Hati-Hati Dalam Menggunakan Bedak Bayi

Perawatan Menggunakan Bedak Bayi www.ibudanbalita.com

Apakah ibu menggunakan bedak bayi? Jika Anda mendengarkan apa kata orang tua dahulu, maka Anda pasti menggunakannya. Akan tetapi, Anda mungkin mendapatkan nasehat dari bidan atau dokter anak untuk tidak menaburkan bedak pada badan bayi.

Mana yang benar? Keduanya benar. Hanya saja, ada alasan kenapa ada yang menyarankan untuk menggunakan dan ada yang menyarankan untuk tidak menggunakan bedak bayi.

Tentu saja setiap pendapat ada penjelasannya. Yang banyak ibu tidak memahami adalah kenapa bidan dan orang yang ahli dalam hal kesehatan bayi lainnya justru tidak menyarankan untuk menggunakan bedak pada bayi.

Penjelasan Tentang Larangan Penggunaan Bedak Bayi

Sebenarnya, bidan tidak hanya sering menyarankan agar tidak menggunakan bedak. Lebih dari itu, mereka juga melarang. Hal ini bukan tanpa alasan.

Bayi sangat rentan terhadap beberapa masalah kesehatan. Dikhawatirkan, dengan menaburkan bedak pada badan bayi, maka butiran bedak akan terhirup oleh bayi. Akibatnya, bayi akan mengalami masalah pernafasan.

Hal ini bukan tidak mungkin terjadi. Bahkan, tidak jarang bayi yang susah bernafas atau ketika bernafas terdengar suara lantaran ada masalah dengan saluran pernafasan. Mungkin saja ini disebabkan oleh partikel bedak bayi yang terhirup oleh si kecil. Sebenarnya inilah alasan yang paling kuat mengapa bidan dan juga tenaga medis tidak menyarankan menggunakan bedak ke badan bayi.

Apakah hal ini bisa dihindari? Tentu saja bisa. Jika ibu ingin menggunakan bedak, sebaiknya gunakan bedak yang compact, bukan yang serbuk. Bedak yang compact atau padat akan menghindarkan si kecil menghirup partikel bedak sehingga membahayakan saluran pernafasannya.

Selain itu, penting juga agar ibu tidak memberikan bedak pada wajah si kecil. Cukup ibu bisa gunakan bedak bayi untuk bagian badan saja. Sayangnya, banyak orang tua yang ingin sekali melihat wajah si kecil putih dan ini dilakukan dengan cara menaburkan bedak pada wajah.

Harus dipahami memang wajah bayi yang baru beberapa hari dilahirkan berwarna gelap. Pasalnya, aliran darah belum lancar, apalagi ketika beberapa jam dilahirkan.

Dan putihnya wajah bayi tidak ditentukan oleh bedak, tapi pigmen warna. Jadi, bisa dikatakan penggunaan bedak bayi tidak berhubungan dengan putihnya wajah si kecil.

Manfaat Menggunakan Bedak Bayi

Ibu sekarang sudah tahu kenapa bidan menyarankan untuk tidak menggunakan bedak bayi. Saran tersebut tidak lain lantaran ada resiko buruk yang bisa terjadi. Dengan mengetahui resiko tersebut, maka ibu bisa melakukan langkah antisipasi bagaimana agar resiko tersebut tidak terjadi. Toh, banyak manfaat menggunkan bedak bayi.

Yang pasti, bedak bayi tidak digunakan untuk membuat wajah bayi menjadi putih. Pasalnya, putihnya wajah tidak ditentukan oleh bedak yang ibu gunakan, tapi pigmen kulit si kecil.

Salah satu manfaat bedak bayi adalah agar si kecil terhindar dari mengalami biang keringat atau orang jawa bilang keringet buntet. Ini merupakan kondisi di mana keringat tidak bisa keluar sehingga muncul bintik-bintik pada kulit bayi. Biasanya, masalah seperti ini muncul ketika udara sangat panas.

Satu catatan yang harus ibu ketahui. Ibu tidak boleh menaburkan bedak pada alat kelamin si kecil setelah ia BAK atau BAB sebelum kulit area kelamin tersebut benar-benar kering. Hal ini sangat penting karena kulit yang masih basah dan ditaburi dengan bedak akan mengakibatkan munculnya jamur kulit.

Untuk informasi tentang bagaimana menjaga menjaga kesehatan kulit bayi, ibu bisa konsultasi dengan pakar kesehatan bayi di www.ibudanbalita.com.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*