Kapan Ibu Sebaiknya Menyerahkan Perawatan Bayi pada Dokter?

perawatan bayi https://www.facebook.com/ibudanbalita

Perawatan bayi sebenarnya bisa ibu lakukan sendiri di rumah. Hanya saja, pada kondisi tertentu, perawatan medis dari dokter diperlukan. Lalu, kapankah ibu harus membawa sang buah hati ke dokter?

Mungkin pernah mendengar nasehat sebaiknya menghindarkan diri dari pemberian obat dari dokter ketika si kecil masih bayi. Nasehat memang benar karena ketika sakit, pada dasarnya tubuh bayi membentuk sistem immune yang lebih kuat. Jika ibu bawa ke dokter dan akhirnya diberi obat, itu artinya ibu menghambat sistem immune menjadi lebih kuat.

Namun, nasehat tersebut sepertinya tidak tepat ketika kondisi kesehatan memburuk. Pada kondisi berikut ini, ibu harus membawanya ke dokter anak agar segera mendapatkan perawatan bayi dari sang ahli.

Bayi Menangis Terus Menerus Tanpa Sebab

Jika bayi menangis terus menerus tanpa sebab, orang Jawa dulu mengatakan bayi tersebut terkena sawan. Sawan ini sejenis gangguan dari makhluk halus. Umumnya, orang tua akan membawanya ke dukun bayi agar sawan tersebut dihilangkan.

Akan tetapi, bukan tidak mungkin bayi yang menangis terus menerus tersebut dikarenakan ada penyakit yang dialami oleh sang buah hati namun tidak ibu ketahui. Jadi, masalah tersebut bukan karena sawan. Oleh karena itu, ibu sebaiknya membawanya ke dokter anak agar mendapatkan perawatan bayi segera.

Demam Hingga 40 Derajat Celcius

Apakah ibu masih memiliki bayi yang usianya masih di bawah satu tahun? Mungkin saja bayi ibu sering demam terutama setelah posyandu. Jika badan bayi ibu panas atau bayi terkena demam, itu artinya ada serangan virus di mana tubuh bayi mencoba untuk melawan virus tersebut.

Jadi, sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan ketika bayi demam karena itu tanda bayi ibu mencoba untuk memperkuat sistem immune-nya. Hanya saja, suhu tubuhnya mencapai 40 derajat celcius, sudah saatnya ibu langsung bergegas menuju ke dokter anak. Pada saat demam bayi mencapai 40 derajat celcius, dokter lah yang bisa merawat bayi.

Bayi Diare Hingga 7 Kali

Berapa kali si kecil buang air besar setiap hari? Apakah BAB nya encer atau keras? Ibu harus memperhatikan BAB sang buah hati. Jika encer, berarti bayi ibu mengalami diare.

Sebenarnya, diare ini tidak berbahaya jika setiap hari hanya terjadi satu atau dua kali. Ibu bisa mengobati diare tersebut dengan cara memberi lebih banyak ASI. Hanya saja, jika diare terjadi hingga 5 sampai 7 kali, tidak salah jika ibu khawatir.

Diare hingga 5-7 kali akan membuat tubuh bayi lemas. Ia akan mengalami dehidrasi dan jika tidak segera mendapatkan perawatan bayi dari dokter, kesehatan bayi akan semakin buruk.

Memiliki bayi sehat memang menjadi dambaan setiap ibu. Agar bayi selalu sehat, memberikan ASI serta MPASI yang tepat tidaklah cukup. Ada waktu di mana kesehatan bayi menurun. Pada waktu itu, ibu harus benar-benar memberikan perhatian penuh kepada si kecil.

Awalnya, ibu bisa memberikan perawatan bayi sendiri di rumah. Ada banyak sekali informasi tentang bagaimana memberikan perawatan kepada bayi jika sakit. Namun, pada kondisi tertentu seperti demam sangat tinggi dan diare terlalu sering setiap hari, ibu sebaiknya menyerahkan kepada ahlinya. Treatment khusus dari dokter anak diperlukan agar masalah kesehatan yang si kecil alami tidak semakin buruk. Dokter anak memiliki pengetahuan yang mendalam tentang bagaimana memberikan perawatan bayi saat sakit.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*