Banyak Ibu Yang Tidak Menyadari Penyebab Bayi Sembelit

penyebab bayi sembelit mybaby.co.id

Bagi seorang ibu muda, sangat wajar jika ia panik ketika bayi mengalami sembelit. Ia langsung mencari tahu apa penyebab bayi sembelit dan apa yang harus ia lakukan. Sayanngya, kebanyakan ibu muda langsung mencari obat sembelit. Atau jika tidak, mereka langsung menghubungi dokter anak lantaran mereka tidak tahu apa yang seharusnya mereka lakukan.

Yang pasti, memberikan obat bukan cara yang tepat untuk mengatasi sembelit yang dialami oleh anak yang masih kecil. Apalagi bayi, jelas obat-obatan sebaiknya sebisa mungkin dihindari. Ini juga merupakan saran dari dokter anak.

Lalu, apa yang harus ibu lakukan? Solusi terbaik adalah memberikan ASI sebanyak-banyaknya. ASI berbentuk cair sehingga akan mengatasi susah buang air besar atau sembelit. Ini satu-satunya cara yang bisa ibu lakukan ketika bayi ibu berusia di bawah 6 bulan karena pada waktu itu bayi hanya boleh mendapatkan ASI saja.

Lain hal jika bayi ibu sudah di atas 6 bulan. Ibu bisa melakukan hal lain selain memberikan ASI seperti lebih banyak menyiapkan menu MPASI yang mengandung serat, memberikan makanan yang lebih lunak, atau menyiapkan jus buah di siang hari.

Jadi, sebenarnya itu saja yang bisa ibu lakukan. Namun, bukan berarti ibu tidak bisa melakukan upaya lainnya. Tentunya ibu juga harus tahu apa yang menyebabkan bayi sembelit sehingga ibu bisa melakukan pencegahan agar hal ini tidak terjadi lagi.

Berikut ini beberapa penyebab susah buang air besar yang dialami oleh bayi.

  1. Pertama Kali MPASI

Ini merupakan penyebab yang tidak perlu ibu khawatirkan. Wajar jika bayi pertama kali mendapatkan MPASI lalu mengapa sembelit. Sistem pencernaan belum begitu sempurna mencerna makanan yang sedikit lebih kasar.

Namun, bukan berarti ibu tidak boleh membiarkan begitu saja. Tentu ibu sebaiknya melakukan pencegahan. Salah satunya dengan cara membuatkan menu MPASI yang terbuat dari satu bahan saja. Ini bisa dilakukan hingga satu atau minggu sampai si kecil sudah terbiasa dengan menu MPASI. Selain itu, sebaiknya ibu buatkan menu MPASI yang lunak seperti bubur atau buah yang diblender dengan menambahkan ASI atau air. Ibu bisa mengintip menu MPASI untuk bayi 6 bulan di www.ibudanbalita.com.

  1. Terlalu Dini Memberikan Menu MPASI

Banyak ibu yang tidak mengindahkan apa yang disarankan oleh bidan atau dokter anak. Mereka memberikan menu makanan sebelum usianya mencapai 6 bulan. Ini berakibat buruk bagi pencernaan. Yang paling sering terjadi bayi mengalami sembelit.

Ibu harus tahu sembelit tersebut disebabkan sistem pencernaan belum siap untuk mencerna makanan selain ASI. Itulah sebenarnya yang ingin dikatakan oleh bidan atau dokter anak mengapa bayi hanya diperbolehkan minum ASI ketika usianya belum mencapai 6 bulan.

  1. Minum Susu Formula

Sebenarnya, boleh saja si kecil mengkonsumsi susu formula asalkan usianya sudah mencapai 1 tahun. Itupun bukan asal susu balita yang justru bisa menyebabkan munculnya masalah pencernaan. Susu Frisian Flag Jelajah menjadi susu balita 1 tahun terbaik.

Namun, jika belum berusia 1 tahun, susu formula sebaiknya dihindari. Sufor inilah yang bisa menjadi penyebab bayi susah buang air besar.

  1. Makanan Rendah Serat

Orang dewasa pun bisa mengalami sembelit jika kurang mengkonsumsi makanan yang berserat. Apalagi bayi. Untuk menu MPASI yang sehat, ibu tidak boleh asal memberikan makanan yang alami saja. Pastikan juga kebutuhan serat terpenuhi dengan memilihkan menu MPASI yang tepat.

  1. Makan Terlalu Banyak

Senang sekali ya bu jika melihat si kecil makan dengan lahap. Namun, ibu harus tetap mengontrol. Jangan sampai anak terlalu lahap makan sampai terlalu kenyang. Jika terlalu banyak makan dan tidak diimbangi dengan minuman, maka yang terjadi adalah sembelit.

Sebaiknya ibu bisa memperkirakan seberapa banyak porsi makan untuk sang buah hati. Jika menurut ibu terlalu banyak, maka stop menyuapinya terus. Akan lebih baik jika ibu memberikan porsi kecil namun sering daripada memberikan porsi banyak namun hanya sekali.

Apakah ada perawatan lain yang bisa ibu lakukan ketika bayi mengalami sembelit? Selain memberikan banyak ASI, cairan, dan makanan yang berserat, sebenarnya ada hal yang bisa ibu lakukan agar sembelit lebih cepat diatasi, yaitu dengan mengolesi perut si kecil dengan minyak telon. Olesi perut si kecil dengan minyak telon sambil mengurut ke arah bawah. Namun, ibu harus hati. Jangan terlalu keras ketika mengurut perut si kecil.

Cara ini biasanya dilakukan oleh para therapist ketika ada masalah pencernaan pada si kecil. Ibu bisa konsultasi dengan pakarnya langsung di situs Ibu dan Balita agar lebih tahu bagaimana cara massaging bayi, entah itu untuk menghilangkan lelah atau untuk mengatasi sembelit.

Ibu memang repot sekali ketika harus merawat dan membesarkan sang buah hati. Akan tetapi, sebaiknya ibu menjadikan momen ini sebagai momen yang tepat untuk belajar tentang kesehatan anak. Dengan demikian, ibu akan terus termotivasi untuk belajar hal lain lagi mengenai kesehatan.

Selain itu, ibu juga perlu belajar tentang parenting. Ini juga tak kalah penting dibandingkan dengan kesehatan. Parenting ini menentukan apakah ibu berhasil mendidik anak atau tidak. Ikuti forum ibu dan balita karena di sana banyak sekali diskusi mengenai parenting.  Di forum tersebut juga dibahas hal-hal tentang bagaimana menjaga kesehatan bayi serta bagaimana mengatasi masalah kesehatan yang dialami oleh si kecil, tak terkecuali tentang solusi serta apa penyebab bayi sembelit.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*