Cara Menghitung Usia Kehamilan Yang Bisa Anda Lakukan Sendiri Di Rumah

Cara Menghitung Usia Kehamilan www.facebook.com/ibudanbalita

Cara menghitung usia kehamilan bisa dilakukan siapa saja. Anda tidak perlu konsultasi dengan dokter dan melakaukan USG untuk mengetahui berapa usia janin yang Anda kandung.

Meskipun demikian, bukan berarti Anda tidak perlu datang ke dokter dan berkonsultasi. Tentunya dokter kandungan memiliki alat yang lebih canggih dan pengetahuan lebih dalam mengenai kehamilan. Atau, mungkin Anda bisa konsultasi kehamilan secara online.

Namun, kali ini Anda akan belajar tentang cara menghitung usia kandungan. Cara ini sangat mudah. Yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan pena kertas saja. Ada rumus tentang cara menghitung usia janin yang Anda kandung.

Rumus Menghitung Usia Kehamilan

Sebenarnya, apakah tujuan Anda mengetahui masa kehamilan? Tidak lain adalah untuk mengetahui HPL atau hari perkiraan lahir. Untuk mengetahui usia kehamilan, Anda harus tahu dulu kapan HPL.

Rumus ini dinamakan rumus neagele. Bagaimana rumus neagele tersebut?

Rumus pertama        : (x+7) – (y-3) – (z+1)

Rumus kedua            : (x+7) – (y+9) – (z)

Keterngan      x = hari terakhir haid

y = bulan kehamilan

z = tahun kehamilan

Kedua rumus tersebut berbeda penggunaannya. Rumus pertama digunakan jika bulan pada saat mengalami HPHT (hari pertama haid terakhir) angkanya lebih dari 3. Jika bulan april dan seterusnya, maka menggunakan rumus pertama.

Namun, jika bulan saat mengalami HPHT (hari pertama haid terakhir) angkanya lebih kurang dari 3, maka menggunakan rumus yang kedua.

Seperti contoh, jika HPHT Anda tanggal 20 April 2015, maka Anda harus menggunakan rumus pertama, yaitu (x+7) – (y-3) – (z+1).

Jadi (20+7) – (4-3) – (15+1) = 27 – 1 – 2016. Maka, HPL atau hari perkiraan lahirnya adalah tanggal 27 Januari 2016.

Lalu, bagaimana cara menghitung usia kehamilan? Setelah menemukan HPL nya, maka Anda sudah tahu berapa usia kehamilan Anda. Karena tanggalnya adalah 27, maka tanggal tersebut dijadikan patokan. Jika terkhir haid bulan april, maka pada tanggal 27 mei usia usia kandungan adalah 1 bulan. Dan seterusnya.

Sekarang Anda sudah tahu cara menghitung usia kandungan. Cara tersebut secara manual. Dan ada sisi lemah dari cara penghitungan tersebut.

Kelemahan Menggunakan Penghitungan Usia Kehamilan Secara Manual

Anda sudah mengetahui bahwa ada dua rumus yang bisa digunakan untuk mengetahui usia kandungan serta HPL. Akan tetapi, rumus tersebut hanya bisa diterapkan pada wanita yang haid secara rutin. Sayangnya, kebanyakan wanita mengalami masa haid yang tidak rutin sehingga rumus tersebut tidak begitu valid menentukan HPL serta usia kandungan.

Untuk itu, alangkah lebih baik jika Anda juga berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui usia kandungan serta HPLnya. Ketika berkonsultasi, Anda juga harus tahu pertanyaan wajib diutarakan saat ke dokter kandungan.

Mengetahui usia kandungan itu sangat penting karena hal tersebut bisa menjadi patokan nutrisi yang harus Anda dapatkan. Karena pada dasarnya seorang ibu dengan masa kehamilan berbeda membutuhkan asupan nutrisi yang berbeda pula.

Sekarang keputusan ada di tangan Anda, apakah ingin menghitung usia kandungan dengan cara manual atau membutuhkan bantuan dokter. Yang jelas, bagaimanapun caranya, Anda harus tahu usia kandungan Anda.

Setelah tahu berapa usia janin yang Anda kandung, Anda tinggal membuat list makanan apa yang boleh dan yang tidak boleh dikonsumsi. Selain itu, Anda juga harus tahu kegiatan apa yang boleh dilakukan dan kegiatan apa yang seharusnya dihindari. Silakan Anda share ke teman-teman Anda lainnya yang sedang hamil tentang cara menghitung usia kehamilan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*