Ini dia Cara Merawat Bayi yang Kena Flu atau Pilek

cara merawat bayi www.facebook.com/ibudanbalita

Cara merawat bayi saat terkena flu atau pilek itu mudah sekali. Apakah ibu harus memberi obat? Tunggu dulu. Pasti ibu sering mendengar anjuran sebaiknya tidak memberikan obat kimia kepada si kecil. Bukankah begitu?

Jadi, sebaiknya ibu tidak langsung memberikan obat flu atau pilek walaupun memang ada obat flu dan pilek untuk bayi yang dijual di apotek. Kalau bisa, jangan sekali-kali si kecil mengkonsumsi obat kimia. Atau setidaknya ibu menjadikan obat kimia sebagai alternatif paling akhir setelah cara-cara alami yang ibu coba tidak mempan.

Lalu, apa yang harus ibu lakukan jika si kecil sakit flu atau pilek?

Aroma Terapi

Cara yang paling mudah dan hemat adalah memberikan aroma terapi. Cara perawatan bayi yang terkena flu dan pilek ini sangat mudah. Ibu hanya membutuhkan satu mangkok air panas dan minyak kayu putih.

Siapkan satu mangkok air panas dan teteskan minyak kayu putih pada air panas tersebut. Biarkan si kecil menghirup uap dari air panas tersebut. Dalam hal ini, ibu harus melakukan beberapa cara agar si kecil menghirup uap dari air panas yang sudah dicampur minyak kayu putih.

Yang pertama, ibu bisa membawanya ke kamar tidur. Akan lebih baik jika kamar tidur tersebut tidak terlalu luas agar uapnya berada di seluruh ruangan. Ibu juga bisa menggedong si kecil sambil memberikan ASI sambil menaruh mangkok tersebut dekat dengan si kecil. Hati-hati jangan sampai tangan si kecil bergerak-gerak dan menyentuh air panas tersebut.

Cara tersebut memang sedikit merepotkan. Namun, sudah terbukti cara tersebut sangat alami dan efektif untuk meredakan flu dan pilek pada bayi. Apakah ibu ingin mencobanya?

Terapi Uap

Cara merawat bayi yang sedang flu dan pilek yang satu ini mirip dengan cara sebelumnya. Hanya saja, terapi uap ini menggunakan alat yang lebih canggih serta perawatan ini dilakukan oleh seorang therapist profesional. Terapi ini menggunakan alat serta obat. Namun, obat ini tidak diminum. Obat ini juga tidak berbahaya. Obat tersebut dimasukkan ke dalam sebuah tabung kemudian ada uap yang keluar dari tabung tersebut dan si kecil harus menghirup uap tersebut. Jadi, intinya hampir sama dengan cara perawatan bayi yang sebelumnya.

Hanya saja, cara yang satu ini lebih efektik karena ada alat khusus. Selain itu, setelah terapi uap selesai, seorang therapist akan memberikan treatment lain berupa penyinaran pada bagian dada dan punggung.

Ibu bisa mencoba datang ke tempat praktek therapist bayi jika sang buah hati terkena flu atau pilek. Yang jelas jangan langsung memberikan obat pilek atau flu walaupun itu dibuat untuk bayi.

Itulah dua cara yang bisa ibu lakukan sebagai langkah yang sebaiknya ibu lakukan jika si kecil terkena flu dan pilek. Memberi obat jelas langkah yang kurang tepat karena hal tersebut akan membuat sistem imun tidak berkembang. Jika ibu sering memberikan obat, maka sistem imun akan lemak sehingga ketika dewasa nanti anak ibu akan mudah sakit. Dan ujung-ujungnya, anak ibu membutuhkan obat lagi dan lagi ketika ia sakit.

Kalaupun flu dan pilek sudah parah, ibu bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan nasehat dan masukan apakah sudah saatnya memberikan obat atau belum. Jadi, ibu harus perhatikan betul perawatan bayi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*