Diskusi Kesehatan Bayi Yang Suka Menangis Atau Rewel

diskusi kesehatan bayi rewel www.ibudanbalita.com

Tidak hanya hal-hal yang berat saja yang dibahas di forum diskusi kesehatan bayi. Ada juga hal yang dianggap remeh temeh namun penting untuk ibu ketahui. Salah satunya tentang anak yang suka menangis atau rewel.

Ibu mengalami masalah yang sama? Tenang saja. Ternyata, ada lho sisi baik anak yang menangis. Bahkan, saat anak menangis, ibu tidak boleh langsung mencoba atau bahkan memaksa si kecil untuk segera diam. Ingin tahu apa alasannya?

Sisi Positif Bayi Menangis

Dalam bahasa medis, tangisan merupakan bentuk komunikasi yang dilakukan oleh bayi. Pasalnya, pada saat itu, ia tidak bisa melakukan komunikasi selain menangis.

Karena tangisan adalah cara bayi berkomunikasi dengan ibu sebagai orang tua, maka ibu harus tahu apa makna dari tangisan tersebut. Itulah mengapa setiap tangisan pasti ada sebabnya. Ada hal yang ingin disampaikan oleh sang buah hati melalui tangisan.

Terlepas dari apa yang menjadi penyebab tangisan tersebut, ada hal yang harus ibu ketahui. Ternyata, tangisan itu memberikan efek positif untuk si kecil lho.

  • Tangisan Membuat Bayi Tidak Stres

Ada kalanya bayi menangis karena stres. Bayi bisa stres? Bisa saja. Stres yang dialami oleh bayi bisa disebabkan oleh bosan, merasa tidak nyaman dengan kondisi udara yang pengap di dalam kamar, dan lain sebagainya.

Dokter anak justru merasa khawatir jika bayi tidak sering menangis. Semakin sering bayi menangis, maka itu akan sangat bagus karena hal tersebut bisa melepas stres yang ia rasakan.

  • Menangis Membuat Bayi Mendapatkan Lebih Banyak Udara

Seperti halnya orang dewasa, bayi pun bisa merasa kurang nyaman lantaran tubuhnya tidak mendapatkan udara yang cukup. Tubuh menjadi lemas. Ia menjadi tidak bersemangat untuk beraktivitas. Dengan menangis, ia bisa mendapatkan lebih banyak udara ke dalam tubuhnya sehingga ia bisa lebih bersemangat untuk aktif lagi.

  • Tangisan Merupakan Cara Bayi Berolahraga

Apa sih olahraga itu? Ini merupakan kegiatan untuk menggerakkan otot-otot. Dan bagi bayi, cara yang bisa ia lakukan untuk merenggangkan otot-otot yang tegang adalah menangis. Saat ia menangis, banyak sekali otot di dalam tubuh yang berkontraksi. Jelas ini sangat baik untuk fisiknya.

Meskipun demikian, bukan berarti ibu bisa membiarkan begitu saja ketika bayi menangis. Di forum kesehatan bayi, ada banyak hal yang menjadi penyebab bayi menangis. Dengan mengetahui penyebab tersebut, bayi tidak akan menangis secara berlarut-larut.

Menangis Pasti Ada Sebabnya

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, tangisan merupakan bentuk dari komunikasi mengingat bayi belum bisa mengucapkan kata layaknya orang dewasa. Yang perlu ibu lakukan adalah menerjemahkan bahasa tangisan si kecil tersebut.

  • Menangis Karena Lapar

Ibu harus tahu siklus atau jadwal makan sang buah hati. Saat ia hanya mendapatkan ASI saja karena usianya masih di bawah 6 bulan, ibu pasti tahu kapan waktunya si kecil harus minum ASI. Bisa saja tangisan si kecil disebabkan oleh rasa lapar.

  • Menangis Karena Tidak Nyaman

Yang paling sering terjadi, bayi menangis karena tidak nyaman dengan popok yang sudah penuh dengan kencing atau berak. Jadi, saat ia menangis, coba cek dulu popok sang buah hati.

  • Menangis Karena Sakit

Penyakit apa yang sering dialami oleh bayi? Banyak sekali. Bayi mudah sekali terserang penyakit karena sistem kekebalan tubuhnya belum begitu kuat. Susah buang air besar sering menyebabkan bayi menangis. Ini yang sering terjadi saat ibu baru beberapa kali memberikan menu MPASI atau makanan pendamping ASI. Dalam hal ini, ibu bisa cari cara mengatasi buang air besar tanpa untuk bayi di situs Ibu dan Balita. Jangan terburu-buru langsung memberikan obat meskipun ada obat mengatasi susah buang air besar untuk bayi.

  • Menangis Karena Mengantuk

Hal ini sebenarnya bisa dengan mudah dihindari jika ibu tahu siklus tidur sang buah hati. Dalam hal ini, siklus tidur bayi itu berubah-ubah. Ketika masih berusia sekitar 1-3 bulan, si kecil bisa saja tidur hingga 4 kali setiap hari. Namun, beranjak usia di atas 3 bulan atau bahkan sudah balita, ia bisa saja hanya tidur dua kali dalam sehari saja.

  • Menangis Karena Tumbuh Gigi

Kapan bayi tumbuh gigi? Umumnya, pada usia 6 bulan, gigi sudah mulai tumbuh. Setidaknya ada sedikit sekali bagian gigi yang sudah muncul ke permukaan. Atau gusi sudah mulai mengeras. Itu tanda gigi hampir tumbuh. Pada saat itulah bayi merasa sakit atau perih dan akhirnya ia sering menangis.

Tidak ada yang bisa ibu lakukan selain mencoba menenangkan si kecil. Ibu bisa belikan mainan gigit-gigitan untuk mengurangi rasa gatal yang ia rasakan saat gigi mulai tumbuh.

Dan mungkin ada penyebab bayi menangis lainnya. Yang pasti, ibu harus cari tahu penyebabnya. Jangan langsung memberikan susu agar si kecil mau diam. Sayangnya, ini yang sering dilakukan orang tua. Memberikan susu balita itu ada aturannya. Sebaiknya balita hanya mengkonsumsi 3 gelas atau botol susu setiap hari. Lebih dari itu, kurang baik untuk kesehatan balita.

Jika semua cara sudah ibu lakukan namun si kecil masih tetap sering menangis juga, ada baiknya ibu konsultasikan dengan dokter anak atau therapist anak. Ada kemungkinan ada otot yang keseleo sehingga massage harus dilakukan. Dan ibu sendiri harus lebih aktif di dalam forum diskusi kesehatan bayi agar mendapatkan insight yang lebih banyak lagi terkait dengan bagaimana cara menjaga kesehatan bayi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*