Jangan Stres, Bahaya Bagi Perkembangan Janin

perkembangan janin Ibu dan Balita

Menjadi seorang ibu hamil itu banyak sekali tantangannya. Ternyata, tantangan yang terberat itu adalah bagaimana ia mampu mengendalikan stress. Ini lebih berat daripada sekedar menahan diri untuk tidak bepergian ke tempat yang jauh selama kehamilan atau menghindari mengkonsumsi makanan yang kurang sehat seperti fast food.

Mungkin banyak yang bilang minum susu ibu hamil juga tantangan lho. Pasalnya, tidak sedikit ibu hamil yang enggan minum susu lantaran merasa mual dan muntah setiap kali minum susu. Namun, hal tersebut bisa diantisipasi dengan menjalankan tips mencegah mual dan muntah saat minum susu. Jadi, setidaknya masalah yang satu ini sudah bisa diantisipasi. Dan pastinya perkembangan janin akan berjalan baik saat ibu rutin minum susu.

Nah, sekarang ibu tinggal mencari tahu bagaimana mengontrol emosi. Karena hal ini juga tak kalah penting untuk perkembangan bayi yang ada di dalam rahim.

Stres dan Pengaruhnya terhadap Bayi Dalam Kandungan

Terdengar akademis dan berat memang dengan subtitle di atas. Tapi, itulah sebenarnya bawasannya ada hubungan antara stress yang sering dialami oleh ibu hamil dengan perkembangan bayi di dalam rahim. Bahkan, ada yang berpendapat bahwa ibu hamil yang sering stress akan melahirkan anak yang mudah stress juga. Hal ini karena ada faktor genetik di mana stress menular dari ibu ke bayi.

Namun, hal tersebut terjadi saat si kecil sudah lahir ke dunia. Padahal, stress sudah sangat mempengaruhi bayi sejak masih ada di dalam kandungan. Saat ibu hamil mengalami stress, ada hormone yang dilepas. Hormone tersebut dinamakan dengan hormone kortisol.

Sebenarnya tidak hanya hormone itu saja yang dikeluarkan. Ada lagi hormone lainnya lagi. Itu merupakan respon tubuh saat ibu hamil mengalami stress. Akibatnya, ketika hormone kortisol dan hormone lainnya di release, maka detak jantung janin akan lebih cepat.

Sekilas tidak ada masalah dengan perkembangan bayi. Namun, bagaimana jika hal tersebut sering terjadi? Tentu berbahaya sekali bagi perkembangannya, bukan?

Oleh sebab itu, seorang ibu hamil harus pintar mengelola stress.

Penyebab Ibu Hamil Stress

Apakah ada perbedaan antara wanita karir dengan ibu rumah tangga? Tentu saja. Hanya saja, bukan berarti ibu rumah tangga yang hanya berada di rumah tidak merasa stress ya. Keduanya bisa stress saat hamil.

Banyak sekali penyebabnya. Kebanyakan wanita yang baru sekali hamil merasakan gugup dan khawatir saat menjalani masa kehamilan. Ditambah lagi kekhawatiran bagaimana saat si kecil lahir nanti.

Finansial keluarga yang belum mapan turut menjadi penyebab ibu hamil mengalami stress. Ini menjadi penyebab stress yang paling sering terjadi.

Lalu, apa yang harus ibu hamil lakukan? Sebenarnya ada banyak sekali program yang bisa dilakukan untuk mengontrol stress. Salah satunya dengan rutin melakukan olahraga. Jika ibu hamil rajin mengikuti yoga, maka ia akan sangat mudah sekali mengontrol stress.

Yang pasti, ada waktu di mana seorang ibu hamil harus benar-benar rileks. Tinggal ibu hamil cari saja bagaimana agar ia merasa santai. Itulah waktu di mana ibu bisa mengurangi dan mengontrol stress.

Yang pasti, perkembangan bayi di dalam kandungan tidak hanya dipengaruhi oleh makanan dan minuman yang ibu hamil konsumsi setiap hari. Memang nutrisi didapatkan dari makanan dan minuman sehat tersebut. Akan tetapi, faktor psikologis ibu hamil juga tak kalah penting berpengaruh terhadap perkembangan bayi di dalam rahim.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*