Berapa Kali Dalam Satu Bulan Ibu Perlu Konsultasi Kehamilan

konsultasi kehamilan www.facebook.com/ibudanbalita

Konsultasi kehamilan itu sangat penting agar ibu bisa tahu sejauh mana perkembangan janin di dalam kandungan. Ibu bisa saja sudah merasa memberikan asupan gizi yang cukup untuk tumbuh kembang janin yang ibu kandungan. Ibu sudah mengkonsumsi susu ibu hamil dua kali sehari, makan aneka jenis sayuran, mengkonsumsi seafood yang kaya kalsium serta protein, serta tidak lupa makan buah-buahan. Namun, itu hanya upaya yang bisa ibu lakukan. Bagaimana dengan hasilnya? Tentu saja ibu datang ke dokter kandungan untuk berkonsultasi.

Pertanyaan selanjutnya adalah berapa kali dalam satu bulan sebaiknya ibu konsultasi kehamilan? Pertanyaan ini sering ditanyakan oleh ibu-ibu hamil.

Konsultasi Rutin dengan Dokter Kandungan

Hanya ada satu hal yang biasanya disarankan untuk para ibu hamil, yaitu konsultasi rutin dengan dokter. Idealnya, ibu datang untuk mengecek perkembangan janin dalam kandungan satu bulan sekali.

Hanya saja, bagi ibu hamil muda, ada baiknya ibu mengecek kandungan sebulan lebih dari satu kali. Sebaiknya setiap dua minggu sekali. Pasalnya, janin pada usia kehamilan trisemester pertama atau muda sangat rentan. Untuk itu, ibu perlu memeriksakan kesehatan janin ke dokter sebulan dua kali atau dua minggu sekali. ibu bisa meminta pengecekan dengan menggunakan USG untuk memastikan kesehatan janin yang ada dalam rahim ibu.

Selain itu, bagi ibu hamil muda yang baru pertama kali hamil, ibu bisa konsultasi ibu hamil seputar makanan sehat. Sebenarnya ibu bisa saja mencari informasi menu makanan sehat untuk ibu hamil di internet. Ada banyak sekali situs yang menjelaskan makanan sehat ibu hamil.

Selain itu, ada juga forum ibu hamil di mana setiap ibu hamil bisa sharing atau berbagi pengalaman ketika masa kehamilan, mulai dari keluhan kesehatan yang sering terjadi sampai dengan menu makanan sehat.

Akan tetapi, akan lebih jelas dan kredibel jika informasi tersebut bisa ibu dapatkan langsung dari dokter kandungan, bukan? Itulah mengapa sebaiknya ibu konsultasi kehamilan secara rutin agar apapun informasi yang ibu ingin dapatkan bisa langsung diberitahu oleh ahlinya.

Bolehkah Konsultasi dengan Bidan

Sebenarnya tidak ada bedanya jika ibu memilih konsultasi dengan bidan. Dokter kandungan serta bidan bisa memberikan saran medis yang sangat ibu perlukan. Bidan juga bisa mengetahui kondisi janin dalam kandungan.

Hanya saja, bidan tidak memiliki alat USG untuk mengetahui secara visual janin yang ada di dalam kandungan. Ini menjadi salah satu kelemahan jika ibu berkonsultasi dengan bidan.

Akan tetapi, konsultasi dengan bidan membuat ibu tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Biaya konsultasi dengan bidan jauh lebih murah daripada biaya konsultasi dengan dokter.

Untuk itu, sangat disarankan agar ibu hamil bisa mengecek kondisi kehamilan dengan bidan jika tidak ada keluhan yang cukup berarti. Bidan akan merujuk ke dokter kandungan jika keluhan yang ibu alami berdampak serius dengan perkembangan janin atau kesehatan ibu sendiri.

Jadi, kapan ibu akan berkonsultasi dengan dokter atau bidan? Pastikan ibu berkonsultasi secara rutin. Selain itu, ibu juga harus mengupdate informasi terkini seputar kesehatan ibu hamil agar ibu lebih bijak dalam menjalani hari-hari selama masa kehamilan. Hal tersebut perlu dilakukan agar resiko bayi lahir cacat, keguguran, atau masalah kesehatan yang berhubungan dengan kehamilan lainnya bisa dicegah. Dan yang pasti, selalu pergi ke tenaga kesehatan untuk konsultasi kehamilan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*