Hal Yang Perlu Dikhawatirkan Seputar Kehamilan Muda

Menjaga Kehamilan Muda The Pregnancy Lab
 Selamat! Ibu boleh saja senang setelah mengetahui kehamilan anda. Akan tetapi, pada saat yang sama, ibu harus waspada. Sebaiknya ibu lebih banyak mencari tahu informasi seputar kehamilan muda mulai dari sekarang. Ketahui apa yang harus dilakukan untuk  kehamilan muda.

Yang harus dipahami oleh semua ibu hamil muda, bawasannya resiko keguguran itu sangat tinggi ketika sedang hamil muda. Dan kejadian di mana janin yang masih muda mengalami keguguran disebabkan oleh kontrakasi. Sayangnya, kontraksi ini bisa terjadi akibat kesalahan yang dilakukan oleh seorang ibu hamil.

Mungkin mereka tidak menyadari bahwa mereka melakukan kesalahan. Untuk itu, penting sekali bagi ibu untuk mengetahui menjaga kehamilan muda, khususnya tentang hal yang bisa menyebabkan kontraksi yang berkibat pada resiko keguguran.

Makanan Yang Menyebabkan Kontraksi

Apa yang menyebabkan kontraksi? Ini pertanyaan yang harus dicari jawabannya. Namun, sebelum ibu membuat daftar nama makanan yang harus ibu hindari karena bisa menyebabkan kontraksi, ibu harus mengerti apa itu kontraksi.

Secara medis, kontraksi merupakan kondisi di mana rahim mengencang dan mengendur. Ini hal terjadi ketika sedang masa persalinan. Proses alami inilah yang menyebabkan bayi di dalam kandungan bisa dilahirkan secara normal.

Akan tetapi, kontraksi ini tidak hanya terjadi ketika masa persalinan saja. Kontraksi bisa juga dialami ketika masa kehamilan muda. Dan inilah yang harus diantisipasi. Pasalnya, mengecang dan mengendurnya rahim bisa berakibat buruk terhadap perkembangan janin di dalam kandungan. Bukan tidak mungkin janin justru akan mengalami masalah sehingga berakhir dengan keguguran. Untuk itulah, seorang ibu hamil harus mengetahui apa saja makanan yang menyebabkan kontraksi.

Beberapa buah-buahan seger ternyata berperan sangat kuat menyebabkan kontraksi saat hamil muda. Contohnya saja lengkeng. Buah yang sangat segar apalagi jika dicampurkan ke dalam es ini ternyata bersifat panas. Dan hal inilah yang menyebabkan para ahli kesehatan kandungan merang ibu hamil muda mengkonsumsi lengkeng.

Buah durian dan pepaya muda juga termasuk ke dalam makanan yang dilarang dikonsumsi oleh ibu hamil muda. Asam archidonat di dalam buah durian membuat rahim mengalami kontraksi. Sementara itu, pepaya muda mengandung lateks yang juga menyebabkan kontraksi layaknya asam archidonat.

Tidak hanya buah-buahan tertentu saja yang harus ibu hindari. Seafood yang katanya sangat baik untuk perkembangan janin di dalam kandungan pun ada yang menyebabkan kontraksi. Kepiting menjadi seafood yang sebaiknya tidak ibu konsumsi. Kandungan merkudi pada kepiting sangat tinggi. Hal inilah yang membuat ukuran rahim menyusut dan akhirnya membahayakan bayi.

Kontraksi Tidak Selalu Menyebabkan Keguguran

Sebenarnya, semua makanan yang menyebabkan kontraksi bukan berarti tidak boleh dikonsumsi. Kontraksi juga tergantung pada kondisi kesehatan ibu hamil. Yang dilarang adalah mengkonsumsi makanan penyebab kontraksi terlalu banyak. Namun, alangkah baiknya dilakukan langkah pencegahan dengan cara sama sekali tidak mengkonsumsi makanan tersebut.

Selain itu, ada hal lain yang harus ibu ketahui juga. Kontraksi saat hamil muda tidak selalu menyebabkan keguguran. Hal terburuk yang bisa terjadi memang bayi akhirnya mengalami keguguran. Hanya saja, banyak juga ibu hamil muda yang mengalami kontraksi namun tidak terjadi masalah apapun. Menurut ahli medis, itu disebut dengan Braxton Hicks atau kontraksi palsu. Ini adalah kontraksi yang terjadi dalam kurun waktu yang sangat pendek dan tidak berakibat fatal entah untuk kesehatan ibu hamil maupun janin di dalam kandungan.

Kontraksi tidak selalu menyebabkan keguguran. Beberapa kasus di mana kontraksi menyebabkan bayi lahir prematur. Meski hal ini tidak perlu dikhawatirkan mengingat sekarang sudah ada teknologi yang canggih untuk mengatasi masalah tersebut, harus diketahui banyak bayi prematur yang akhirnya tidak mampu bertahan. Akhirnya bayi meninggal. Apalagi jika bayi tersebut baru berbentuk janin di mana usianya baru beberapa bulan saja. Kemampuan bertahan hidupnya sangat rendah dan resiko meninggal sangat tinggi.

Dalam hal ini, yang harus digarisbawahi adalah bawasannya kontraksi tidak selalu menyebabkan keguguran. Hanya saja, hal terburuk ini harus diantisipasi dengan cara ketahui semau hal seputar ibu hamil muda, apa saja yang harus dan tidak boleh dikonsumsi, dan lain sebagainya. Dengan demikian, semua ibu hamil mampu menjalani masa kehamilan dengan lancar. Dan terpenting, mereka mampu melewati masa kehamilan muda yang penuh dengan resiko keguguran.

Terlepas dari itu semua, keguguran tidak hanya disebabkan oleh kontraksi. Ini hanya satu banyak faktor lainnya. Kekurangan nutrisi juga menjadi penyabab lainnya sehingga bayi mengalami keguguran.

Sebagai seorang ibu hamil muda, sudah sepatutnya ibu mencukupi kebutuhan nutrisi setiap hari dengan cara meninggalkan makanan yang rendah gizi dan mengganti dengan makanan yang kandungan gizinya tinggi. Itu artinya hindari mengkonsumsi fast food.

Untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian ibu hamil, perlu juga bagi ibu hamil muda untuk minum susu ibu hamil. Semua nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan ibu hamil, mencegah keluhan kesehatan, serta mengoptimalkan tumbuh kembang bayi di dalam kandungan terkandung di dalam susu ini.

Setelah ibu memastikan kebutuhan nutrisi harian ibu hamil terpenuhi, ibu mencari tahu apa lagi yang harus ibu lakukan seputar kehamilan muda.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*