Jangan Biarkan Si Kecil Menjadi Anak yang Pemalu

Ibu dan balita

www.ibudanbalita.com

Anak ibu termasuk tipe anak yang pemalu? Mungkin ibu menganggap hal tersebut tidak begitu perlu dikhawatirkan. Tapi, coba perhatikan lagi apakah perkembangan si kecil sama seperti perkembangan anak lain yang seusia dengan dia? mungkin sekilas sama namun jika ia terus menjadi anak yang pemalu, perkembangannya bisa terlambat lho. Tidak percaya? Berikut ini penjelasannya…

Anak Pemalu Susah Berekspresi

Coba ibu sebutkan apa yang bisa membuat anak ibu bisa berkembang dengan balita. Salah satu cara agar ia berkembang, terutama dari segi kreativitasnya, adalah dengan membiarkan dia melakukan aktivitas yang ia sukai. Biarkan ia berekspresi.

Sayangnya, anak yang pemalu tidak bisa mengungkapkan hal tersebut. Jadi, bagaimana ia bisa berkembang? Ibu bisa cari tahu tips apa saja yang sudah dijelaskan di www.ibudanbalita.com tentang syarat utama agar si kecil bisa berkembang. Hampir semua tips tersebut mengarahkan agar anak terus belajar sambil bermain atau beraktivitas. Tidak seperti orang dewasa yang bisa belajar sambil duduk diam. Anak kecil harus bermain dan berakivitas karena dengan cara itulah si kecil bisa belajar dan berkembang.

Tidak Mudah Berteman

Sebenarnya bukan kecerdasannya yang perlu dikhawatirkan, melainkan kemampuannya bersosialisasi dengan teman. Ibu harus tahu ternyata orang-orang sukses itu bukan disebabkan kemampuan kognitifnya saja tapi juga kemampuan berinteraksi dan bersosialisasi dengan orang lain.

Interaksi dan sosialisasi tentu melibatkan banyak hal. Salah satunya komunikasi. Bagaimana si kecil bisa berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain jika ia lebih banyak malu?

Jadi, penting sekali bukan mengubah si kecil agar tidak menjadi anak yang pemalu lagi?

Harus ada tindakan yang tepat agar si kecil tidak pemalu lagi jika ibu tidak ingin melihat anak ibu tertinggal perkembangannya daripada anak-anak yang lain.

Terutama ketika ia sudah harus bersekolah. Pada saat itu, anak harus bisa mandiri dan bersosialisasi dengan orang lain, tidak hanya dengan orang tuanya saja. Jadi, lakukan sesuatu agar ia tidak lagi menjadi anak yang pemalu.

Agar Anak Tidak Pemalu Lagi

Ada beberapa hal yang bisa ibu lakukan agar anak tidak lagi menjadi anak yang pemalu lagi. Mulailah dengan hal-hal yang sederhana saja.

Seperti contoh, ibu bisa mengajak si kecil melakukan hal-hal yang baru. Sangat direkomendasikan agar ibu mengajaknya untuk berlatih berenang. Pasalnya, kegiatan berenang akan membuat anak percaya diri sehingga tidak lagi menjadi anak pemalu.

Setelah melakukan kegiatan tersebut, ibu bisa mencoba berkomunikasi dan meminta pendapat bagaimana perasaan si kecil setelah melakukan kegiatan tersebut. Lakukan dua hal tersebut (mengerjakan kegiatan yang baru lalu minta pendapat) secara terus menerus.

Lambat laun ia tidak akan lagi menjadi anak yang pemalu. Ia akan merasa percaya diri karena dihadapan banyak orang ia bisa menunjukkan kemampuannya yang bermacam-macam.

Untuk ide lainnya agar si kecik tidak malu lagi, ibu bisa mendapatkan tips lain di www.ibudanbalita.com. Di sana banyak sekali tips menarik yang bisa ibu lakukan agar anak tidak malu.

Mudah? Tentu tidak mudah. Dibutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk mengubah perilaku anak dari pemalu menjadi anak yang pemberani dan penuh percaya diri.

Akan lebih baik jika ibu konsultasikan dengan pakar psikologi anak. Ibu bisa konsultasi dengan psikolog anak di website ibu dan balita. Di sana ibu bisa konsultasi online seputar masalah apa saja yang dihadapi oleh si kecil.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*