Hidrosefalus Bisa Dilihat Ketika Masih Bayi

ciri ciri bayi hidrosefalus www.ibudanbalita.com

Tidak semua anak dengan kondisi kepala lebih besar dikatakan mengalami hidrosefalus. Ada kemungkinan anak tersebut mengalami makrosefalus. Seperti yang dijelaskan di situs www.ibudanbalita.com, dua masalah kesehatan ini terlihat sama. Namun, pada dasarnya berbeda.

Hanya saja, kebanyakan orang lebih familiar dengan hidrosefalus. Dan memang salah satu tanda yang paling mudah untuk diketahui adalah ukuran kepala yang sangat besar.

Namun, apakah ciri-ciri tersebut bisa terlihat ketika masih bayi? Tentunya orang tua manapun ingin sekali mencegah masalah kesehatan yang sangat berbahaya. Itulah mengapa ibu harus tahu ciri bayi hidrosefalus berikut ini.

  • Urat Kepala

Mungkin ketika masih bayi, kepala bayi hidrasefalus tidak terlihat begitu besar. Apalagi jika baru gejala awal.

Namun, jika ibu mencurigai adanya tanda-tanda kepala bayi ibu membesar tidak normal, ibu bisa lihat bagaimana urat kepala. Ketika rambut si kecil dicukur, apkaah urat kepala bayi terlihat menonjol? Semoga saja tidak.

Salah satu ciri-ciri bayi hidrosefalus adalah terlihatnya urat kepala bayi. Jika urat kepalanya terlihat sangat jelas, sebaiknya ibu segera konsultasikan dengan dokter anak untuk mendapatkan penjelasan lebih lengkap apakah itu tanda hidrosefalus pada bayi atau bukan.

  • Pandangan Mata

Umumnya, bayi yang sehat memandang ke arah depan. Berbeda jika ia mengalami masalah seperti hidrosefalus. Pandangan matanya cenderung ke bawah.

Hal ini sangat terkait dengan perkembangan kepala yang tidak normal. Ukuran kepala semakin besar dan tidak normal sehingga membuat mata tertekan ke bawah.

  • Sering Mengantuk

Sebenarnya ini bukan ciri utama bayi hidrosefalus. Ini menjadi efek samping saja ketika perkembangannya tidak normal. Apalagi mata susah dibuka karena tertekan oleh kepala yang ukurannya semakin besar.

Itu hanya sekilas tentang ciri bayi hidrosefalus. Untuk lebih lengkapnya, ibu bisa kunjungi situs ibu dan balita agar bisa berkonsultasi langsung dengan pakar perkembangan anak. Beliau akan memberikan penjelasan lebih lengkap. Atau jika ibu merasa muncul beberapa ciri di atas, sebaiknya ibu segera konsultasi dengan dokter anak sekarang juga.

Sebenarnya banyak hal yang bisa ibu lakukan untuk mencegah masalah yang satu ini, terutama ketika bayi masih ada di dalam kandungan. Gizi ibu hamil harus tercukupi dan seimbang.

Namun, apa yang harus ibu lakukan jika bayi sudah lahir? Untuk mencegah resiko bayi terkena hidrosefalus, ibu bisa memberikan susu Frisian Flag untuk memastikan tidak perkembangan saraf optimal. Pasalnya, salah satu penyebab masalah ini adalah terhambatnya selebrospinal ke otak yang mengakibatkan terganggunya sistem saraf.

Akan tetapi, masalah ini juga bisa disebabkan oleh cedera yang bisa saja terjadi misalkan bayi jatuh dan kepalanya membentur benda keras atau munculnya tumor ganas pada otak. Semua itu bisa saja terjadi.

Yang terpenting, ibu harus konsultasi dengan dokter jika muncul ciri-ciri bayi hidrosefalus. Hal ini menjadi sangat penting agar sang buah hati segera mendapatkan perawatan. Dengan demikian, pencegahan sejak dini bisa menghindarkan masalah ini menjadi lebih parah.

Banyak sekali forum atau komunitas online di mana anggotanya berdiskusi tentang penyakit ini. Hal ini disebabkan penyakit yang satu ini sangat berbahaya. Kebanyakan bayi yang mengalami hidrosefalus tidak mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat lantaran tingginya biaya operasi yang harus dibayarkan ke pihak rumah sakit.

Alangkah lebih baik jika ibu melakukan pencegahan. Ketahui lebih jauh tentang hidrosefalus dengan cara bergabung dengan forum ibu dan balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*