Hindari Makanan Ini Demi Kebaikan Perkembangan Janin 5 Bulan

perkembangan janin 5 bulan

Banyak hal yang mudah dilakukan untuk memastikan perkembangan janin 5 bulan baik. Di lain sisi, tidak sedikit lho hal yang kelihatannya baik namun ternyata kurang bagus untuk perkembangan bayi di dalam kandungan.

Contoh kecilnya mengenai makanan. Di Jepang, ada makanan lezat dan bervitamin tinggi. Namanya sushi. Ibu pasti tahu, bukan? Atau jangan-jangan ibu penggembar sushi? Kabarnya, makanan yang satu ini mengandung protein yang sangat tinggi. Kandungan lainnya pun masih ada lantaran makanan ini tidak dimasak. Menurut penelitian, apapun bahan makanan, jika dimasak, maka ada kandungan yang hilang.

Sayangnya, makanan seperti sushi atau makanan lain yang tidak dimasak atau dimasak namun tidak matang kurang baik untuk kesehatan ibu hamil. Ini bukan masalah kandungan nutrisi di dalam makanan tersebut. Penjelasan berikut ini mungkin akan membuat ibu lebih mengerti mengapa sebaiknya ibu mulai sekarang menghindari makanan yang tidak dimasak secara matang, setidaknya selama masa kehamilan.

Bahaya Makanan Setengah Matang

Ada baiknya ibu mengerti dulu mengapa bahan makanan seperti sayuran, daging, dan lain sebagainya harus dimasak terlebih dahulu. Jawabannya adalah agar bakteri yang ada di dalam makanan tersebut mati atau hilang. Hampir semua bahan makanan mengandung bakteri. Atau setidaknya ada kandungan berbahaya yang pada bahan makanan tersebut. Contohnya saja pestisida yang menempel pada sayur-sayuran mengingat kebanyakan petani sekarang ini menanam sayuran dengan menyemprotkan pestisida.

Untuk menghilangkan bahan atau kandungan berbahaya tersebut, maka makanan harus dimasak secara matang. Dan apa yang terjadi pada perkembangan janin usia 5 bulan pasti membuat ibu terkejut jika ibu makan makanan yang tidak dimasak secara matang. Yang paling dikhawatirkan adalah terjadinya keguguran. Hal ini disebabkan oleh bakteri yang berhasil masuk ke dalam tubuh melalui makanan yang tidak matang yang ibu konsumsi.

Dalam hal ini, yang perlu diperhatikan adalah daging. Di dalam daging, terdapat bakteri toxoplasma. Bakteri ini akan tetap menempel pada daging jika daging tersebut tidak dimasak secara matang. Jika di dalam tubuh ibu hamil terdapat bakteri toxoplasma, maka ibu akan merasa mual dan muntah. Bahkan, tidak jarang ibu hamil yang mengalami diare yang cukup parah karena bakteri yang satu ini.

Bagaimana dengan perkembangan bayi usia 5 bulan di dalam kandungan? Bakteri tersebut bisa saja masuk ke dalam rahim melalui plasenta. Dan ini merupakan hal yang sangat buruk jika bakteri tersebut berhasil masuk ke rahim. Menurut penelitian, bakteri ini bisa menganggu perkembangan otak janin sehingga bisa saja bayi lahir dalam keadaan cacat mental.

Sepertinya penjelasan singkat tersebut bisa membuat ibu semakin hati-hati ketika memilih menu makanan. Pastikan, semua makanan yang ibu konsumsi telah dimasak dengan benar-benar matang.

Menu Makanan Setengah Matang

Di Indonesia, banyak sekali menu makanan yang memang sengaja dimasak setengah matang. Bahkan, menu makanan seperti itu terkadang menjadi menu makanan yang sangat terkenal. Coba ibu sebutkan makanan apa yang ada di kota di mana ibu tinggal yang dimasak setengah matang?

Jika Jepang memiliki Sushi, Indonesia memiliki sate. Tentu saja kedua makanan ini berbeda. Hanya saja, keduanya bisa dikatakan menu makanan yang tidak dimasak secara matang, Bahkan, untuk Sushi, dagingnya benar-benar mentah. Dalam hal ini, sate juga sama dengan sushi. Artinya, daging pada sate masih mengandung bakteri karena daging tidak dimasak benar-benar matang. Daging sate hanya dibakar saja. Jadi, bagi ibu yang merupakan penggila sate, sebaiknya tahan dulu hingga bayi di dalam kandungan lahir. Baru kemudian ibu bisa makan sate sepuasnya.

Selain sate, ada juga makanan yang juga dimasak setengah matang. Seperti contoh telur mata sapi. Ini biasanya disajikan di pagi hari sebagai menu sarapan. Telur yang dimasak setengah matang ternyata masih mengandung bakteri Salmonella. Kabarnya, bakteri ini bisa membuat ibu mengalami diare. Dan jika diare, maka cairan di dalam tubuh berkurang dan ini tidak bagus untuk perkembangan bayi usia 5 bulan yang ada di dalam rahim.

Dan sebenarnya masih banyak lagi makanan lokal lainnya dimasak setengah matang. Apapun makanannya, jika dimasak setengah matang, sebaiknya dihindari.

Tidak Hanya Makanan Setengah Matang Saja

Jika dilihat dari penjelasan tersebut di tas, sebenarnya bukan hanya makanan yang dimasak setengah matang saja yang harus ibu hindari. Pada intinya, bakteri di dalam makanan itulah yang bisa berakibat buruk terhadap kesehatan ibu dan juga bayi di dalam kandungan.

Dan berbicara tentang bakteri, banyak cara bakteri masuk ke dalam tubuh ibu lho, tidak hanya melalui makanan setengah matang. Ada jalan lain seperti peralatan makan yang tidak higienis, kebersihan tangan yang kurang terjaga, dan lain sebagainya. Dan semua hal yang berhubungan dengan bakteri itu juga berhubungan dengan lingkungan. Jadi, pastikan ibu tinggal di lingkungan yang sehat dan bersih agar ibu terhindar dari bakteri.

Selain itu, yang tak kalah penting adalah susu ibu yang ibu konsumsi. Ada lho susu yang masih mengandung bakteri, yaitu susu yang tidak dipasteurisasi. Pastikan ibu memilih susu yang sudah melalui proses pasteurisasi ya. Dan lihat juga kandungan nutrisinya. Susu ibu hamil yang terbaik adalah susu yang kandungan nutrisinya lengkap dan juga seimbang, seperti Nestle MOM & me. Susu ibu hamil ini sudah dipastikan tidak mengandung bakteri yang bisa membahayakan perkembangan janin 5 bulan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*