Cek Makanan Diet Ibu Hamil Sebelum Salah Langkah

diet saat hamil Image Source: SheKnows

ceritawanitamodern.com – Perut membesar adalah hal yang sangat wajar terjadi saat kehamilan, pasalnya salah satu keajaiban dunia sedang terjadi dalam tubuh perempuan dimana cikal bakal manusia terkandung di dalamnya. Masalah yang sering timbul selain rasa mual di pagi hari dan efek samping kehamilan adalah rasa percaya diri yang terganggu. Berapa kalipun, siapapun yang berkomentar bahwa perempuan tidak gendut saat hamil hanya masuk telinga kanan keluar telinga kiri ataupun sebaliknya. Diet ibu hamil pun menjadi topik populer karena tidak hanya satu dua perempuan saja yang merasa demikian. Terlebih, bila cara diet saat hamil keliru, tidak hanya membahayakan nyawa bunda namun juga janin yang dikandung.

Terlepas dari hamil atau tidak, presepsi masyarakat yang sering keliru mengenai mengurangi berat badan atau menambah berat badan yakni bila sering berolah raga, makan apapun tidak akan masalah. Keliru besar. Percuma saja anda berolah raga hingga keringat bercucuran, nafas sesak, tenaga tak tersisa dan pegal pegal keesokan harinya bila anda terus menyantap makanan instant atau junk food karena kandungan gizi makanan instant. Sama hal dengan perempuan hamil yang sedang diet, olah raga seperti apapun tidak ada pengaruh bila makanan diet ibu hamil tidak dijaga. Bukan berarti ibu hamil dilarang makan dan malah mengurangi porsi makanan, yang sebaiknya dilakukan adalah memperhatikan apa saja yang ada di meja makan. Ingat, anda membutuhkan tenaga besar dengan kehadiran calon malaikat anda di dalam tubuh anda, tindakan yang tepat akan menyelamatkan anda berdua (janin) sedangkan langkah keliru bisa berbahaya bagi nyawa janin atau anda sendiri.

Pertama, menu diet ibu hamil yang wajib masuk dalam ‘geng hidangan masa kehamilan’ adalah nasi. Bahan makanan tradisional satu ini sebetulnya sangat berguna untuk sumber energi bunda, mengingat membawa janin bukan tugas enteng. Bahan makanan mengandung karbohidrat seperti nasi bisa memberi anda manfaat vitamin, dan serat tanpa terlalu ‘kenyang’ dengan kalori. Tentu saja, jika anda bukan tipe orang Indonesia yang berlidah ‘lokal’ anda mungkin kurang suka dengan nasi. Pilihlah sumber karbohidrat lain seperti roti, nasi, mie, pasta, kentang, oats, ubi, dan banyak lagi. Bahkan, jika anda berkenan untuk menambahkan elemen sehat dalam diet anda, cobalah mengkonsumsi nasi merah dibanding nasi putih, roti gandum dibanding roti biasa, dan kentang rebus beserta kulitnya (secara umum memang menjijikkan tapi sebetulnya berguna). 

Protein merupakan sumber gizi yang cukup penting untuk ada dalam tubuh anda setiap harinya, jadi jangan remehkan protein. Pepatah mengatakan ‘satu apel sehari menjauhkan dokter dari anda’ tapi dalam kasus ini, lebih tepatnya ‘protein sehari menjauhkan dokter dari anda’. Protein sangat penting untuk menjaga anda tetap dalam kondisi prima. Terlebih lagi, ketika tubuh kehabisan tenaga, otot diambil terlebih dahulu lalu lemak bila memang tak ada otot yang tersisa, darimana asal otot? Protein jawabannya. Tenang saja, protein mudah ditemukan di mana mana, seperti daging merah, telur, ikan, kacang kacangan, dan ayam. Sudah terbayang bukan hidangan seperti apa yang bisa anda hasilkan dari bahan bahan tersebut? Steak mewah misalnya.

Berbicara mengenai steak, salah satu tingkat kematangan paling digemari dari steak adalah medium rare, dimana bagian luar daging cukup padat, namun masih mudah dipotong dan dalam daging terkumpul ‘umami’ alias cita rasa daging setengah matang. Sayang, karena darah pada daging bisa membawa kuman serta bakteri berbahaya bila tidak dimasak sempurna (well done) tingkat kematangan medium rare menjadi pantangan bunda hamil. Bahkan, saat menyantap sosis sekalipun anda harus memastikan tidak ada darah atau bagian yang masih merah muda pada daging, jika ya masak lagi sampai benar benar matang. Anda bisa membaca konsumsi steak yang tepat di hamil.co.id.

Apabila anda memutuskan mengkonsumsi ikan selain daging, tingkat waspada tetap harus terjaga. Pasalnya, ada beberapa ikan yang mengandung merkuri dan sangat berbahaya bagi Janin anda. Ikan hiu, pedang, dan marlin termasuk contoh ikan berkandungan merkuri tinggi yang sangat beredar di pasaran, sesuka apapun anda, tahan sampai bayi anda melahirkan. Kedua, hindari terlalu banyak mengkonsumsi ikan berminyak seperti ikan salem dan sarden. Menurut ilmu kesehatan, ya ikan salem dan sarden bermanfaat, tapi bila terlalu banyak dapat berubah jadi malapetaka. Perlu diingat batas maksimal konsumsi ikan sarden dan salem tidak lebih dari seminggu sekali.

Mencegah lebih baik daripada mengobati, mencegah berat badan bertambah akan lebih ringan dibanding mengurangi berat badan yang terus bertambah. Gula, dan lemak merupakan musuh besar anda ketika diet. Tubuh memang perlu gula dan lemak, tapi anda tidak perlu berfokus mengkonsumsi hidangan yang kaya akan gula dan lemak karena daftar bahan bahan diatas juga sudah mengandung gula dan lemak. Kehamilan memang mendorong konsumsi makanan tidak sehat demi memanjakan lidah seperti es krim, permen, coklat, karamel, dan semacamnya. Bila anda memang ingin terlihat lebih ‘mantap’ meski hamil, sangat direkomendasikan untuk menjauhi makanan kaya gula dan lemak. Yang dimaksud dengan lemak disini adalah lemak jenuh alias lemak yang sulit dicerna oleh tubuh, gumpalan lemak tak berguna dalam tubuh anda berasal dari sini. Memakan buah buahan seperti alpukat akan lebih baik dibanding mengkonsumsi jagung berondong berlapis mentega, pasalnya alpukat tidak mengandung lemak jenuh melaikan lemak tidak jenuh yang bisa dicerna oleh tubuh dan membantu diet ibu hamil berjalan lancar.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*