Jalan Sehat Bagi Ibu Hamil Bisa Berakibat Buruk

jalan sehat ibu hamil www.friso.co.id

Salah satu cara menjaga kebugaran bagi ibu hamil adalah melakukan jalan sehat. Akan tetapi, bisa saja kegiatan sederhana tersebut bisa berakibat buruk.

Ibu pasti tidak ingin hal ini terjadi, bukan? Oleh sebab itu, ibu harus tahu bagaimana jalan sehat bisa berakibat buruk bagi kesehatan ibu hamil.

Sepatu Tidak Sesuai

Kebanyakan ibu hamil akan merasakan bawasannya sepatu yang selama ini dipakai terasa menjadi sempit. Hal ini disebabkan ukuran kaki ibu hamil cenderung menjadi besar.

Jangan paksakan memakai sepatu tersebut saat jalan sehat. Jalan sehat dengan menggunakan sepatu yang terlalu kecil akan membuat peredaran darah tidak lancar. Padahal, bukankah salah satu tujuan melakukan jalan sehat itu agar peredaran darah lancar?

Ada baiknya jika ibu menyisakan sedikit uang untuk membeli sepatu baru yang lebih longgar. Akan tetapi, jangan juga membeli sepatu yang terlalu longgar karena bisa berbahaya sekali ketika ibu menggunakannya. Ibu bisa mudah terjatuh nantinya.

Jadi, pastikan sepatu yang ibu pakai untuk jalan sehat benar-benar pas dan sesuai dengan ukuran kaki ibu ya.

Perhatikan Posisi Tubuh

Sulit sekali untuk membuat tubuh tegak. Apalagi ketika perut sudah membesar ketika kehamilan sudah memasuki trimester ketiga.

Namun, menjaga agar postur tubuh selalu tegak ketika jalan sehat itu penting. Jika ibu cenderung membungkuk saat jalan sehat, maka ibu beresiko mengalami sakit punggung.

Sabuk ibu hamil sepertinya akan membantu agar ibu mudah menjaga postur tubuh selalu tegak selama melakukan kegiatan jalan sehat.

Tidak Membawa Air Putih

Ibu harus ingat. Selama Hamil, ibu akan lebih sering merasa haus. Dan supply air putih harus lebih banyak dari biasanya.

Apalagi ketika ibu sedang berolahraga. Tentu saja ibu perlu membawa air putih. Jangan sampai ibu mengalami dehidrasi. Dehidrasi tidak hanya akan membuat ibu lemas, tapi juga berbahaya bagi kesehatan janin di dalam kandungan.

Ada baiknya juga ibu membawa susu Frisomum Gold ketika jalan sehat. Ibu tidak akan dehidrasi. Selain itu, kebutuhan nutrisi pun akan terpenuhi. Dan ibu tidak akan merasa eneg karena ibu minum susu sambil beraktivitas.

Forsir

Sebaiknya berapa kali ibu melakukan jalan sehat? Setiap harikah? Atau beberapa kali setiap minggu?

Pakar kesehatan ibu hamil menyarankan agar kegiatan jalan sehat ini dilakukan lebih sering. Bisa juga setiap hari, yaitu di pagi hari.

Yang harus menjadi catatan adalah jangan sampai kegiatan tersebut membuat ibu terforsir. Gunakan waktu sekitar 15-20 menit saja untuk jalan sehat mengelilingi komplek rumah setiap pagi. Itu lebih baik daripada jalan sehat selama lebih dari 30 menit satu minggu sekali.

Agar tidak bosan, ibu bisa melakukan variasi. Hari ini, ibu bisa jalan sehat dan besok ibu bisa melakukan program senam ibu hamil dengan gerakan sederhana. Dua kegiatan ini sangat baik untuk menjaga stamina ibu selama masa kehamilan.

Untuk mengatasi kram saat hamil, ibu bisa mengikuti Yoga sederhana untuk atasi kram saat hamil.

Jadi, banyak cara yang bisa ibu lakukan untuk menjaga kesehatan saat  hamil. Ibu hanya perlu berkomitmen untuk rutin menjalankan kegiatan positif tersebut.

Apalagi jika motivasi ibu adalah ingin menjalani proses persalinan secara normal. Tentu saja melakukan olahraga ringan khusus untuk ibu hamil sangat dibutuhkan. Pasalnya, kesehatan fisik harus dijaga dan stamina harus sangat baik.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*