Cara Menjaga Kehamilan agar Terhindar dari Macrosomia

cara menjaga kehamilan https://www.facebook.com/ibudanbalita

Cara menjaga kehamilan ternyata penting sekali untuk diketahui dan dipraktekkan. Apalagi jika ibu tahu masalah kesehatan yang membahayakan bagi nyawa janin di dalam kandungan, maka ibu pasti akan sangat hati-hati dalam mengkonsumsi makanan dan beraktifitas setiap hari agar kehamilan ibu selalu terjaga.

Satu masalah yang mungkin saja terjadi pada ibu jika ibu tidak menerapkan tips serta cara menjaga kehamilan adalah macrosomia. Apakah ibu tahu apa itu macrosomia? Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan selengkapnya.

Apa itu Macrosomia?

Secara sederhana, macrosomia bisa jelaskan sebagai kondisi di mana bayi yang dilahirkan memiliki ukuran tubuh yang sangat besar. Jika bayi umumnya memiliki berat 3 kg lebih sedikit, maka bayi macrosomia memiliki berat lebih dari 4 kg.

Ibu mungkin berpikir bahwa bayi tersebut mengalami masalah obesitas. Sebenarnya penyebab macrosomia ini bukan hanya obesitas saja. Menurut ahli medis, macrosomia disebabkan kelebihan nutrisi saat masih ada di dalam kandungan. Jadi, bayi yang mengalami macrosomia belum 100% mengalami obesitas.

Tentu hal seperti ini tidak ingin ibu alami, bukan? Karena jelas kondisi abnormal ini akan sangat membahayakan bagi ibu dan juga janin. Itulah mengapa mulai sekarang ibu harus memperhatikan serta mempratekkan cara menjaga kehamilan agar bayi tidak mengalami macrosomia.

Macrosomia ini tidak hanya membahayakan bagi kesehatan janin, tapi juga kesehatan ibu hamil juga. Pasalnya, jika sudah pasti bayi yang ibu kandungan mengalami kelebihan nutrisi sehingga terkena macrosomia, proses persalinan akan sangat sulit sekali sehingga berbahaya juga bagi keselamatan ibu.

Lalu, apa yang harus ibu lakukan agar hal ini tidak terjadi pada janin yang ibu kandung?

Cara Menjaga Kehamilan untuk Mencegah Macrosomia

Karena penyebab utamanya adalah kelebihan nutrisi, maka ibu harus mematuhi anjuran dokter untuk memperhatikan asupan gizi setiap hari. Mengkonsumsi makanan sehat tentu saja baik. Namun, jika berlebihan, maka hal tersebut akan berubah menjadi malapetaka.

Begitu juga dengan pola minum susu ibu hamil. Setiap produk susu kehamilan memiliki anjuran atau aturan penyajian sendiri-sendiri. Pastikan ibu mentaati aturan tersebut. Jangan berlebihan minum susu ibu hamil karena hal tersebut bisa mengakibatka macrosomia.

Jika selama hamil ibu sudah divonis mengalami masalah diabetes, segeralah obat diabetes yang ibu derita karena itulah cara agar mencegah macrosomia. Menurut ahli kesehatan ibu hamil, seorang ibu hamil yang mengalami diabetes beresiko tinggi melahirkan bayi dengan keadaan macrosomia. Ada beberapa tips menjaga kehamilan di mana cara tersebut juga sekaligus menjadi jalan untuk mengatasi masalah diabetes.

Apakah masa melahirkan (HPL) sudah lewat? Jika ya, ada kemungkinan juga bayi mengalami macrosomia. Karena terlalu lama di dalam rahim, bayi berkembang lebih besar sehingga ketika lahir nanti bayi memiliki berat di atas normal.

Sebagai langkah pencegahan, selain menerapkan cara menjaga kehamilan, ibu juga harus rajin kontrol ke dokter kandungan. Meskipun pemeriksaan USG tidak bisa memastikan apakah janin dalam kandungan mengalami macrosomia atau tidak, setidaknya dokter akan memberikan nasehat apa yang harus dilakukan ketika ada kemungkinan bayi mengalami macrosomia. Jika muncul indikasi tertentu, biasanya dokter kandungan akan langsung merekomendasikan untuk melakukan operasi caesar agar tidak terjadi hal yang buruk bagi ibu dan juga bayi.

Jadi, jangan sepelekan tentang kehamilan. Ibu harus banyak tahu tentang masalah yang mungkin terjadi saat mengandung. Hal tersebut diperlukan agar ibu lebih waspada sehingga ibu dengan penuh semangat mau menerapkan cara menjaga kehamilan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*