Cegukan pada Bayi Bukan hal Aneh

Cegukan pada bayi

www.johnsonsbaby.co.id

Memiliki seorang anak memang anugrah dari tuhan yang maha kuasa. Apalagi masa masa membesarkan bayi tentu memiliki banyak cerita, bagaimana seorang bayi didekap pertama kali, perasaan cemas ketika bayi berperilaku di luar kebiasaan, sampai suatu momen kecil dimana bayi cegukan. Ya, tentu sebagai seorang ibu akan menemui suatu titik dimana si kecil tiba tiba saja cegukan tanpa ada alasan. cegukan pada bayi sangat umum dialami anak berusia dibawah satu tahun. Kerap kali memunculkan rasa khawatir di benak ibu. Pertanyaan seperti apakah anak saya sehat?

Sebetulnya, tidak ada yang salah dengan cegukan pada bayi. Bahkan, bayi cegukan ketika masih di dalam rahim ibu, yang terkadang menjadi tanda bagi ibu hamil bahwa hal ini sangat lumrah. Beberapa ibu mungkin bertanya tanya kok bisa, bayi cegukan ketika masih dalam kandungan, karena memang pada masa itu bayi bahkan belum tahu cara bernafas. Tapi sejatinya cegukan tidak ada hubungan dengan nafas. Cegukan adalah kontraksi diagframa mendadak yang disebabkan iritasi atau stimulasi pada otot.

Menurut salah seorang profesor kebidanan di universitas ilmu pengetahuan kesehatan, Houston, Texas, mengatakan, bayi cegukan biasa terjadi pada saat makan (entah dengan menyusui air susu ibu, susu formula, atau makanan lainnya). Ada pula yang berkata bahwa cegukan adalah bentuk perlawanan tubuh bayi terhadap temperature suhu yang mendadak dingin atau panas.

“Cegukan memang membuat orang tua was was, tapi bagi kondisi fisik bayi sebetulnya biasa aja” terangnya, “Kecuali cegukan menganggu aktivitas bayi sehari hari seperti tidur atau makan, maka tidak perlu bantuan dari medis”

Jarang sekali cegukan mengarah ke kondisi kesehatan bayi, memang ada bayi yang mengidap penyakit asam lambung lebih besar kemungkinan untuk sering cegukan. Jika bayi anda terlalu sering cegukan, cobalah berkonsultasi dengan dokter favorit anda, terutama jika bayi banyak meludah atau batuk dan menunjukkan perilaku rewel di luar batas wajar.

Sebagai tambahan, cegukan pada anak tidak dapat dikontrol, bisa jadi cukup sering, atau bahkan umumnya baru dimulai setelah berusia setahun, maka cobalah periksakan ke doctor. Tapi tidak perlu panic, cegukan tidak biasa sangat kecil kemungkinan bisa menyebabkan penyakit serius yang memerlukan perawatan medis.

Untuk pertanyaan bagaimana cara mengatasi cegukan pada bayi, sebetulnya ada banyak teori baik mitos maupun pemikiran ilmiah, namun hingga kini belum ada yang bisa anda lakukan untuk menghentikan cegukan bayi, toh, pada akhirnya cegukan akan hilang sendiri suatu hari nanti.

Memang ada yang bilang kalau bayi suka mengemut sesuatu agar atau memukul lembut punggung bayi cegukan hilang, padahal meski tidak menyakitkan, hal ini belum tentu berhasil menghentikan cegukan bayi, jadi tidak terlalu disarankan.

Selain itu, jangan mencoba menyembuhkan cegukan dengan mengagetkan bayi anda entah dengan meledakkan balon atau meniup kantong kertas di depan bayi, menekan bola mata bayi,

menarik lidah bayi, memukul keras keras punggung bayi dan mendorong bayi hingga terjongkok, yang mana sangat umum beredar di pengetahuan masyarakat, dalam segala budaya.

Tidak ada bukti kongkrit, bahwa metode metode tersebut akan berhasil, dan malah, anda dapat mencelakakan bayi anda selama proses percobaan. Satu satunya aktivitas yang terganggu ketika bayi masih dalam masa cegukan adalah makan. Anda mungkin dapat menyuapi atau menyusui bayi dengan tenang, sampai cegukan sembuh.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*