Berikan Space untuk Suami Agar Mau Bermain dengan Anak

Ibu dan balita ibudanbalita.com
Ibu dan balita

www.ibudanbalita.com

Ayah terkesan kasar. Bahkan, kebanyakan seorang ayah itu cuek. Mereka sibuk dengan pekerjaan dan dengan alasan tersebut hampir tidak ada waktu untuk bermain bersama anak.

Apakah ini juga yang ibu alami?

Jika ibu membiarkan hal ini, maka akan ada hal yang kurang dalam tumbuh kembangnya. Karena bagaimanapun juga seorang anak bisa berkembang dengan baik karena pengaruh kedua orang tua, bukan salah satu saja. Bukan ibu atau suami ibu saja.

Kenapa Suami Ibu Harus Meluangkan Bermain dengan Anak

Diharapkan setelah membaca penjelasan ini, ibu menjadi tahu apa yang seharusnya ibu lakukan. Ibu harus “memaksa” suami ibu untuk meluangkan waktu untuk bermain dengan anak.

Alasannya sangat sederhana. Cara bermain ibu dan suami ibu dengan anak itu berbeda. Biasanya, seorang ayah mengajak anak bermain hal-hal yang lebih ekstrim, mulai dari melompat, mengangkat anak hingga cukup tinggi, dan lain sebagainya. Berbeda dengan cara bermain yang dilakukan oleh seorang ibu yang cenderung halus dan tidak ada tantangan.

Apa yang terjadi jika anak tidak memiliki waktu untuk bermain dengan seorang ayah? Ia akan merasa kurang tertantang. Padahal, anak harus mencoba hal-hal yang baru yang mungkin di luar kemampuannya, bukan?

Ini pula yang ditemukan oleh seorang peneliti bernama Dr Amanda Gummer. Beliau menjelaskan kecenderungan seorang ayah mengajak bermain anak secara lebih kasar membuat anak mampu mendorong batasannya sehingga ia bisa lebih berani untuk melakukan hal yang baru.

Jadi, ibu sekarang tahu bukan kenapa ibu harus memberikan space untuk suami ibu agar memiliki waktu bermain dengan anak?

Kekhawatiran yang Sering Dirasakan

Sebenarnya tidak hanya faktor kesibukan saja yang membuat seorang ayah tidak bisa bermain dengan anak. Ada juga seorang ibu yang khawatir jika anak bermain dengan sang ayah. Alasannya sering kali seorang ayah itu tidak begitu berhati-hati jika sedang bermain dengan anak.

Alasan seperti ini sepertinya sudah tidak relevan lagi. Apalagi jika ibu menunjukkan bagaimana agar bisa bermain bersama anak dengan aman seperti yang dijelaskan di www.ibudanbalita.com. Dengan demikian, seharusnya ibu tidak perlu khawatir lagi.

Yang pasti, semakin sering si kecil bergerak, maka ia akan semakin sehat. Itulah mengapa ada kalanya suami ibu yang menemani si kecil bermain. Karena suami ibu memiliki cara yang sedikit lebih kasar dan lebih challenging sehingga membuat si kecil lebih aktif bergerak.

Ide Permainan Kreatif

Sebenarnya tidak sulit untuk menemukan ide permainan yang kreatif. Ibu tinggal pikirkan permainan yang ibu suka mainkan di waktu kecil.

Lupakan gadget. Jauhkan si kecil dari permainan yang membuatnya individualis dan pasif. Akan lebih baik jika ibu lihat beberapa ide permainan kreatif di website ibu dan balita. Di sana, ada beberapa permainan yang menarik untuk dimainkan oleh balita sesuai dengan usia mereka.

Mungkin ibu perlu meluangkan waktu untuk menunjukkan kepada suami ibu beberapa permainan tersebut. Dengan demikian, suami ibu memiliki gambaran apa yang sebaiknya dilakukan dan permainan apa yang menarik untuk dimainkan.

Tumbuh kembang anak sangat tergantung pada stimulus yang ibu berikan. Ibu harus bekerjasama dengan suami ibu agar bisa memberikan stimulus yang tepat untuk sang buah hati. Dengan demikian, ibu tidak akan kecewa ketika anak ibu dewasa nanti.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*