Ini Dia Penyebab Bayi Nangis Tiap Malam

Bayi nangis tiap malam

www.johnsonsbaby.co.id

Bayi kamu sangat bergantung pada kamu. Kamu menyediakannya makan, rasa hangat dan nyaman yang ia butuhkan. Ketika bayi nangis tiap malam sebetulnya itulah cara bayi berkomunikasi dengan kamu.

Masalah yang sering dihadapi adalah memecahkan arti tangisan dari sang bayi. Tapi dengan seiring bertumbuh besar bayi, ia akan belajar cara berkomunikasi dengan kamu. Sebagai contoh, bayi nantinya akan lebih baik dalam hal kontak mata, membuat suara, dan tersenyum.

Sekarang, ada baiknya kita fokus pada kondisi saat ini, dan mari kupas beberapa kemungkinan penyebab bayi nangis tiap malam, dan cara menenangkan bayi :

1. Mama aku lapar

Rasa lapar adalah alasan paling umum kenapa seorang bayi menangis, terutama ketika ia baru lahir, semakin muda seorang bayi semakin sering pula bayi merasa lapar.

Perut bayi cukup kecil sehingga tidak bisa menampung banyak, jadi tidak akan makan waktu lama untuk “mengosongkan” isi perut. Apabila kamu tipe menyusui dengan payudara, sering seringlah menyodorkan payurdara kamu pada bayi meski jam makan bayi baru saja usai beberapa jam lalu. Inilah yang disebut menyusui dengan menuruti permintaan bayi.

Apabila kamu lebih memilih susu formula, bayi kamu mungkin tidak memerlukan tambahan susu setidaknya 2 jam usai jam makan ia sebelumnya. Bayi memang berbeda satu sama lain. Jika bayi kamu sering menyelesaikan ‘sesi menyusui’ lebih awal , mungkin bayi lebih memilih susu formula lebih sering, yang mana kamu bisa coba untuk menyediakan susu formula untuk bayi lebih awal.

Memang tidak secara cepat menghentikan tangisan bayi, tapi terus berikan kebutuhan perut bayi jika memang diperlukan.

2. Cuma ingin menangis saja

Bayi berumur kurang dari 4 bulan, mungkin ia akan menangis lebih sering pada siang dan sore hari. Sangatlah normal, dan tidak selalu berarti bayi kamu bermasalah.

Tangisan terus menerus pada bayi berkondisi prima atau yang biasa dikenal dengan sebutan kolik. Bayi memang mampu merasa kesal, dan frustasi yang mana berujung pada penolakan saat kamu mencoba menenangkannya. Ia mungkin meninju, menendang, atau bahkan berusaha melepaskan diri dari pangkuan.

Beberapa percaya kolik berkaitan dengan masalah perut yang disebabkan alergi karena susu yang dikonsumsi.

3. Mama minta gendong

Bayi sangat membutuhkan pelukan, kontak fisik, dan rasa aman nyaman untuk meredakan tangisan bayi. Jadi arti tangisan bayi bisa jadi karena ingin digendong.

Teknik menimang sambil bernyanyi sangat berpengaruh pada rasa nyaman bayi.

Pada saat kamu memeluk erat bayi, ia akan merasa tenang mendengar detak jantung, hangatnya tubuh dan bau kamu. Kamu bisa menggunakan bantuan selendang untuk mempermudah.

4. Lelah dan butuh tidur

Bayi seringkali merasa kesulitan tidur, apalagi jika badan bayi kelewat lelah. Kamu mungkin menyadari gejala rasa kantuk bayi seiring pertumbuhan. Mengeluh dan menangis mengenai hal sepele, menatap nanar, dan tiba tiba diam adalah gejala yang cukup umum.

Terlalu banyak perhatian dari tamu malah dapat menstimulasi bayi tetap bergerak dan malas tidur. Cobalah membawa ia ke kamar sepi sebelum menidurkan sang bayi.

5. Mama suhu disini terlalu panas/dingin

Kamu mungkin bisa mengecek ramalan cuaca atau normal atau tidaknya suhu bayi. Jangan memastikan suhu lewat tangan atau kaki bayi, karena memang organ tersebut lebih umum merasa dingin.

Gunakan selimut, atau kain sebagai jalan keluar. Jika perut ia terasa terlalu panas, cukup kurangi jumla selimut atau kain, begitu pun sebaliknya, kamu cukup menambahkan lapisan kain atau selimut yang digunakan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*