Benarkan Sudah Aman Ketika Usia Janin 4 Bulan?

usia janin 4 bulan www.ibudanbalita.com

Banyak yang beranggapan janin 4 bulan sudah aman. Resiko mengalami keguguran sudah terlewati. Benarkah demikian?

Memang benar masa kehamilan trimester pertama atau hamil 3 bulan pertama itu sangat rawan. Bayi memiliki resiko tinggi mengalami keguguran. Inilah mengapa banyak pantangan yang harus diketahui oleh seorang ibu hamil seperti dilarang beraktivitas berat, berhubungan dengan suami, bepergian ke luar kota, dan lain sebagainya.

Akan tetapi, hal tersebut tidak lantas membuat kondisi bayi 4 bulan di dalam kandungan sudah aman. Tetap saja masih ada resiko keguguran. Hanya saja, faktor resikonya yang berbeda. Jika bayi usia 3 bulan bisa mengalami keguguran lantaran guncangan atau kontraksi kecil di rahim, lain hal dengan faktor resiko keguguran janin usia 4 bulan.

  • Gangguan Imunitas Ibu Hamil

Semua hal yang berkaitan dengan kesehatan ibu hamil juga berhubungan dengan kesehatan janin di dalam kandungan. Berapapun usia janin, entah janin usia di atas 4 bulan atau di bawah 4 bulan, janin akan rentan sekali mengalami keguguran jika seorang ibu hamil mengalami gangguan imunitas.

Harus disadari bawasannya seorang ibu hamil mudah sekali terkena penyakit karena virus atau bakteri lho. Hal ini tidak lain disebabkan karena kurangnya daya tahan atau imunitas ibu hamil.

Oleh sebab itu, jika ditanyakan apakah janin usia 4 bulan sudah aman, jawabannya belum tentu. Masih ada 5 bulan ke depan di mana seorang ibu hamil harus tetap menjaga kesehatan ibu dan juga bayi di dalam kandungan.

  • Kelainan Karena Gangguan Kromosom

Faktor yang satu ini mungkin hanya ahlinya yang tahu. Ibu bisa konsultasi dengan dokter secara langsung agar diketahui apakah ada potensi gangguan kromosom sehingga berakibat buruk terhadap perkembangan janin atau tidak.

Jika ibu ingin mengetahui seluk beluk tentang gangguan kromosom, ibu bisa tanyakan dengan ahlinya di www.ibudanbalita.com terlebih dahulu. Di sana, banyak ibu hamil yang konsultasi kehamilan secara online dengan dokter kandungan.

  • Infeksi

Tercatat ada setidaknya 8 kuman yang bisa menyebabkan seorang ibu hamil terkena infeksi; yaitu toxoplasma, rubella, cytomegalovirus, herpes, candida, esschericia coli, trikomonas vaginalis, dan bacterial vaginosis.

Terlepas dari berbagai jenis kuman yang bisa menyerang ibu hamil tersebut di atas, infeksi yang ditimbulkan bisa berakibat buruk bagi janin, terutama ketika usia janin di bawah 4 bulan. Namun, infeksi ini juga bisa sangat berbahaya bagi janin yang usianya sudah di atas 4 bulan. Ini terkait dengan kekebalan tubuh ibu dan juga bayi tersebut.

Menjaga kebersihan lingkungan menjadi hal yang paling utama. Akan tetapi, kuman juga bisa berasal dari mana saja. Oleh sebab itu, selain menjaga kebersihan lingkungan, ibu juga harus memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Memang kehamilan trimester pertama itu adalah masa di mana bayi rentan sekali terhadap penyakit. Dan ketika kehamilan pada trimester pertama sudah terlewati, masa rawan sudah selesai. Bayi sudah tumbuh lebih kuat di dalam rahim.

Hanya saja, hal tersebut tidak lantas membuat ibu bisa seenak saja dalam menjaga janin 4 bulan. Tetap saja ibu harus berhati-hati.

Jangan sampai perkembangan janin di dalam kandungan tidak optimal. Banyak kasus bayi tidak berkembang dan akhirnya meninggal di dalam rahim. Tentu ibu tidak menginginkan hal tersebut, bukan?

Oleh sebab itu, jaga terus kesehatan janin dalam kandungan dengan mencari tahu serta menerapkan tips menjaga kehamilan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*