Cara Menjaga Kehamilan Muda Supaya Bayi Lahir dan Tumbuh Menjadi Anak yang Ceria

menjaga kehamilan muda https://www.facebook.com/ibudanbalita

Menjaga kehamilan muda memang lebih ribet jika dibandingkan dengan ketika kehamilan sudah mencapai usia 6-8 bulan. Pasalnya, pada saat kehamilan baru memasuki trimester pertama, banyak sekali keluhan kesehatan yang muncul mulai dari rasa malas yang luar biasa, lesu seperti tidak ada tenaga, morning sickness, dan lain sebagainya.

Namun, apakah ibu tahu hal yang lebih penting? Ternyata apa yang ibu rasakan dan apa ibu pikirkan itu akan mempengaruhi bayi yang akan dilahirkan. Jika ibu sering merasa sedih, kebanyakan bayi akan lahir dan tumbuh menjadi anak yang susah sekali untuk bahagia.

Tentu ibu tidak menginginkan hal tersebut, kan? Oleh karena itu, ibu harus benar-benar memahami bahwa menjaga kehamilan muda itu tidak melulu seputar cara menjaga kesehatan janin dalam kandungan. Lebih dari itu, ibu harus membantu bayi dalam kandungan berkembang baik dan nantinya lahir menjadi anak yang bahagia.

Selalu Berkomunikasi dengan Janin dalam Kandungan

Hal yang harus sering ibu lakukan adalah menjaga komunikasi dengan janin. Walaupun masih ada di dalam kandungan, janin itu mengerti ketika ibu mengajak berkomunikasi, apalagi jika usia janin dalam kandungan sudah masuk 4-5 bulan.

Ibu bisa sering berbicara dengan bayi dalam kandungan. Cobalah ibu mengelus-elus perut ibu sesekali berbicara dengan bayi. Hal tersebut akan mendekatkan hubungan antara ibu dan bayi. Semakin sering ibu melakukan hal ini, bayi akan semakin ceria dan diharapkan bayi ibu nanti lahir dan tumbuh menjadi anak ceria.

Melakukan Hal yang Menyenangkan

Mungkin selama ini ibu tahu jika ibu sering menemukan hal yang menjengkelkan, ibu akan stress dan kondisi ini akan membuat kondisi kesehatan bayi dalam kandungan buruk. Tentu saja ini bukan cara yang tepat untuk menjaga kehamilan muda.

Namun, lebih dari itu, jika ibu melakukan hal yang menyenangkan, ibu tidak hanya terhindar dari stress tapi juga membuat bayi dalam kandungan bahagia. Latihlah janin untuk bahagia agar ia lahir dan tumbuh bahagia.

Berpikir Positif

Ini juga menjadi masalah tersendiri bagi wanita hamil, terumata wanita yang baru pertama kali merasakan hamil. Kebanyakan mereka merasakan kekhawatiran yang luar biasa seperti apakah mereka bisa menjaga kesehatan dengan baik, bagaimana biaya persalinan nanti, bagaimana jika bayi harus dilahirkan secara Caesar sehingga harus mengeluarkan biaya yang banyak, bagaimana dengan biaya membesarkan bayi, dan lain sebagainya.

Pikiran-pikiran tersebut tentu akan membuat mereka selalu berpikir negatif. Mulai sekarang, ibu harus menghindari dari pikiran tersebut. Mulai berpikir positif dengan cara sering berkumpul dengan orang yang berpikir positif, berdiskusi hal-hal yang baik, dan lain sebagainya. Ini merupakan cara yang tepat untuk menjaga kehamilan muda dan juga menjaga psikologis bayi dalam kandungan.

Yang jelas, apa yang ibu rasakan saat hamil muda itu tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan janin dalam kandungan, tapi juga psikologi janin. Dan hal tersebut akan tetap ada hingga nanti bayi ibu lahir ke dunia.

Untuk itu, mulailah berpikir untuk selalu memberikan yang terbaik untuk si kecil dengan cara berpikir positif, melakukan hal yang menyenangkan dan selalu berkomunikasi dengan bayi di dalam rahmi.

Sudah saatnya ibu harus tahu pengetahuan yang lebih dari sekedar tentang cara menjaga kehamilan muda saat bekerja. Sudah banyak sekali tips yang bisa ibu pelajari dan pratekkan tentang cara menjaga kehamilan saat ibu bekerja. Namun, yang lebih peting lagi adalah bagaimana ibu memastikan janin dalam kandungan bahagia sehingga ia lahir dan tumbuh menjadi anak yang bahagia. Dalam hal ini, ibu sebaiknya mempertimbangkan berapa tips di atas di mana tips tersebut tidak tidak hanya sebuah cara untuk menjaga kehamilan muda.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*