Cara Menjaga Kehamilan untuk Wanita yang Memiliki Riwayat Penyakit Asma

cara menjaga kehamilan www.facebook.com/ibudanbalita

Cara menjaga kehamilan itu berbeda-beda, tergantung dengan resiko penyakit atau keluhan kesehatan yang dialami oleh ibu hamil. Untuk masalah obesitas misalnya, maka seorang ibu hamil harus mengurangi mengkonsumsi makanan berlemak dan gula. Lalu, bagaimana dengan wanita hamil yang memiliki riwayat penyakit asma?

Jika ibu mengalami penyakit asma atau setidaknya memiliki riwayat penyakit asma, penting sekali bagi ibu untuk mengetahui tips menjaga kehamilan berikut ini. Pasalnya, asma akan sangat mempengaruhi perkembangan janin. Lebih dari itu, ibu harus tahu asma merupakan penyakit genetik. Artinya, jika ibu mengalami asma, besar kemungkinan penyakit tersebut akan menular pada si kecil.

Itulah mengapa ibu harus tahu cara menjaga kehamilan bagi wanita hamil yang mengalami masalah asma berikut ini.

Treatment bagi Ibu Hamil yang Mengalami Asma

Mungkin pertanyaan yang ibu ingin tanyakan pertama kali terkait dengan penyakit asma ini adalah apakah ada pencegahan agar asma tidak menular ke si kecil? Ibu pasti senang sekali jika ternyata memang ada cara agar asma tidak dialami oleh si kecil walaupun ibu memiliki riwayat penyakit asma.

Lalu, bagaimana caranya? Tentu saja dengan cara menyembuhkan penyakit asma ketika ibu sedang mengandung. Seorang ibu hamil yang mengalami masalah asma akan mendapatkan dua treatment dari dokter. Yang pertama adalah treatment berupa suntikan vaksin flu. Apakah ini juga termasuk cara menjaga kehamilan atau justru memperburuk kesehatan ibu hamil? Bukankah ibu hamil sebaiknya tidak mendapatkan obat kimiawi dalam bentuk apapun?

Memang benar selama masa kehamilan, seorang ibu hamil sebaiknya tidak mengkonsumsi obat kimiawi ketika mengalami keluhan kesehatan. Sebisa mungkin mengkonsumsi obat kimiawi itu dihindari. Hanya saja, untuk masalah asma ini, vaksin yang akan disuntikkan tidak akan menggantu kesehatan wanita hamil. Bahkan, vaksin tersebut sangat penting mengingat kebanyakan penderita asma akan mengalami masalah influenza.

Selain itu, ibu juga akan mendapatkan treatment lain, yaitu obat hirup. Dibandingkan dengan obat asma yang berupa kapsul atau pil, jelas obat hirup ini jauh lebih aman. Semua obat memang bisa memberikan efek samping. Akan tetapi, setidaknya obat hirup ini kecil sekali berdampak buruk terutama bagi kesehatan janin dalam kandungan. Bahkan, bukan tidak mungkin jika ternyata cara ini manjur untuk menyembuhkan asma, maka resiko si kecil mengalami asma akan hilang.

Kesimpulannya, hanya dengan menyembuhkan asma lah apa yang ibu khawatirkan akan hilang. Ibu tidak akan khawatir jika bayi dalam kandungan akan terkena asma ketika lahir nanti.

Bahaya Asma untuk Janin

Setelah resiko tertular, bayi dalam kandungan juga bisa mengalami perlambatan perkembangan. Tentu salah satu alasan kenapa ibu menerapkan cara menjaga kehamilan adalah agar si kecil bisa berkembang normal dan sehat, bukan? Oleh karena itu, jika ibu mengalami asma, segeralah konsultasi kehamilan dengan dokter kandungan agar segera mendapatkan treatment. Tidak lain adalah agar terhindar dari hal-hal buruk yang mungkin terjadi pada si kecil.

Lebih dari itu, asma juga ternyata bisa menyebabkan beberapa keluhan kesehatan yang cukup parah seperti pendarahan, pre eklamsia, dan turunnya berat badan bayi dalam kandungan. Jadi, jangan khawatir dengan treatment yang akan ibu dapatkan. Hal tersebut tidak akan mengganggu kesehatan janin. Justru sebaliknya, treatment tersebut akan menghindarkan si kecil dari hal-hal negatif seperti perkembangan tidak normal, keguguran, dan tertular asma. Jadi, tidak ada yang perlu ibu ragukan dengan cara menjaga kehamilan yang satu ini.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*