Gangguan Pada Mata Anak Yang Perlu Untuk Dikhawatirkan

Ibu dan balita www.ibudanbalita.com
Ibu dan balita

www.ibudanbalita.com

Sakit mata seperti mata kemerah-merahan dan keluarnya seperti lendir dari mata mungkin sudah hal yang biasa. Bukan berarti tidak perlu dikhawatirkan tapi ada hal yang lebih berbahaya.

Ibu tahu Ptosis? Ini merupakan salah satu gangguan pada mata yang bisa terjadi pada anak kecil atau juga orang dewasa. Dan jika hal ini terjadi pada anak ibu, maka ibu harus lebih waspada.

Mengenal Apa Itu Ptosis?

Ibu pernah lihat ada seseorang yang memiliki kelopak mata yang tebal dan menurun hingga membuat seseorang tersebut sulit untuk melihat dengan matanya? Ibu bisa bayangkan kondisi seperti itu. Itu adalah salah satu ciri dari Ptosis.

Sayangnya, sulit sekali untuk membedakan apakan anak mengalami Ptosis atau memang matanya sipit. Keduanya hampir mirip.

Untuk lebih jelasnya, ibu bisa konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Atau ibu bisa tanyakan dulu dengan dokter melalui konsultasi online di www.ibudanbalita.com

Kondisi paling parah adalah ketika kelopak mata semakin tebal sehingga membuat anak harus mendongak ketika melihat sesuatu yang ada di depannya.

Apa yang Menyebabkan Ptosis?

Sayangnya, tidak ada yang bisa memastikan apa yang menyebabkan gangguan seperti ini. Kebanyakan dokter akan menanyakan apakah ada riwayat orang tua yang mengalami hal tersebut atau tidak. Karena sampai sekarang, para ahli kesehatan menyatakan bawasannya ada faktor genetika yang menyebabkan anak mengalami Ptosis.

Namun, jika dilihat dari gejala yang terjadi, bukan tidak mungkin hal tersebut disebabkan oleh perkembangan otot kelopak mata yang kurang sempurna.

Untuk itulah jika ada tanda-tanda seperti yang dijelaskan di atas, sebaiknya ibu tidak boleh menganggap sepele. Konsultasikan dengan dokter apakah hal tersebut wajar atau ada potensi si kecil mengalami Ptosis.

Jalan Keluar

Jika anak dinyatakan positif mengalami gangguan mata berupa Ptosis, kebanyakan ahli kesehatan menyarankan agar dilakukan operasi.

Meskipun demikian, tindakan seperti ini tidak langsung dilakukan. Ada beberapa pertimbangan yang akan dilakukan oleh dokter sebelum melakukan operasi seperti usia anak, kondisi kesehatan anak, serta seberapa parah Ptosis yang dialami oleh anak.

Kasus yang Sering Terjadi

Setelah ibu tahu penjelasan tentang Ptosis, ibu mungkin masih mengambang seperti apa kasus anak yang mengalami gangguan mata seperti ini.

Kasus yang sering terjadi adalah ketika orang tua merasakan anaknya tidak bisa melihat benda di depannya padahal jaraknya hanya 1-2 meter saja. Sementara itu, matanya terlihat sangat sayu padahal tidak baru bangun tidur atau tidak sedang mengantuk.

Jika ada tanda-tanda seperti itu, akan lebih baik jika ibu segera bawa anak ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan yang lebih intensif.

Orang tua manapun pasti ingin menjaga kesehatan anak mereka. Begitu juga dengan ibu, bukan?

Oleh sebab itu, ibu tidak cukup hanya memeriksakan si kecil ketika sakit saja. Ibu juga harus rajin mencari informasi kesehatan anak. Lebih baik lagi jika ibu ikut di komunitas ibu dan balita di mana ibu akan mendapatkan informasi terbaru seputar cara menjaga kesehatan anak.

Semoga informasi ini semakin membuat wawasan ibu tentang kesehatan anak. Hanya kepedulian ibu saja yang akan membuat ibu semakin rajin membaca artikel kesehatan anak. Tunjukkan kepedulian ibu dengan cara menjadi anggota komunitas ibu dan balita. Dengan demikian, ibu bisa menjadi bagian dari orang yang mau berbagi informasi seputar kesehatan anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*