Cara Mendidik Anak Agar Menjadi Pribadi yang Berkarakter Sejak Dini

cara mendidik anak Facebook Friso Indonesia

Cara mendidik anak agar bisa menjadi pribadi yang memiliki karakter itu tidak mudah. Bahkan, sampai sekarang, formula sistem pendidikan karakter terus digodog oleh pemerintah. Lalu, kenapa pendidikan karakter ini sangat penting?

Kegelisahan banyak sekali orang tua adalah dikala sang buah hati tidak bisa berempati dan bersosialisasi baik dengan orang lain. Egoisme seolah menjadi antonim dari pendidikan karakter.

Ibu pasti sering mendengar anak yang pintar di sekolah namun kurang bagus dalam bersosialisasi di masyarakat. Anak tersebut bisa jadi selalu juara kelas. Nilai berbagai jenis mata pelajaran bisa dikatakan sempurna. Akan tetapi, bagaimana jika anak tersebut adalah anak ibu? Di satu sisi bangga. Namun, karena tidak memiliki karakter, maka ibu patut prihatin. Anak akan terlihat selfish dan less sociable.

Cara mendidik anak agar menjadi anak yang berkarakter ini tidak hanya bertujuan itu saja. Lebih dari itu, mengajarkan karkater pada anak agar anak tersebut bisa bertanggung jawab atas apa yang menjadi kewajibannya.

Bahkan, tidak adanya pendidikan karakter ini sering dijadikan penyebab adanya kenakalan remaja, tumbuh suburnya korupsi, dan lain sebagainya. Jadi, ibu jangan sampai menganggap enteng pendidikan karakter.

Sayangnya, di sekolah formal, belum ada sistem pendidikan karakter yang efektif. Tentu hal tersebut sangat beralasan. Keterbatasannya waktu dan guru menjadikan sistem kontrol per anak menjadi kendala.

Untuk itu, sebenarnya pendidikan karakter ini bisa dimulai dari rumah, bahkan ketika anak ibu masih kecil. Sekali lagi, tujuannya adalah agar anak ibu menjadi pribadi yang baik dan bertanggungjawab.

Berikut beberapa tips yang ibu gunakan sebagai cara mendidik anak agar menjadi pribadi yang berkarakter.

  • Mengajarkan Untuk Melakukan Hal Kecil

Jika anak ibu masih balita, maka ibu bisa mengajarkan hal-hal yang kecil yang bisa si kecil lakukan. Seperti contoh, mulai sekarang ibu bisa meminta balita ibu membersihkan meja makannya setiap kali habis makan.

Kegiatan kecil tersebut itu harus ibu sesuaikan dengan usia dan kemampuan balita ibu. Dengan kebiasaan melakukan hal kecil tersebut, di masa dewasa nanti sang anak tidak akan merasa berat untuk melakukan pekerjaannya sendiri.

Contoh kecil lainnya adalah meminta mematikan TV, memakai baju sendiri, merapikan tempat tidur, dan lain sebagainya. Bagi ibu, awalnya memang tidak mudah. Itu menunjukkan kemajuan yang hebat dalam hal tumbuh kembang anak.

  • Mengajarkan untuk Berbagi

Sangat penting sekali mengajarkan berbagai kepada sang buah hati. Jangan sampai anak ibu menjadi anak yang egois atau memikirkan diri sendiri.

Caranya sangat mudah. Ibu bisa mengajarkan anak ibu berbagi makanan dengan balita lain atau berbagi mainan dengan temannya. Itu cara sederhananya. Akan tetapi, dalam prakteknya, hal tersebut memang tidak mudah. Sang buah hati merasa kehilangan jika harus berbagai dengan teman lain.

Ibu harus memberi nasehat yang lembut dan baik tentang pentingnya berbagi dengan orang lain.

  • Mengajarkan Perkataan yang Baik

Indonesia merupakan negara timur yang menjunjung tinggi tata krama. Oleh karena itu, sedini mungkin ibu harus mengajarkan tata karma kepada si kecil. Mulailah dengan mengajarkan kata-kata “tolong” atau “terima kasih” Itu merupakan awal yang baik bagi si kecil.

Tentu saja masih banyak lagi cara menanamkan karakter pada anak. Cara tersebut di atas merupakan sedikit contoh agar ibu tahu menerapkan pendidikan karakter sejak dini kepada anak. Yang jelas, ibu harus menyadari pentingnya karakter pada anak sehingga ibu sebaiknya menerapkan cara mendidik anak yang tepat.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*