IQ Ibu Pengaruhi Kecerdasan Anak. Ini Sebabnya

IQ Ibu Pengaruhi Kecerdasan Anak www.facebook.com/ibudanbalita

Percuma saja seorang laki-laki cerdas tapi memilih istri yang kecerdasannya bisa dikatakan kurang. Karena kemungkinan besar anak yang dilahirkan dari rahim wanita tersebut juga memiliki kecerdasan yang pas-pasan.

Begitu sebaliknya. Jika istri cerdas, maka anaknya kemungkinan akan cerdas walaupun suami tidak begitu cerdas.

Mitos Atau Fakta

Silakan Anda riset ke berbagai sumber dan temukan sendiri jawabannya. Setidaknya ada sebuah studi yang dilakukan oleh pakar psikologi di mana kesimpulan dari studi tersebut pasti membuat Anda tercengang. Psychology Spot memplubikasikan hasil dari studi tersebut.

Kesimpulannya adalah bawasannya seorang ibu mewariskan kecerdasan kepada anak. Hal ini disebabkan kecerdasan itu berasal dari kromosom X. Sementara itu, seorang ibu memiliki dua kromosom X. Artinya, potensi sangat tinggi di mana seorang ibu menurunkan kecerdasan kepada anaknya.

Bagaimana jika seorang ibu tidak cerdas? Anda bisa simpulkan sendiri, bukan?

Lebih dari itu, dari penelitian yang sama, disimpulkan bawasannya kecerdasan dari suami itu tidak ada gunanya. Pasalnya, kromosom X dari suami akan gugur dan tidak menurun pada anaknya.

Dari penelitian ini muncul banyak guyonan. Walaupun seorang suami tidak begitu cerdas, yang penting kaya dan bisa mempersunting seorang wanita yang cerdas. Maka keturuan yang akan dilahirkan semuanya cerdas.

Nature dan Nurture

Pertanyaan besar lagi apakah kecerdasan diwariskan? Tidak bisa disangkal sifat dan juga kecerdasan itu dipengaruhi oleh genetika. Ini yang disebuat dengan nature.

Itu artinya anak cerdas itu sangat dipengaruhi oleh orang tuanya, terutama ibunya. Jika ingin melihat kecerdasan anak, lihat dulu kecerdasan ibu. Kira-kira begitu yang bsia disampaikan.

Namun, jangan abaikan juga nurture. Ini adalah Bahasa Inggris yang artinya pola asuh. Walaupun seorang anak memiliki gen yang bagus dan dari ibu yang cerdas, kecerdasan otaknya tidak akan berkembang tanap ada nurture atau pola asuh yang tepat.

Dalam hal ini, yang dimaksud dengan nurture adalah bagaimana mendidik anak, bagaimana orang tua memilihkan permainan yang tepat, dan bagaimana mereka memilihkan tempat sekolah yang paling bagus. Itu semua terkait dengan nurture.

Nature dan nurture ini harus berjalan selaras jika orang tua ingin memiliki anak yang cerdas. Nurture bisa dipelajari dari www.ibudanbalita.com. Di sana banyak sekali tips dari seorang psikolog anak tentang bagaimana mendidik anak yang tepat.

Namun, yang pasti, peran genetika dari seorang memang sangat penting.

Kecerdasan Bisa Berkurang Bisa Bertambah

Beruntung sekali jika ada anak yang dilahirkan dari seorang ibu yang cerdas. Artinya, sudah ada potensi di mana anak tersebut akan menjadi orang yang cerdas.

Namun, karena ada faktor lain yang tak kalah penting, yaitu nurture, maka anak tersebut belum tentu cerdas. Kecerdasan harus dikembangkan. Dan hal tersebut dilakukan jika ada stimulus yang tepat seperti pendidikan dan tentu saja pola asuh dari orang tua yang baik.

Lebih dari itu, nutrisi juga harus dipenuhi karena otak hanya bisa berkembang jika mendapatkan nutrisi yang tepat. Untuk itulah menjadi hal yang wajib orang tua memberikan susu balita terbaik, Frisian Flag kepada balita mereka. Hal tersebut diperlukan tidak lain agar otak mendapatkan nutrisi yang cukup sehingga perkembangannya lebih optimal.

Jadi, ada keterkaitan antara kecerdasan anak dengan genetika, pola asuh, dan nutrisi. Ketiganya harus ada jika orang tua ingin memiliki anak yang cerdas.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*