Cara Menjaga Kehamilan agar Tidak Mengalami Hyperemesis

cara menjaga kehamilan https://www.facebook.com/ibudanbalita

Cara menjaga kehamilan sebenarnya sangat mudah. Hanya saja, jika keluhan kesehatan yang ibu alami sangat parah, maka diperlukan tips menjaga kehamilan yang ekstra. Salah satunya adalah keluhan kesehatan berupa hyperemesis. Apakah ibu tahu apa itu hyperemesis?

Untuk lebih jelasnya, ibu bisa simak lebih jelas apa itu hyperemesis dan bagaimana keluhan kesehatan tersebut bisa mempengaruhi ibu dan janin dlaam kandungan. Namun yang paling adalah ibu tahu cara menjaga kehamilan yang tepat agar ibu terhindar dari hyperemesis.

Apa itu Hyperemesis?

Mungkin ibu tidak begitu familiar dengan istilah hyperemesis ini. Tapi, ibu pasti sering dengar istilah morning sickness, bukan? Hyperemesis merupakan mual (seperti morning sickness). Hanya saja mual tersebut sangat parah sehingga mengakibatkan efek yang lain.

Salah satu efek dari mual tersebut adalah muntah. Bagi kebanyakan ibu hamil, mereka pasti sudah terbiasa jika merasa mual apalagi di pagi hari. Mual yang seperti itu bisa diatasi dengan menerapkan tips menjaga kehamilan yang tepat. Hanya saja, ketika ibu mengalami hyperemesis, rasa mual itu luar biasa sakit dan sering dibarengi dengan muntah.

Lebih parah lagi, ada juga ibu hamil yang mengalami dehidrasi. Jadi, dikarenakan mereka mual dan muntah berlebihan, mereka sampai kehilangan asupan nutrisi terutama air. Akhirnya, mereka mengalami dehidrasi.

Tentu saja ibu sudah bisa membayangkan bagaimana jika nutrisi saja tidak bisa terpenuhi. Pasti kesehatan janin juga kemungkinan besar terpengaruhi. Itulah mengapa penting sekali menerapkan cara menjaga kehamilan agar terhindar dari hyperemesis ini. Bagaimanakah caranya?

Cara Menghindari Hyperemesis

Sepertinya tidak mudah untuk menghindari muntah atau morning sickness. Pasalnya, morning sickness ini dipengaruhi oleh produksi hormone yang bertambah banyak ketika hamil. Akan tetapi, bukan berarti ibu tidak bisa menghindari muntah yang berlebihan atau hyperemesis. Bahkan, untuk yang satu ini, ibu harus tahu dan praktekkan jika ibu ingin sekali memastikan janin dalam kandungan sehat dan lahir dalam keadaan sempurna.

Hal yang paling utama yang harus ibu lakukan sebagai tips menjaga kehamilan agar terhindari dari hyperemesis adalah menghindari mengkonsumsi makanandengan bau yang menyengat. Dalam hal ini, setiap ibu hamil mungkin memiliki kriteria tersendiri tentang makanan dengan bau yang menyengat.

Selanjutnya, ibu bisa mencoba mengkonsumsi minuman segar yang menenangkan. Ada banyak sekali pilihan seperti wedang jahe, lemon, dan mint. Akan tetapi, ibu harus hati-hati jika memilih wedang jahe. Jangan sampai berlebihan mengkonsumsi jahe. Pasalnya jahe mengakibatkan panas dan kondisi ini bisa berbahaya bagi janin. Untuk itu, konsumsilah wedang jahe dalam tataran normal.

Jika ibu sudah mengalami mual berlebihan dan badan ibu lemas karena dehidrasi, maka ibu perlu untuk menemui dokter kandungan untuk melakukan konsultasi kehamilan. Menjaga kesehatan wanita hamil itu sangat penting. Untuk itu, jika sepertinya ibu sudah melihat ada tanda-tanda munculnya hyperemesis, ibu langsung saja konsultasi dengan dokter kandungan agar segera mendapatkan treatment khusus.

Jadi, ibu tidak boleh menyepelekan mual. Memang ibu akan merasa mual terutama ketika masa kehamilan muda. Itu merupakan hal yang wajar. Hanya saja, mual tersebut akan lebih parah jika berubah menjadi hyperemesis. Mual akan diikuti dengan muntah, badan lemas, dehidrasi, dan bukan tidak mungkin hal tersebut akan berpengaruh buruk terhadap kesehatan janin. Untuk itu, ibu harus tahu dan terapkan cara menjaga kehamilan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*