Belajar Sambil Bermain Untuk Melatih Kreativitas Anak

belajar sambil bermain www.friso.co.id

Saat masih anak-anak, bermain adalah suatu hal yang sangat menyenangkan. Bermain adalah kegiatan yang anak-anak lakukan sepanjang hari, karena bagi anak bermain adalah hidup dan hidup adalah permainan. Anak usia dini tidak membedakan antara bermain, bekerja, dan belajar. Anak-anak umumnya sangat menikmati permainan dan akan terus melakukannya di manapun mereka memiliki kesempatan. Oleh sebab itu melakukan kegiatan belajar sambil bermain sangat disarankan untuk mengasah kecerdasan anak.

Pada intinya bermain mempunyai tujuan utama yakni memelihara perkembangan atau pertumbuhan optimal anak usia dini melalui pendekatan bermain yang kreatif, interaktif, dan terintegrasi denga lingkungan bermain anak. Penekanan dari bermain adalah perkembangan krativitas anak-anak. Semua anak usia dini memiliki potensi kreatif tetapi perkembangan kreativitas sangat individual dan bervariasi antar anak yang satu dengan yang lainnya.

Bermain untuk  anak merupakan kegiatan yang dapat disamakan dengan bekerja pada orang dewasa. Bermain memiliki pengaruh yang sangat besar bagi anak. Permainan secara langsung mempengaruhi seluruh area perkembangan anak dengan memberikan kesempatan bagi anak untuk belajar tentang dirinya, orang lain, dan lingkungannya. Permainan memberikan kebebasan untuk berimajinasi, menggali potensi diri atau bakat, dan untuk berkreativitas.

Jenis-Jenis Kegiatan Belajar Sembari Bermain

Motivasi bermain anak-anak muncul dari dalam mereka sendiri, mereka bermain untuk menikmati aktivitas mereka, untuk merasakan bahwa mereka mampu,dan untuk menyempurnakan apa saja yang telah ia dapat baik yang telah mereka ketahui sebelumnya atau hal-hal baru. Adapun jenis permainan yang dapat dikembangkan dalam program pembelajaran anak usia dini, diantaranya adalah:

– Bermain Eksploratoris

Bermain eksplorasi dapat memberi kesempatan anak menemukan hal-hal baru, membantu mengembangkan keterampilan, merangsang rasa ingin tahu, dan mendorong anak mempelajari keterampilan baru. Misalnya, berkeliling di lingkungan sekitar.

– Bermain Energetik

Ini merupakan permainan yang melibatkan banyak energi. Permainan ini membantu anak menjadi penjelajah yang aktif di lingkungannya, membantu mengendalikan dan mengkoodinasikan tubuhnya. Misalnya, melompat, bermain bola, dan meamanjat

– Bermain keterampilan

 Bermain dengan keterampilan dapat membantu anak untuk menjadi pembangun, mengurangi keputusasaan, mengarah pada kebergunaan dan kemandirian, dan meningkatkan kepercayaan diri. Misalnya, membuat kereta balok, menyusun seuatu, dan mencocokkan gambar.

– Bermain sosial

Bermain sosial dapat dijadikan sebagi saran anak belajardari orang lain, mengembangkan kemampuan anak berkomunikasi, membuat anak lebih mampu bersosialisasi, dan mengembangkan persahabatan. Misalnya, ular tangga.

– Bermain imajinatif

Bermaian imajinatif bermanfaat untuk mengembangkan kemampuan berfikir, memahami orang lain, mengembangkan kreativitas, dan mengenali dirinya sendiri. Misalnya, bercerita dengan melihat gambar.

– Bermain teka-teki

Bermain teka-teki dapat mengembangkan kreativitas,rasa ingin tahu, dan kemandirian anak. Misalnya, bermain puzzle.

Belajar Sambil Bermain Yang Tepat Bagi Si Kecil

Memang tidak mudah untuk mengajak anak anda belajar, sebab anak-anak yang masih seusia TK samai SD masih senang bermain. Namun tentu saja semua orang tua, ingin supaya buah hatinya tumbuh menjadi anak yang pandai. Pandai dalam hal ini, tentu saja tidak hanya pandai dalam bidang studi saja. Akan tetapi  juga pandai bergaul, pandai berbicara, pandai membawakan sesuatu yang sesuai dengan bakat dan kemampuannya. Semua itu  sangat penting untuk masa depan buah hati anda.

Ada banyak cara yang dapat anda lakukan untuk si kecil , dalam bermain sambil belajar. Contohnya saja, ajak anak anda untuk pergi ke kebun binatang. Disana anda dapat memperkenalkan kepada anak anda tentang nama-nama binatang, ciri-ciri atau karakter-karakternya, jenis makanannya, dan lain sebagainya. Atau anda juag bisa mengajak sang buah hati bermain ular tangga. Ketika bermain ular tangga, anda dapat mengajarkan kepada anak anda mengenai penjumlahan dengan menghitung Titik-titik atau mata dadu, belajar mengenai bentuk-bentuk angka, dari angka yang ada pada papan permainan dan lain sebagainya.

 Anda juga bisa menjelaskan manfaat dari pelajaran yang sedang dipelajari sesuai dengan minat anak tersebut. Misalnya saja dengan mempelajari perkalian, maka saat liburan naik kelas nanti nanti kamu bisa menghitung berapa harga barang yang akan kamu beli.

Jika ada guru les maka mintalah guru les pelajarannya untuk sering mengatakan bahwa anak kita adalah anak yang pandai dan luar biasa. Pujian yang tulus dan memberikan semangatnya jauh lebih penting dari pada mengajarkan berbagai teknik berhitung dan menghafal  yang cepat. Mintalah bantuan orang-orang sekitar termasuk guru untuk meningkatkan harga diri anak kita. Apabila anak Anda masih kecil dan masih suka dibacakan dongeng, bacakan dongeng dengan posisi memangku dia dengan posisi yang nyaman.

Hal ini juga akan memudahkan Anda sebagai orangtua untuk memberikan ciuman kasih sayang atau pelukan sayang. Hal ini bertujuan supaya anak menyambungka membaca buku dengan rasa cinta dari orangtua dan buku adalah hal yang sangat menyenangkan. Bermain imajinasi atau khayalan dengan boneka membantu anak perempuan Anda menjadi ahli untuk dapat berinteraksi dengan sesama, khususnya kemampuan menjaga dan berempati, tetapi kemampuan mereka kadang diakui sebatas ahli dalam matematika dan bangun ruang yang dimainkan dari permainan anak laki laki seperti balok dan mobil-mobilan.

Jalan lain di mana anak bermain berbeda itu ditentukan apakah hal tersebut berdasarkan pada kenyataan atau khayalan contohnya bermain rumah rumahan atau bermain menjelajah ruang dan waktu.  Biasanya, hanya bayi baru lahir dan anak anak yang akan bermain dunia khayalan, mungkin itu karena mereka mnghabiskan banyak waktu sendirian. Mereka juga terkadang mempunyai teman khayalan. Belajar sambil bermain sangat membantu pertumbuhan dan perkembangan otak anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*