Hindari Hal Kecil Ini Karena Berpengaruh Buruk terhadap Perkembangan Janin

perkembangan janin https://www.facebook.com/ibudanbalita

Perkembangan janin ditentukan bagaimana ibu memberikan treatment kepada diri ibu sendiri. Pasalnya, kesehatan ibu lah yang mempengaruhi kesehatan janin di dalam kandungan. Itulah mengapa wanita hamil pada zaman dulu memiliki pantangan yang jumlahnya sangat banyak. Sekarang ini, pada zaman modern, pantangan untuk ibu hamil sudah semakin sedikit. Entah kenapa, tapi mungkin saja dikarenakan kurangnya kesadaran bahwa penting sekali menjaga kesehatan ibu dan bayi di dalam kandungan.

Berikut ini hal-hal yang sebenarnya orang pada zaman dahulu larang untuk dilakukan wanita hamil karena bisa mengganggu perkembangan janin namun sekarang banyak dilakukan. Memang kegiatan berikut ini terlihat sepele. Tapi, ibu pasti akan berpikir kembali untuk melakukannya jika ibu tahu akibat yang mungkin bisa terjadi.

Memakai Pakaian Ketat

Salah satu hal yang bisa mempengaruhi perkembangan janin adalah memakai pakaian ketat. Sayangnya, masih banyak wanita hamil yang tetap memakai pakaian ketat ketika ia hamil dengan alasan ingin tetap tampil cantik.

Tentu alasan tersebut bisa dibenarkan. Hanya saja apakah ibu mau mengorbankan kesehatan bayi dalam kandungan hanya untuk mengejar penampilan menarik dengan menggunakan pakaian seksi.

Jika ibu selama ini belum menyimpan pakaian ketat selama masa kehamilan, ibu pasti akan segera menyimpan semua pakaian ketat setelah tahu apa yang mungkin terjadi pada perkembangan janin. Salah satu hal yang membahayakan ketika ibu memakai pakaian ketat adalah terjadinya sirkulasi darah yang terhambat. Jika hal tersebut terjadi, tidak hanya kesehatan ibu saja yang akan terganggu, tapi juga kesehatan janin dalam kandungan. Jika sirkulasi darah terhambat, tentu saja asupan nutrisi yang seharusnya disalurkan ke janin kemungkin juga terhambat, bukan?

Makan Fast Food

Orang dahulu sangat memperhatikan apa yang harus dikonsumsi selama masa kehamilan. Bahkan, ada juga yang wajib setiap mengkonsumsi sayuran hijau. Katanya, dengan mengkonsumsi sayuran hijau, tubuh seorang ibu akan siap untuk memproduksi ASI (air susu ibu) jika sang buah hati sudah lahir ke dunia.

Sayangnya, kebiasaan masyarkat modern saat ini, terutama yang hidup di daerah perkotaan membuat mereka susah sekali untuk mengkonsumsi makanan sehat dan alami. Lebih mudah dan lebih enak bagi mereka untuk mengkonsumsi fast food. Bahkan, di daerah perkotaan, lebih mudah rasanya menemukan makanan fast food daripada makanan berbahan alami. Ibu bisa bayangkan bagaimana perkembangan janin jika setiap hari asupan nutrisinya dari fast food yang lebih banyak lemak daripada nutrisi baik untuk tumbuh kembang bayi di dalam kandungan.

Mengkonsumsi fast food memang terasa bukan masalah yang besar saking biasanya masyarakat sekarang ini mengkonsumsi jenis makanan tersebut. Akan tetapi, jika ibu tahu pengaruh terhadap perkembangan janin, ibu pasti akan berpikir dua kali jika ingin makanan jenis itu.

Pergi Berwisata

Tidak hanya wanita yang akan menikah, wanita hamil pun pada waktu dulu tidak boleh keluar jauh-jauh dari rumah, apalagi pergi berwisata jelas sangat tidak diperbolehkan. Sayangnya, sekarang wanita hamil tidak menghiraukan hal tersebut.

Sebenarnya bepergiaan saat hamil dilihat dari tinjauan medis juga bukan kegiatan yang disarankan lho. Pasalnya, goncangan saat naik kendaraan bisa berpengaruh pada perkembangan janin. Goncangan yang sedikit lebih keras bisa mengakibatkan benturan yang mengakibatkan janin keguguran. Itu akibat terburuknya.

Oleh karena itu, pikirkan jika ibu ingin berwisata. Sebaiknya ibu tunda keinginan berwisata itu sampai ibu melahirkan sang buah.

Itulah hal-hal yang kelihatannya sepele tapi jika itu kekeuh ingin melakukan, ibu bisa membahayakan perkembangan janin.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*