Diskusi Ibu Hamil Tentang Bedrest

diskusi ibu hamil www.facebook.com/ibudanbalita

Diskusi ibu hamil membahas tentang apapun mengenai kehamilan tak terkecuali tentang masalah-masalah yang mengakibatkan ibu hamil harus bedrest atau istirahat total. Siapapun tidak ingin mengalaminya. Pasalnya, bedrest sering membuat ibu hamil merasa jenuh. Apalagi masa bedrest biasanya harus dijalani sampai nanti sang buah hati lahir.

Namun, vonis bedrest biasanya diberikan oleh dokter kepada ibu hamil yang memang janin dalam kandungannya terancam. Untuk lebih lengkapnya, ibu bisa simak dua kategori bedrest menurut ahli medis berikut ini.

Bedrest Kategori Lampu Kuning

Ini merupakan vonis bedrest kategori ringan. Artinya, ibu masih diperbolehkan melakukan beberapa aktivitas ringan. Vonis ini biasanya diberikan kepada ibu hamil yang mengalami masalah hipertensi. Dalam hal ini, ibu harus mengetahui info untuk ibu hamil mengenai berapa tekanan darah normal bagi ibu hamil.

Selain itu, ibu hamil yang mengalami morning sickness yang berat juga biasanya disarankan untuk bedrest. Sebenarnya, morning sickness itu merupakan hal yang sangat wajar. Mual dari muntah itu justru pertanda bahwa janin dalam kandungan berkembang. Hanya saja, pada kondisi tertentu, morning sickness bisa membahayakan kesehatan ibu hamil. Oleh karena itu, dokter akan menyarankan untuk bedrest.

Akan tetapi, bedrest kategori kuning ini tidak membuat ibu sama sekali tidak boleh beraktivitas. Beberapa aktivitas ringan masih boleh dilakukan seperti menyapu, memasak, menata pakaian, dan lain sebagainya.

Jika ibu bekerja di kantor dengan beban pekerjaan yang besar apalagi sering membuat ibu stress, sebaiknya ibu mengajukan cuti atau resign. Pasalnya, stress dan aktivitas berat akan membuat resiko bayi keguguran tinggi.

Bedrest Kategori Lampu Merah

Bedrest kategori ini yang parah. Jika dokter memvonis ibu dengan bedrest kategori lampu merah, maka itu artinya ibu harus 100% istirahan total. Tidak boleh mengerjakan apapun. Bahkan, ada kasus di mana ibu hamil dilarang menggerakkan tubuhnya tanpa bantuan orang lain.

Dalam sebuah diskusi ibu hamil, muncul pertanyaan kenapa ibu hamil harus bedrest. Kebanyakan, dokter akan memvonis bedrest kategori ini jika terjadi masalah di sekitar mulut rahim. Selain itu, jika ibu pernah mengalami riwayat persalinan prematur, maka ada kemungkinan ibu harus bedrest total.

Bedrest ini juga menjadi solusi bagi ibu yang mengetahui bahwa perkembangan janin terhambat. Itulah mengapa ibu hamil disarankan agar selalu berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk mengetahui kondisi janin. Jika terjadi perlambatan pertumbuhan, maka dokter akan memberikan penanganan secara langsung. Jika perkembangan janin memang terhambat namun masih ada kemungkinan diselamatkan, biasanya dokter akan menyarankan untuk bedrest total.

Akan tetapi, bukan berarti semala bedrest ibu hanya akan berbaring di atas tempat tidur saja. Ada beberapa aktivitas yang sebaiknya dilakukan agar tidak jenuh selama menunggu kelahiran. Ibu bisa mengobrol dengan teman secara langsung atau via telpon, chatting, browsing, dan menulis. Yang jelas, kerjaan yang membutuhkan gerak badan dan sampai membuat ibu kelelahan sama sekali tidak dianjurkan.

Apapun kategorinya, bedrest merupakan solusi bagi ibu hamil yang mengalami gangguan fatal pada kesehatan ibu maupun janin. Hal tersebut harus dipahami sehingga ibu bisa menerima kondisi ini dengan ikhlas.

Ada keputusan besar yang biasanya harus dilakukan seperti berhenti bekerja bagi wanita karir. Jika ibu sudah divonis bedrest, tentu pilihan tersebut merupakan pilihan yang terbaik karena pada dasarnya ibu memiliki tanggungan yang besar untuk merawat janin yang ada di dalam kandungan sampai nanti lahir di dunia. Untuk itu, ibu harus selalu memperbaharui informasi tentang kehamilan dengan mengikuti forum diskusi ibu hamil.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*