Jangan Asal Ikut Senam Hamil ya Bu

senam hamil www.facebook.com/ibudanbalita

Senam hamil merupakan program yang sangat baik untuk dilakukan oleh wanita yang sedang mengandung. Namun, tahukah ibu ternyata tidak semua ibu hamil itu sebaiknya mengikut senam ibu hamil?

Sebelum ibu memutuskan untuk mengikuti senam ibu hamil, ibu harus tahu apa saja yang harus ibu persiapkan. Amankah kandungan ibu jika ibu melakukan gerakan tertentu? Apakah kondisi kesehatan ibu memungkinan untuk melakukan senam hamil? Dan masih banyak lagi pertanyaan yang harus dijawab sebelum ibu ikut kegiatan senam ibu hamil.

Untuk itu, konsultasi kehamilan sangat disarankan sebelum ibu mengikut program tersebut. Ibu harus bertanya kepada dokter kandungan apakah aman jika ibu mengikut senam hamil.

Ibu Hamil yang Dilarang Mengikuti Senam

banyak juga ibu hamil yang sudah mengikuti program senam hamil namun akhirnya harus dihentikan. Umumnya, wanita hamil tersebut mengalami keluhan sakit kepala dan pusing setelah mengikuti senam. Pusing tersebut dirasakan karena wanita hamil melakukan senam hamil namun ia tidak memiliki cukup energi.

Jangan salah. Senam ibu hamil juga menghabiskan banyak energi. Bukan berarti senam yang hanya mengandalkan gerakan yang kelihatannya sederhana tersebut tidak menguras energy.

Ibu hamil yang merasakan overheating atau terlalu panas saat senam hamil juga sebaiknya langsung menghentikan senam. Biasanya, overheating tersebut disertai dengan pusing dan mual. Dikhawatirkan jika senam kehamilan ini tetap diikuti, janin akan kekurangan darah karena darah akan dialirkan ke kulit untuk melakukan pendinginan.

Ada juga kasus di mana ibu hamil yang melakukan senam kehamilan justru membuat pergerakan janin dalam kandungan berkurang. Itulah mengapa tidak semua kegiatan yang baik dan direkomendasikan untuk dilakukan itu baik untuk janin. Konsultasi kehamilan secara rutin harus dilakukan untuk memantau perkembangan janin. Jika ternyata pergerakan janin dalam kandungan semakin sedikit, maka sebaiknya ibu tidak melanjutkan mengikuti program senam hamil.

Program Lain Selain Senam Hamil

Sebenarnya, apa alasan ibu mengikut senam hamil? Jika hanya untuk membuat tubuh bugar, maka ibu bisa melakukan kegiatan yang sederhana seperti jalan santai dua atau tiga kali seminggu.

Selain itu, ibu bisa mengganti dengan olahraga berenang. Dalam hal ini, ibu tidak perlu berenang dan melakukan gerakan renang seperti orang yang tidak hamil. Ibu hanya perlu berendam dan lakukan gerakan ringan seperti menapakkan kaki di dasar kolam. Hal ini sangat penting untuk membuat ibu rileks.

Bagaimana dengan Yoga? Ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa yoga itu tidak boleh dilakukan, terutama yoga yang membuat tubuh ibu mengeluarkan terlalu banyak keringat. Namun, yoga yang tidak membuat ibu terlalu banyak berkeringat dan tidak menggunakan bahan aromaterapi yang mengganggu perkembangan janin itu tidak masalah.

Untuk lebih jelasnya, ibu harus tetap berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan informasi tentang kegiatan apa saja yang bisa ibu lakukan sebagai olahraga yang baik namun tidak membahayakan janin dalam kandungan.

Hanya saja, senam hamil 9 bulan memberikan manfaat yang luar biasa, yaitu menurunkan resiko ibu melahirkan Caesar. Setiap ibu pasti ingin melakukan persalinan secara normal. Ibu pasti juga berpikri demikian, bukan?

Oleh karena itu, coba ibu konsultasi kehamilan dengan dokter kandungan apakah ibu diperbolehkan melakukan senam ibu hamil. Pasalnya, senam kehamilan itu tidak hanya menjaga kebugaran tubuh saat hamil tapi juga untuk memperlancar proses persalinan. Jadi, dua manfaat sekaligus bisa ibu dapatkan dari melakukan senam hamil.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*