Dampak Polusi Terhadap Perkembangan Janin

perkembangan janin https://www.facebook.com/ibudanbalita

Perkembangan janin merupakan topik hangat dikalangan wanita hamil. Pernah terbayangkan oleh moms, betapa bahagianya menimang buah hati kesayangan kelak ia lahir nanti. Namun, apa yang dibayangkan oleh moms belum tentu bisa menjadi kenyataan jika masih saja menerapkan pola hidup yang kurang baik.

Bagi para moms, yang tinggal di kawasan padat pasti selalu bersentuhan dengan polusi. Asap kendaraan, limbah pabrik, dan berbagai zat kimia bercampur di udara dan dihirup setiap hari membuat gaya hidup anda tidak baik. Berbicara soal gaya hidup yang berkaitan dengan polusi, ini menyangkut siapa saja, termasuk anda para wanita hamil.

Dear moms, coba deh berpikir, kira – kira gimana ya kalo misalnya setiap hari bersentuhan dengan polusi, apakah perkembangan janin kita bisa terjaga? Memang apa saja dampaknya? Berikut adalah ulasannya.

  1. Perkembangan Janin Terganggu

Hal yang pertama terjadi adalah perkembangan janin terganggu. Janin yang terus menerus mendapat pasokan zat kimia yang telah dihirup oleh ibu hamil menyebabkan perkembangannya terganggu. Dalam beberapa kasus, bisa menyebabkan kecacatan ketika lahir. Hal ini berlaku pada janin dengan usia mulai dari minggu pertama hingga menjelang persalinan. Semakin sering polusi udara yang dihirup maka kemungkinan untuk janin berkembang dengan baik juga semakin berkurang.

  1. Kondisi Plasenta Buruk

Selanjutnya adalahnya polusi dapat memengaruhi kondisi plasenta. Plasenta sebagai tempat menyalurkan makanan dari saluran pencernaan ibu ke anak dapat memburuk apabila sering terpapar polusi yang mengandung beragam zat kimia. Kondisi plasenta akan berubah tatkala memasuki usia trisemester ketiga. Dengan buruknya kondisi plasenta, dapat membuat kondisi janin juga buruk karena gizi dan nutrisi tidak dapat terserap dengan baik.

  1. Suplai Oksigen Berkurang

Dengan kondisi ibu yang sering menghirup udara kotor, dapat memengaruhi kondisi paru – paru. Hal tersebut menyebabkan kualitas dan kuantitas oksigen menjadi berkurang. Hal tersebut secara otomatis akan memengaruhi perkembangan janin. Suplai oksigen yang seharusnya diperlukan oleh ibu dan janin dalam kandungan membuat keduanya lebih mudah sakit. Lebih – lebih bagi kondisi janin yang bisa memburuk karena oksigen merupakan zat penting untuk membuat janin tetap hidup dan aktif.

  1. Menurunkan Kecerdasan Otak Anak

Dalam beberapa kondisi, kecerdasan otak anak juga dapat timbul apabila para moms rajin menghirup polusi. Hal ini ada kaitannya dengan poin sebelumnya tentang berkurangnya suplai oksigen. Oksigen yang akan disuplai ke janin menjadi terbatas, sehingga jumlah oksigen yang dapat diedarkan pada otak dalam rangka merangsang pertumbuhan psikisnya menjadi lebih sedikit dari yang harusnya diperlukan. Dengan terganggunya perkembangan otak dapat menyebabkan rendahnya daya tangkap dan memori sebagai pusat kecerdasan bayi.

  1. Bayi Lahir Prematur

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh 900-an ibu hamil yang tinggal di kawasan padat polusi udara seperti kawasan industri dan jalan raya menunjukkan bahwa bayi yang dikandung lebih cepat 2 minggu lahirnya bahkan ada dalam kondisi parah, bayi yang usianya kurang dari 37 minggu sudah lahir. Hal tersebut menunjukkan keterkaitan antara polusi terhadap waktu kelahiran. Sudah saatnya memikirkan perkembangan janin dan didukung dengan makanan sehat ibu hamil dan lingkungan yang bersih akan membuat janin akan lahir seperti semestinya.

  1. Keguguran Dini

Dampak polusi berikutnya adalah terjadinya keguguran dini. Bayi yang dikandung oleh wanita dengan tingkat interaksi terhadap polusi yang tinggi kadang memiliki usia yang pendek meskipun dalam kandungan. Sehingga, beberapa diantara sudah meninggal sejak masih dalam bentuk janin. Hal ini ada kaitannya dengan rusaknya plasenta dan kurangnya suplai oksigen berdasarkan penuturan yang telah dijelaskan diatas.

Oleh karenanya, polusi menjadi musuh bagi jabang bayi dalam kandungan. Sehingga, peran ibu disini sangat penting. Gaya hidup yang sering diterapkan oleh para moms justru yang terkadang menjadi penentu apakah janin dalam kandungan tersebut adalah bayi sehat atau tidak.

Sekian moms, penjelasan singkat mengenai dampak polusi terhadap janin dalam kandungan anda. Lingkungan yang sehat dan gaya hidup yang anda terapkan mampu memberi dampak positid bagi perkembangan janin.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*