Ibu Perlu Tahu Resep Makanan Bayi 6 Bulan Yang Bergizi

resep makanan bayi 6 bulan yang bergizi Source: SFGate

Selain mengetahui resep makanan bayi 6 bulan yang bergizi, ibu juga perlu mengerti jenis makanan apa yang sebaiknya tidak ibu berikan kepada si kecil. Bukan berarti makanan tersebut tidak bergizi. Tetap bergizi namun tidak dianjurkan untuk diberikan kepada si kecil. Tentu saja semua itu ada alasannya. Untuk itu, ibu perlu memperhatikan mengapa ada makanan yang mengandung gizi tinggi namun sebaiknya tidak dikonsumsi oleh bayi ibu.

Mengkonsumsi Makanan Yang Mengandung Madu

Siapa sangka jika madu itu tidak disarankan dikonsumsi oleh bayi usia 6 bulan. Padahal, madu sangat sehat dan mengandung berbagai jenis nutrisi dan vitamin, bukan? Namun, ibu harus ingat jangan sekali-kali menambahkan madu ke dalam resep makanan yang ibu buat untuk si kecil ya.

Para ahli medis menjelaskan mengapa madu tidak usah diberikan kepada bayi 6 bulan. Ternyata, alasannya karena adanya bakteri di dalam madu. Meskipun bakteri ini tidak begitu berbahaya, namun ibu harus ingat madu tersebut ibu berikan kepada bayi yang sistem pencernaannya masih sangat rentan. Sistem pencernaan mudah sekali diserang bakteri. Dikhawatirkan, kandungan bakteri di dalam madu tersebut bisa meracuni usus yang akhirnya membuat bayi mengalami botulisme. Botulisme merupakan penyakit yang menyerang usus di mana penyakit tersebut disebabkan oleh racun yang bernama Clostridium botulinum. Tentu ibu tidak ingin hal ini terjadi pada si kecil, kan?

Kacang-Kacangan

Kacang panjang mengandung protein yang tinggi. Sayangnya, MPASI yang terbuat dari kacang panjang tidak disarankan untuk ibu buat untuk bayi usia 6 bulan. Hal ini terjadi disebabkan adanya fakta yang menunjukkan banyak bayi yang mengalami alergi terhadap kacang-kacangan. Ada kemungkinan ini disebabkan kandungan protein nabati yang begitu tinggi di dalam kacang.

Ibu bisa mencoba mencari resep MPASI bayi 6 bulan berbahan kacang panjang. Silakan buat dan berikan kepada si kecil. Selama tidak muncul alergi atau hal-hal yang dirasa membahayakan bagi kesehatan bayi, maka ibu bisa terus memberikan menu tersebut. Akan tetapi, jika muncul alergi, entah itu berupa bintik-bintik di kulit, demam yang tinggi, atau gejala alergi lainnya, ibu segara harus hentikan. Pilih menu MPASI yang lainnya.

Makanan Yang Asin

Makanan yang asin biasanya dimasak dengan menambahkan garam. Meskipun rasa asin tersebut bisa juga disebabkan oleh tambahan selain garam seperti keju atau kaldu. Dalam hal ini, yang tidak disarankan adalah memberikan makanan asin yang disebabkan oleh garam.

Bukannya garam mengandung yodium yang bagus untuk tubuh bayi? Betul sekali. Yodium di dalam garam bisa mencegah penyakit, terutama penyakit gondok. Akan tetapi, kebutuhan garam si kecil sangat sedikit. Terlalu sering membuatkan menu makanan yang mengandung garam bisa merusak ginjal bayi.

Bagi para ibu yang sangat berhati-hati, mereka sama sekali tidak membuatkan menu makanan yang ada tambahan garamnya. Kalaupun ibu ingin mengenalkan rasa asin pada bayi, ibu bisa buatkan menu makanan yang berbahan keju atau kaldu. Rasa asin dari dua bahan tersebut alami dan aman untuk si kecil.

Makanan Yang Manis

Selain makanan yang asin, ibu juga sebaiknya tidak membuatkan resep makanan yang terlalu manis. Ibu tahu alasannya, bukan? Yaps, betul sekali. Makanan yang terlalu manis bisa menyebabkan si kecil mengalami obesitas dan diabetes di masa pertumbuhannya nanti.

Sebenarnya, si kecil tidak hanya harus menghindari makanan terlalu manis saat usianya 6 bulan. Makanan seperti ini harus dihindari hingga ia dewasa. Terutama saat balita, usahakan ibu tidak mengijinkan si kecil mengkonsumsi makanan ataupun minuman yang manis. Ibu sendiri tidak perlu menambahkan gula pada susu balita. Susu Nestle Lactogrow sudah mengandung semua kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan balita. Tidak perlu ditambahkan gula karena rasanya sudah sangat enak.

Makanan Rendah Lemak

Mungkin ibu tidak percaya jika ternyata resep makanan untuk bayi 6 bulan yang bergizi adalah resep makanan yang kandungan lemaknya tinggi. Namun, pada kenyataannya memang demikian. Hal ini didukung oleh fakta ilmiah.

Bayi 6 bulan membutuhkan sumber kalori yang tinggi. Dan ini dibutuhkan hingga usianya mencapai 2 tahun. Untuk memenuhi kebutuhan kalori tersebut, ibu bisa membuatkan menu MPASI yang mengandung tinggi lemak. Pasalnya, lemak itulah yang bisa dikonversi menjadi kalori yang kemudian menghasilkan energi.

Mengapa hingga usia anak 2 tahun? Karena mulai usia 6 bulan hingga 2 tahun, bayi mengalami pertumbuhan fisik yang sangat pesat. Saat usia 6 bulan, ia sudah mulai belajar bergerak dengan cara merangkak. Ini membutuhkan tenaga yang besar. Saat balita, ia mulai belajar berdiri dan berjalan. Saat usianya menginjak 2 tahun, ia sudah mulai berlari. Pada proses tumbuh kembangnya itulah, kalori yang besar dibutuhkan untuk bisa dijadikan energi.

Untuk itu, tepat sekali jika ibu mencari resep makanan untuk bayi 6 bulan yang terbuat dari keju. Hal ini disebabkan keju mengandung lemak yang sangat tinggi. Selain itu, keju juga sangat sehat dan aman untuk dikonsumsi bayi 6 bulan karena keju terbuat dari susu.

Kesimpulannya, tidak semua makanan yang ibu anggap bergizi itu bagus untuk dikonsumsi si kecil. Penjelasan tersebut di atas sepertinya sudah bisa membuat ibu memiliki wawasan terbuka mengenai makanan yang sehat dan bergizi untuk si kecil. Selanjutnya, silakan ibu cari dan kumpulkan resep makanan bayi 6 bulan yang bergizi dan juga baik untuk ibu sajikan untuk si kecil.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*