Bayi Prematur Perlu Lebih Banyak Perhatian

ibudanbalita https://www.facebook.com/ibudanbalita/

Sebenarnya tidak ada perbedaan antara bayi prematur dan bayi lahir normal. Hanya saja, waktu lahirnya bayi prematur itu lebih awal dari waktu yang seharusnya.

Dan karena tidak ada perbedaan, perkembangannya pun sama.

Hanya saja, karena bayi yang seharusnya masih ada pada suhu di dalam rahim tapi harus dikeluarkan, maka perlu perawatan khusus agar bayi mendapatkan apa yang seharusnya ia dapatkan di rahim.

Itulah yang membuat perawatan bayi prematur itu sedikit berbeda dengan bayi yang lahir normal.

Apa saja yang harus diperhatikan?

Asupan Nutrisi

Ada yang bilang kondisi kesehatan bayi prematur itu kurang bagus. Ada benarnya tapi tidak sepenuhnya benar. Kondisi bayi prematur kelihatan kurang bagus karena memang ia tinggal di dalam suhu yang berbeda dengan di dalam rahim. Padahal seharusnya ia masih ada di dalam rahim.

Itulah mengapa perawatan yang paling utama dilakukan oleh dokter adalah memasukkan bayi ke dalam tempat khusus di mana suhu udara disesuaikan dengan suhu di dalam rahim.

Permasalahannya, bagaimana jika ibu dan bayi sudah harus pulang ke rumah? Tentu tidak mungkin si kecil tinggal di rumah sakit terus menerus.

Salah satu perawatan yang wajib dilakukan adalah memastikan tercukupinya nutrisi. Jika ibu memiliki bayi prematur, jaga kesehatan. Banyak mengkonsumsi makanan sehat dan jangan lupa minum susu ibu hamil. Hal tersebut sangat penting untuk menjamin kuantitas serta kualitas ASI yang ibu produksi. Karena ASI lah sumber nutrisi yang paling dibutuhkan oleh bayi, terutama bayi prematur.

Tidak ada yang perlu dikhawatirkan jika bayi ibu mengkonsumsi ASI dalam jumlah yang cukup setiap hari. Lihat saja seiring berjalannya waktu si kecil akan tumbuh layaknya bayi normal lainnya.

Memperhatikan Berat Badan

Tentu saja karena prematur, bayi mengalami masalah dengan berat badan. Jika dibandingkan dengan bayi normal, berat badannya kemungkinan besar berbeda.

Mungkin hingga usia beberapa bulan nanti, bayi ibu juga masih memiliki berat badan yang rendah. Tapi jangan memberikan makanan sebelum usianya genap 6 bulan ya.

Berikan ASI lebih banyak dan pastikan bayi ibu lebih sering minum ASI. Ketika usianya mencapai 6 bulan, ibu baru membuat program pemberian MPASI yang kaya akan protein. Dengan sendirinya, berat badan si kecil akan naik dan sama seperti bayi normal lainnya.

Hati-Hati Komplikasi

Mungkin hal yang satu ini harus benar-benar diwaspadai. Kebanyakan bayi prematur mengalami komplikasi seperti infeksi, gangguan pernafasan, gangguan pencernaan, dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu, di minggu-minggu pertama setelah kelahiran, sangat disarankan agar ibu rajin konsultasi dengan dokter anak. Hal ini diperlukan untuk memastikan perkembangan organ tubuh bayi ibu baik dan tidak terjadi komplikasi yang perlu dikhawatirkan.

Tentu saja ibu harus ekstra hati-hati merawat sang buah hati di rumah. Pastikan lingkungan di rumah sehat. Sirkulasi udara juga baik dan tidak ada bakteri atau kuman yang bisa dengan mudah menyerang si kecil. Yang pasti, ibu harus memberikan perhatian lebih untuk sang buah hati.

Untuk informasi lebih lengkap, ibu bisa kunjungi website ibudanbalita di www.ibudanbalita.com. Di sana ada hal-hal yang perlu ibu ketahui seputar perkembangan bayi khususnya bayi prematur.

Ibu juga bisa konsultasi online dengan dokter anak di sana. Jadi, apapun keluhan yang mungkin terjadi pada si kecil, ibu bisa langsung tanyakan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*