Hanya Mau Minum Susu, Perkembangan Balita Bisa Terganggu

perkembangan balita https://www.facebook.com/ibudanbalita

Perkembangan balita itu tidak hanya ditentukan oleh susu balita yag ibu berikan kepada si kecil. Makanan juga tak kalah penting. Bahkan, seorang balita harus lebih banyak mengkonsumsi makanan karena makananlah menjadi sumber utama nutrisi. Sementara itu, susu dijadikan suplemen.

Oleh karena itu, ibu tidak boleh tidak merasa ada yang salah dengan balita ibu juga ia hanya mau minum susu tapi enggan mengkonsumsi makanan.

Akibat Anak Menolak Mengkonsumsi Makanan

Memang benar nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang balita sudah didapatkan dari susu formula anak 1 tahun. Hanya saja, nutrisi tersebut tidak cukup dari susu saja. Ibu harus memberikan makanan juga.

Selain itu, jika balita ibu menolak mengkonsumsi makanan, maka pertumbuhannya kurang baik. Jika balita ibu baru berusia 1 tahun, pertumbuhan gigi akan sedikit terhambat. Hal ini dikarenakan tidak ada stimulasi dari luar berupa jenis makanan yang kasar yang bisa dikunyah. Sementara itu, ia hanya mengkonsumsi susu balita saja.

Dan yang tak kalah penting adalah sistem pencernaan. Tentu saja bukah hanya susu yang sifatnya cari harus bisa dicerna oleh sistem pencernaan. Jika ketika balita ibu tidak mulai membiasakan si kecil makan makanan yang sedikit lebih kasar, maka ketika dewasa nanti anak ibu akan mengalami masalah pencernaan.

Jadi, pada dasarnya makanan itu tidak hanya sebagai sumber nurtrisi penting untuk perkembangan balita, tetapi juga untuk memastikan perkembangan tubuhnya secara umum baik.

Oleh karena itu, tidak ada cara lain selain ibu harus mencari tips agar anak mau mengkonsumsi makanan.

Tips Agar Anak Mau Mengkonsumsi Makanan

Berikut beberapa langkah yang bisa ibu lakukan agar anak mulai tertarik lagi mengkonsumsi makanan.

  • Memberi Menu Makanan yang Bervariasi

Ada kemungkinan balita ibu menolak mengkonsumsi makanan karena ia bosan dengan makanan yang itu-itu saja. Untuk itu, ibu bisa mencari menu sehat untuk balita yang bervariatif.

  • Membuat Jadwal Makan

Balita tidak tahu jadwal kapan makan, kapan minum susu, dan kapan harus tidur. Akan tetapi, ibulah yang mengajari si kecil mengenai waktunya makan, waktunya minum susu, dan waktu tidur.

Perkembangan balita itu juga dikarenakan kebiasaan. Dalam hal ini, ibu tidak perlu menjelaskan jadwal. Ibu hanya membiasakan untuk memberikan makan pada jam-jam tertentu. Dengan demikian, tubuh si kecil akan merespon sendiri kapan waktunya untuk butuh asupan gizi dari makanan dan kapan dari minuman.

  • Kurangi Pemberian Susu

Beberapa kasus anak susah makan ternyata dikarenakan ibu terlalu banyak memberikan susu balita. Jika ibu terlalu banyak memberikan susu, maka balita ibu akan merasa sudah kenyang sehingga tidak mau makan.

Oleh karena itu, penting sekali untuk membaasi pemberian susu. Usahakan memberikan susu sesuai dengan aturan, yaitu tiga kali sehari. Selain itu, ibu bisa memberikan air putih.

Akan lebih baik lagi jika ibu tidak memberikan susu terlebih dahulu sebelum makan. Hal ini diperlukan agar si kecil tidak merasa kenyang lebih dulu.

Nutrisi balita memang sudah ada lengkap di dalam susu. Akan tetapi, ada satu hal yang harus ibu garisbawahi bahwa perkembangan si kecil itu tidak hanya ditentukan dari nutrisi dalam susu balita, tapi juga dari makanan yang sehat. Jika ibu sadar tentang hal ini, ibu bisa menerapkan tips berikut di atas agar si kecil menemukan kembali nafsu makanannya dan ibu tidak perlu mengkhawatirkan lagi tentang perkembangan balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*