Kapan Ibu Biarkan Si Kecil Mandi Sendiri?

Kapan Ibu Biarkan Si Kecil Mandi Sendiri www.friso.co.id

Mengajarkan kemandirian kepada si kecil itu sangat penting. Karena perkembangan balita harus sampai pada masa tersebut, yaitu masa di mana balita bisa mandiri.

Setidaknya ia bisa mulai melakukan kegiatan sederhana sendiri seperti mandi sendiri.

Namun, kapan si kecil bisa mulai mandi sendiri?

Mulai Mengajarkan Kemandirian Kepada Balita

Sebenarnya, tidak ada batasan usia kapan mulai mengajarkan kemandirian kepada si kecil. Ibu sudah seharusnya mulai mengajarkan hal tersebut semenjak bayi.

Mandiri tidak harus selalu dikaitkan dengan melakukan pekerjaan secara sendirian. Bukan itu. Apapun yang si kecil lakukan sendiri itu artinya ia sudah mulai belajar mandiri.

Saat ia baru mulai belajar jalan, ia mampu berdiri sendiri saja bisa dikatakan mandiri. Ketika ia sudah bisa berjalan, dan ia mau memilih dan mengambil pakaian sendiri, itu artinya ia sudah mulai belajar mandiri.

Untuk pekerjaan yang sedikit lebih rumit, seperti mandi, secara umum ketika usia balita mencapai 2,5-3 tahun sudah bisa melakukan hal tersebut. Pasalnya, pada usia tersebut, balita sudah mengerti apa yang harus dilakukan saat mandi. Secara fisik, ia pun sudah bisa membersihkan tubuhnya sendiri.

Meskipun demikian, bukan berarti ibu sudah bisa lepas tangan. Apakah ibu yakin balita bisa membersihkan tubuhnya benar-benar bersih?

Oleh sebab itu, selain mengajarkan kemandirian berupa balita bisa mandiri sendiri, ibu juga harus pastikan ia bisa benar-benar membersihkan badannya dari kotoran.

Saat Balita Mandi Sendiri

Tentu saja tidak hanya kemandirian saja yang harus ibu ajarkan. Ibu juga harus pastikan si kecil bisa mandi dengan bersih.

  1. Siapkan Alat Mandi

Balita ibu pasti sudah tahu sabun, pasta gigi, sikat gigi, shampoo, dan handuk. Karena selama ini ibu sudah memperkenalkan alat-alat mandi tersebut, ibu akan lebih mudah untuk mengajarkan bagaimana cara menggunakan peralatan mandi tersebut.

Sebaiknya alat mandi tersebut mudah digunakan. Gunakan shampoo dan sabun dengan bungkus atau wadah yang mudah untuk dibuka dan ditutup si kecil. Tempatkan handuk pada tempat yang mudah dijangkau oleh si kecil.

Akan lebih baik jika ibu menyiapkan peralatan mandi yang unik dan menarik. Hal tersebut akan membuat balita lebih tertarik untuk mandi sendiri.

  1. Awasi Si Kecil

Walaupun balita sudah bisa mandi sendiri, tetap saja ibu harus mengawasi. Hal ini penting untuk memastikan anak ibu tidak hanya mainan air saja di kamar mandi.

Namun, terkadang balita tidak mau diawasi. Diperlukan cara yang lain.

Ibu bisa memantau dengan cara membantu si kecil untuk memakai baju. Dengan demikian, ibu bisa melihat apakah si kecil sudah mandi dengan benar dan bersih atau tidak.

Perkembangan balita akan sangat membanggakan ketika ia sudah mulai bisa mengerjakan pekerjaan sederhananya sendiri. Dan itu bisa diawali dengan mengajarkan mandi sendiri.

Untuk lebih jauh mengetahui tentang perkembangan balita, ibu bisa ikut dalam diskusi para orang tua yang ada di www.friso.co.id. Di sana, ibu tidak hanya akan memperkaya wawasan tentang bagaimana memaksimalkan tumbuh kembang anak.

Lebih dari itu, ibu bisa bertanya dan berkonsultasi dengan pakar perkembangan anak secara langsung.

Sudah sepatutnya orang tua memperhatikan perkembangan anak. Dan kini, tidak ada alasan tidak mempunyai waktu untuk belajar tentang bagaimana mengoptimalkan perkembangan anak.

Informasi bisa dengan lebih mudah diakses saat ini. Jadi, apalagi yang harus dipersoalkan?

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*