Ini Alasan Kenapa Ibu Sebaiknya Segera Konsultasi Kehamilan Saat Merasa Pusing

konsultasi kehamilan https://www.facebook.com/ibudanbalita

Konsultasi kehamilan bisa dilakukan satu bulan sekali secara regular. Akan tetapi, saat ibu merasa pusing, segeralah untuk datang ke dokter untuk melakukan konsultasi karena hal tersebut bisa memberikan dampak sangat buruk sekali bagi perkembangan janin. Kenapa demikian?

Kebanyakan orang menganggap pusing merupakan hal yang sangat wajar. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan saat ibu hamil merasa pusing. Mereka mungkin menganggap pusing tersebut disebabkan anemia. Dengan istirahat yang cukup serta mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi yang tinggi seperti buah pisang dan sayuran berupa daun ketela, pusing tersebut akan hilang.

Akan tetapi, setelah ibu tahu penjelasan berikut ini, ibu pasti tidak akan mengaggap sepele pusing yang ibu alami saat hamil. Ibu pasti akan langsung konsultasi kehamilan dengan dokter kandungan.

Akibat Buruk karena Pusing Saat Hamil

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa pusing itu tidak hanya menjada tanda seorang ibu hamil mengalami anemia saja ya. Ternyata, pusing juga salah satu tanda ibu hamil terkena campak Jerman. Dalam dunia kedokteran, campak Jerman ini disebut dengan rubella. Apakah ibu pernah mendengar istilah medis yang satu ini?

Memang pusing bukanlah satu-satunya tanda rubella. Bahkan, dijelaskan bahwa tanda-tanda rubella adalah munculnya ruam kemerah-merahan pada wajah, leher, lengan, dan kulit bagian tubuh lainnya.

Hanya saja, tidak sedikit kasus di mana ibu hamil mengalami rubella atau campak Jerman ini mengalami pusing terlebih dahulu tanpa muncul tanda-tanda ruam pada kulit. Oleh sebab itu, saat ibu pusing, segeralah ibu konsultasi kehamilan karena dikhawatirkan pusing menjadi tanda-tanda rubella. Yang jelas, pusing tidak hanya menunjukkan bahwa ibu mengalami anemia ya.

Lalu, seberapa serius rubella ini bagi ibu atau janin di dalam kandungan. Nah, ini harus dijelaskan sejelas-jelasnya agar ibu semakin waspada terhadap hal yang ibu alami selama masa kehamilan.

Rubella dan Pengaruhnya Terhadap Kehamilan

Apakah rubella bisa mengakibatkan keguguran? Mungkin itu pertanyaan di benak ibu sekarang ini. Hal tersebut sangat wajar karena semua ibu hamil pasti mengkhawatirkan perkembangan janin sehingga selalu bertanya-tanya apakah penyakit yang dialami saat mengandung bisa mengakibatkan keguguran atau tidak.

Memang tidak ada referensi yang menyatakan bahwa rubella bisa mengakibatkan keguguran. Hanya saja, kemungkinan tersebut tetap ada. Pasalnya, saat ibu terkena rubella, perkembangan janin bisa tertahan. Dan jika kondisi ini dibiarkan terus menerus, bukan tidak mungkin bisa mengakibatkan keguguran, bukan?

Itulah sebab ibu harus konsultasi kehamilan. Setidaknya ibu akan memastikan apakah pusing yang ibu alami merupakan tanda-tanda ibu mengalami rubella atau tidak. Jika ya, ibu harus bertanya bagaimana cara mengatasi hal tersebut.

Dalam hal ini, ada satu istilah yang harus ibu ketahui, yaitu congenital rubella syndrom yang disingkat dengan CRS. Ini merupakan sindrom akibat rubella. Tahukah ibu apa yang bisa terjadi jika ibu mengalami CRS? Janin akan mengalami cacat mata dan tuli. Dua akibat tersebut yang sering terjadi.

Itulah mengapa ibu perlu konsultasi kehamilan. Mencegah jelas lebih baik daripada mengobati. Dalam hal ini, ada langkah yang perlu untuk ibu lakukan mulai sebelum hamil atau sedang hamil untuk mencegah terkena penyakit campak Jerman atau rubella ini. Segera datang ke dokter kandungan. Karena penjelasan panjang lebar akan ibu dapatkan seputar cara mencegah rubella dari konsultasi kehamilan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*