Berat Badan Bayi Rendah Karena Hanya Mendapatkan ASI Saja

Berat Badan Bayi hellosehat.com

Banyak ibu yang akhirnya menyerah tidak memberikan ASI eksklusif ketika mereka menemukan berat badan bayi rendah. Ternyata, berat badan bayi tidak mengalami kemanjuan dan cenderung mendekati angka kritis.

Mungkin ini juga yang ibu alami. Berat badan bayi stagnan dan bahkan cenderung menurun. Namun, apakah ibu akan melakukan langkah yang sama, yaitu menyerah memberikan ASI eksklusif? Tentu itu bukan langkah yang bijak. Hanya karena berat badan si kecil rendah seharusnya tidak lantas membuat ibu harus memberi makan kepada bayi. Makanan selain ASI hanya boleh diberikan ketika bayi sudah berusia 6 bulan.

Lalu, bagaimana jika berat badan bayi turun?

Gagal Tumbuh Dengan ASI Eksklusif

Masalah ini disebut dengan gagal tumbuh. Artinya, bayi tidak berkembang secara optimal ditandai dengan berat badannya yang rendah dan bahkan cenderung turun. Ini disebabkan oleh banyak hal. Yang pasti, ASI tetap harus diberikan dan hanya ASI yang boleh ibu berikan karena bayi berusia di bawah 6 bulan.

Salah satu faktor penyebabnya adalah kuantitas ASI yang menurun. Biasanya, ASI akan keluar sangat deras ketika hari-hari awal bayi dilahirkan. Namun, seiring dengan berjalannya waktu ketika bayi sudah berusia 2-3 bulan, produksi ASI menurun. Hal ini bisa disebabkan karena faktor psikologis. Seorang ibu yang stress akan menurunkan kuantitas ASI yang diproduksi. Dan tentu banyak sekali faktor penyebab menurunnya produksi ASI.

Selain itu, ada kemungkinan bayi ibu mengalami masalah kesehatan. Bisa saja bayi ibu sudah mendapatkan ASI yang cukup namun ada penyakit yang membuat berat badan bayi tidak ideal. Mungkin ibu perlu konsultasi dengan dokter anak untuk mencari tahu apa yang menjadi persoalan berat badannya turun.

Bisa saja bayi ibu terkena TBC. Ibu perlu memeriksakan kondisi kesehatan ibu dan juga suami ibu. TBC bisa menular dari orang tua. Dan seorang ibu yang terkena TBC kemungkinan besar melahirkan bayi yang terkena penyakit tersebut.

Rendahnya berat badan juga bisa disebabkan karena berat badan si kecil memang rendah. Asalnya tidak di bawah angka idea, ibu tidak perlu khawatir. Ibu harus tahu berat badan anak dipengaruhi oleh orang tua. Jika orang tuanya memang memiliki tubuh yang kecil, maka wajar jika berat badan bayi juga rendah.

Lalu, pertanyaannya adalah apakah ibu harus memberikan makanan selain ASI? Setelah ibu mengetahui penjelasan tersebut di atas, tentu saja jawabannya tidak. Ibu tetap harus memberikan ASI eksklusif hingga usia bayi mencapai 6 bulan.

Imunisasi Menjadi Sangat Penting

Meskipun terjadi kontroversi tentang imunisasi, ibu harus tahu jika imunisasi merupakan cara yang paling tepat untuk mencegah penyakit. Bayi sangat rentan terhadap penyakit. Ia mudah diserang penyakit apapun tak terkecuali TBC. Hal inilah yang bisa membuat berat badan bayi rendah.

Untuk itu, tidak ada salahnya jika ibu mengimunisasi bayi. Bahkan, ini merupakan hal yang sangat dianjurkan. Apalagi pemerintah menggratiskan semua imunisasi dengan cara melakukan imunisasi di posyandu di sekitar ibu tinggal.

Jadi, sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan jika bayi memiliki berat badan rendah. Ibu harus tetap memberikan ASI eksklusif. Memang program memberikan ASI eksklusif bukan hal yang mudah. Akan tetapi, bukan berarti ibu tidak bisa melakukannya.

Ibu hanya perlu fokus untuk memastikan ASI yang ibu berikan cukup. Jangan sampai produksi ASI menurun yang bisa berakibat pada berat badan bayi rendah.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*