Hal yang Tidak Perlu Ibu Lakukan Saat Balita Jatuh

Friso

http://www.friso.co.id/

Setiap orang tua pasti ingin melindungi balita mereka agar sebisa mungkin tidak mengalami kecelakaan yang bisa membuatnya terluka. Itu naluri alami orang tua. Namun, terkadang cara melindungi yang mereka lakukan tidak begitu tepat. Contohnya saja saat balita terjatuh. Apa yang ibu lakukan jika si kecil terjatuh? Rasa khawatir tentu saja ada. Jangan-jangan ia terluka. Apalagi jika ia menangis sangat kencang.

Namun, ada satu catatan yang harus ibu ketahui. Memanjakan si kecil jelas bukan cara mendidik yang tepat. Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang tidak perlu dan bahkan tidak boleh ibu lakukan jika balita jatuh.

Apa saja itu?

Membantu Balita untuk Berdiri

“Lho kok tidak boleh membantunya berdiri?” Membantu balita berdiri saat terjatuh itu artnya ibu memanjakan si kecil. Ibu tidak mengajarinya agar berupaya untuk mandiri.

Ibu harus ingat didikan yang ibu lakukan seharusnya membuat si kecil siap untuk menghadapi masa depan yang jauh lebih sulit. Oleh sebab itu, ibu sebaiknya mengajarkan kemandirian. Mulailah dari hal yang kecil. Tidak membantu si kecil ketika terjatuh. Biarkan si kecil berdiri sendiri.

Yang perlu ibu lakukan justru memberi support atau dukungan agar si kecil berdiri sendiri, bukan justru ibu membantunya untuk berdiri.

Namun, ada pengecualian. Jika balita terjatuh dan terlihat ada luka yang begitu parah, maka pada konsisi tersebut ibu harus membantunya untuk berdiri.

Menyalahkan Benda yang Membuatnya Terjatuh

Ini yang sering dilakukan oleh orang tua. Lantaran ingin membuat si kecil terdiam dan tidak menangis lagi, orang tua sering menyalahkan benda yang membuatnya terjatuh.

Efek psikologisnya ternyata buruk sekali. Secara tidak langsung ibu mengajarkan kepada si kecil menyalahkan pihak atau orang lain. Jika ibu sering melakukan hal tersebut, saat dewasa ia akan cenderung menyalahkan orang lain atas kesalahan yang mungkin ia sendiri yang melakukannya.

Jadi, berhenti menyalahkan benda yang membuat balita terjatuh. Jika ibu ingin menenangkan si kecil agar tidak menangis, ibu bisa lakukan cara yang berbeda.

Memarahi

Ada juga orang tua yang langsung memarahi si kecil ketika ia jatuh. Biasanya ada alasannya. Orang tua sudah melarang untuk lari dan balita mereka tetap saja berlari. Akhirnya ia jatuh dan orang tua memarahinya.

Tujuannya mungkin baik, yaitu nasehat agar tidak mengulang hal tersebut kembali.

Tapi, memarahi jelas menimbulkan efek yang negatif. Balita ibu cenderung menjadi penakut untuk melakukan hal tersebut lagi.

Pada hakikatnya balita itu sedang dalam proses belajar. Mereka mencoba hal-hal yang baru yang menyenangkan. Dan tugas ibu adalah mengawasi proses belajar tersebut, bukan justru menghentikan proses belajar tersebut dengan cara memarahi ketika ia melakukan kesalahan atau terjatuh.

Akan lebih baik jika ibu memilihkan permainan yang aman untuk dilakukan si kecil. Permainan tersebut tentu harus membuatnya bereksplorasi. Karena pada intinya ibu harus membiarkan balita ibu belajar hal-hal yang baru.

Dalam hal ini, ibu bisa mendapatkan ide permainan edukatif yang aman untuk dilakukan oleh balita di www.friso.co.id. Di sana terdapat banyak ide kreatif permainan menyenangkan bagi balita berbagai usia.

Bukan permainan gadget tentunya. Permainan yang baik adalah permianan yang bisa mengasah kemampuan kognitif dan juga memacu perkembangan fisiknya. Jadi, temukan ide kreatif permainan edukatif tersebut di website Friso.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*