulai menyesuaikan dengan kondisi. Para ahli kesehatan bayi melarang ibu langsung panik jika kesehatan bayi kurang baik seperti terkena demam karena pada dasarnya kondisi tersebut menunjukkan bahwa tubuh bayi menyesuaikan dengan lingkungan.

Hanya saja, ada kondisi di mana ibu harus segera membawa ke dokter. Kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan sehingga membutuhkan penanganan dokter anak. Kondisi seperti apa yang dimaksud?

Demam Hingga 40 Derajat

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bayi sebaiknya tidak usah diberi obat kimiawi. Jika sakit, usahakan bayi diberi ASI yang lebih banyak. Jika sudah mendapatkan MPASI, ibu bisa memberikan jenis MPASI yang bernutrisi tinggi. Hal tersebut diperlukan agar sistem imun tubuh semakin bagus. Sementara itu, memberi obat kimiawi berarti membuat sistem imun tubuh tidak berkembang.

Akan tetapi, pada kondisi demam yang mencapai hingga 40 derajat celcius, maka sebaiknya ibu segera bawa ke dokter anak untuk segera mendapatkan penanganan. Jika demam sudah mencapai 40 derajat celcius atau bahkan lebih, maka jalan satu-satunya adalah mendapatkan penanganan khusus dari dokter anak agar bayi sehat kembali.

Demam biasanya menyerang bayi selama 1-2 hari. Pada saat itu, bayi masih mau minum ASI dan makan makanana. Kondisi tersebut akan membaik pada hari ke 3-4. Panas akan berangsur-angsur turun. Namun, jika pada hari ke 5 atau 6 panas tidak turun dan cenderung tambah panas hingga 40 derajat celcius, segeralah membawa si kecil ke dokter anak untuk mengecek kondisi kesehatan bayi.

Tidak BAB Selama 7 Hari

Apakah ibu sudah memberikan MPASI? Jika sudah, maka ada kemungkinan si kecil sudah BAB. Ada juga kasus di mana si kecil tidak BAB dalam waktu beberapa hari. Hal tersebut sangat wajar karena sistem pencernaan bayi baru belajar mencerna makanan yang lebih kasar, tidak seperti ASI.

Hanya saja, jika si kecil tidak BAB selama 7 hari, itu berarti ada masalah dengan kesehatan bayi. Segeralah membawa si kecil untuk mengontrol kesehatannya ke dokter anak. Biasanya, dokter akan memberikan resep obat yang aman untuk bagi agar si kecil bisa BAB. Pasalnya, menyimpan BAB terlalu lama di dalam perut juga tidak baik bagi kesehatan si kecil.

Diare

Berapa kali si kecil BAB setiap hari? Jika si kecil BAB 4 kali sehari namun tidak disertai lemas, maka ibu tidak perlu khawatir sekalipun si kecil diare. Biasanya, hal tersebut dikarenakan sistem pencernaannya yang belum menyesuaikan dengan jenis makanan atau susu formula yang ibu baru berikan.

Akan tetapi, diare tersebut tidak boleh dianggap enteng jika diare disertai dengan badan lemas. Itu berarti diare mengakibatkan tubuhnya kekurangan energi. Jika dibiarkan, maka bayi bisa meninggal. Ibu bisa melihat apakah bayi masih bergerak aktif atau tidak. Jika tidak, ibu harus segera membawanya ke dokter untuk mendapatkan penanganan secepatnya.

Itulah beberapa kondisi di mana kesehatan si kecil terancam sehingga diperlukan penanganan medis oleh dokter anak. Yang jelas, kenali tanda-tandanya dan jangan anggap sepele. Pasalnya, bayi itu sangat rentan sekali dengan berbagai bakteri dan virus penyebab penyakit sehingga diperlukan perhatian penuh dari orang tua. Jadi, ibu harus pantau terus menerus bayi sehat.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*