Daftar makanan bayi 8 bulan

daftar makanan bayi 8 bulan www.awalsehat.nestle.co.id

Ketika menjadi orang tua dengan melimpah kasih sayang dan rasa cinta tentu waktu berlalu dengan cepat. Sampai sampai terkadang si kecil nyaris menginjak usia 1 tahun tanpa terasa. Pada masa masa ini merupakan masa yang tidak boleh diremehkan.

Karena bayi, terutama yang telah menginjak usia setidaknya 8 bulan, umumnya siap dan mampu menerima beragam jenis bahan makanan bayi 8 bulan, bahkan ASI hanya menjadi salah satu menu saja.

Justru, karena banyak varian, ayah dan bunda harus tahu betul fungsi bahan bahan yang akan dikonsumsi bayi untuk menghindari kesalahan asupan nutrisi pada si kecil tercinta.

Daftar makanan bayi 8 bulan berikut ini tidak hanya memberi tahu orang tua bahan apa saja yang bagus namun juga fungsi masing masing bahan tersebut.

1. Apel

Apel adalah bahan yang paling mudah ditemui di pasar manapun dengan harga terjangkau. Ternyata buah yang cukup ‘mainstream’ ini kaya akan manfaat untuk bayi.

Sebagai permulaan saja, apel adalah salah satu bahan makanan yang jarang sekali menimbulkan alergi pada anak dibanding buah lainnya.

Apabila keluarga anda memiliki sejarah alergi makanan, memberi apel sebagai kudapan atau makanan berat si kecil bisa menjadi pilihan yang tepat. Selain itu, apel sangat mudah dicerna, dan banyak bayi telah menaruh apel di peringkat atas.

Apa hanya itu saja ?

Tidak, apel juga memiliki kemampuan lain. Apel mampu mengurangi gejala sakit asma, membantu mencegah sakit jantung, mengurangi tingkat kolesterol, memperkecil kemungkinan terkena diabetes, dan memperkuat kekebalan tubuh dari kanker.

2. Kembang kol

Dari segi rasa memang tidak banyak anak – anak menjadikan kembang kol sebagai menu favorit. Padahal, dengan cara memasak yang tepat, kembang kol bisa menjadi makanan lezat dan bermanfaat besar.

Kembang kol bisa dikreasikan menjadi pengganti nasi, bahkan gorengan sekalipun.

Usia 8 bulan adalah waktu yang tepat untuk memperkenalkan kembang kol, tentunya bunda dan ayah harus berusaha membuat kembang kol menjadi hidangan lezat agar tidak menimbulkan kenangan buruk di benak bayi kedepan.

Kembang kol mengandung vitamin C yang bisa mempercantik kulit, dan meningkatkan kekebalan tubuh bayi.

Selain itu kembang kol juga kaya serat, vitamin B, bahkan anti oksidan ! Karena ketiga kandungan itulah kembang kol mampu membantu tubuh lebih kuat dalam mencegah datangnya serangan kanker di masa depan. Daun hijau kembang kol ternyata juga bermanfaat, lho. Kalsium banyak berkumpul di bagian daun hijau.

3. Paprika

Siapa bilang paprika tidak cocok untuk bayi ? Selama dilakukan pengolahan yang baik, paprika justru bisa menjadi kudapan yang lezat !

Potong saja paprika menjadi kotak kecil, dan padukan dengan keju leleh. Kebanyakan bayi menyukai rasa renyah paprika dan manis dari keju. Tentu saja selera akan kembali pada keputusan bayi.

Yang terpenting disini adalah manfaat paprika itu sendiri terhadap bayi. Paprika kaya akan vitamin A yang tentu saja baik untuk pengelihatan bayi, vitamin C dan B6.

Bahkan bagi orang dewasa yang gemar paprika, bahan satu ini memberi banyak likopen pada tubuh sehingga pengkonsumsi akan lebih kebal terhadap kanker dan penyakit hati. Kenapa tidak dikenalkan paprika sejak dini? Agar bayi bisa merasakan manfaat sejati dari paprika di kemudian hari ?

4. Kiwi

Buah ikonik Selandia baru ini ternyata masuk dalam daftar makanan bayi 8 bulan. Ada beberapa pertentangan mengenai kiwi, dunia medis kini hanya merekomendasikan kiwi untuk bayi berusia 8 bulan atau lebih.

Hal ini dikarenakan meski kiwi mengandung manfaat berarti, resiko alergi dan pembengkakan pada bibir (iritasi kemerahan pada bagian bibir) terhadap bayi juga cukup tinggi karena tingkat asam kiwi.

Meski terdapat resiko ketika bayi mengkonsumsi kiwi, manfaat yang paling terlihat tentu saja rasa kiwi yang cukup lezat dan banyak digemari banyak orang, sedangkan manfaat yang tidak terlihat namun ada merupakan kandungan kiwi itu sendiri. Vitamin C, potassium, Vitamin A, vitamin E, anti oksidan, serat dan folate banyak berkumpul di dalam buah kiwi.

Artinya, kiwi dapat membantu tubuh mencegah serangan asma, mengurangi lemak dalam darah, dan mengurangi kemungkinan darah tinggi. Tentu saja orang tua diberi pilihan untuk memberi kiwi pada buah hati atau tidak.

5. Melon

Buah bulat manis satu ini cukup populer di banyak kalangan. Termasuk bayi sekalipun cenderung menyukai buah melon.

Selain membikin segar, buah melon bermanfaat banyak. Selama dipersiapkan dengan hati hati buah melon tidak akan menimbulkan malapetaka. Melon tumbuh di dalam tanah, karenanya kulit melon malah menjadi sumber bahaya melon dibanding daging melon sendiri.

Beragam bakteri dan kuman menempel di kulit melon. Sangat direkomendasikan untuk benar benar membersihkan kulit melon secara menyeluruh sebelum memotong buah melon dan dihidangkan, terutama untuk bayi berusia 8 bulan.

Hal ini untuk menghindari adanya reaksi alergi sebagai bentuk perlawanan tubuh terhadap kuman dan bakteri tak di inginkan.

Sedangkan kandungan pada melon adalah beta carotene yang mana akan dikonversi menjadi vitamin A ketika sudah di konsumsi oleh bayi.

Dari sinilah melon membantu perkembangan mata, dan kekebalan tubuh terhadap kemungkinan terserang kanker. Selain itu melon juga kaya akan vitamin C, potassium, serat, folate, dan vitamin B6. Serupa dengan kiwi, ternyata melon juga mampu mencegah asma dan gangguan pernafasan di kemudian hari.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*