Balita Sering Batuk Dan Pilek Itu Wajar Lho

Balita Sering Batuk Dan Pilek Wajar www.friso.co.id

Khawatir sekali jika balita batuk dan pilek. Namun, para ahli kesehatan anak mengatakan hal tersebut sangat wajar. Dan bahkan, itu cara yang tepat bagi balita untuk beradaptasi dengan lingkungan serta memperkuat kesehatan tubuhnya sendiri.

Akan tetapi, karena ada yang wajar, tentu saja ada yang tidak wajar. Kewajaran itu ada ukurannya.

Batuk Dan Pilek Yang Wajar Dialami Balita

Sebagai orang awam mengenai ilmu kesehatan, orang tua hanya menggunakan kata “sering” jika menganggap balita mudah sekali terkena batuk dan pilek. Mereka tidak tahu ukuran keseringan itu seperti apa. Berapa kali balita batuk dan pilek selama satu bulan atau satu tahun.

Lain hal jika dokter anak yang berbicara. Wajar jika balita terkena batuk dan pilek selama 6-10 kali dalam satu tahun. Jadi, jika balita ibu mengalami batuk dan pilek lebih dari 10 kali dalam satu tahun, itu baru tidak wajar.

Meskipun demikian, bukan berarti ibu tidak perlu melakukan apapun jika masih dalam tahap yang wajar. Tetap saja ibu harus tahu cara penanganan yang tepat jika balita batuk dan pilek.

Lupakan Memberikan Obat

Kenapa ketika batuk dan pilek balita sebaiknya tidak diberi obat?

Ada dua alasannya.

  1. Menghindari Ketergantungan Terhadap Obat

Semakin sering mendapatkan obat ketika sakit, maka balita akan semakin berketergantungan dengan obat.

Karena pada dasarnya tubuh sudah memiliki sistem sendiri untuk melakukan penyembuhan. Yang perlu ibu lakukan hanyalah bagaimana membuat tubuh lebih cepat dalam melakukan penyembuhan.

  1. Obat Tidak Efektif Untuk Balita

Para ahli medis mengatakan ternyata obat-obatan apapun itu tidak bisa bekerja efektif jika anak ibu masih berusia lima tahun ke bawah. Obat baru bisa efektif ketika usia sang buah hati di atas 5 tahun.

Lalu, apa yang harus ibu lakukan jika balita batuk dan pilek?

Mengenal Penyebab Batuk Dan Pilek

Sebelum mengetahui apa yang sebaiknya ibu lakukan, harus ibu pahami terlebih dahulu bawasannya batuk dan pilek yang dialami oleh balita itu disebabkan oleh virus. Ada ratusan virus yang bisa masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan penyakit, tak terkecuali batuk dan pilek.

Selain itu, penyakit tersebut juga disebabkan oleh kekebalan tubuh balita yang rendah sekali. Di satu sisi, balita suka melakukan eksplorasi dengan memagang benda-benda yang baru ia kenal, di sisi yang lain kekebalan tubuhnya rendah. Makanya, balita mudah sekali terkena penyakit.

Oleh sebab itu, ketika balita sedang batuk dan pilek, tidak ad acara lain selain membuat si kecil lebih banyak istirahat. Karena istirahat akan membuat tubuhnya menghimpun kekuatan untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh yang digunakan untuk menangkis virus penyebab batuk dan pilek.

Selain itu, ada juga yang bisa ibu lakukan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Ibu mulai mencari menu makanan si kecil yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Yang paling mudah adalah memberikan susu Friso yang nutrisinya lengkap dan seimbang. Kandungan probiotiknya sangat membantu untuk mendongkrat sistem kekebalan tubuh balita. Dengan demikian, virus akan dibasmi dan ia akan sembuh dari batuk dan pilek.

Memang kadar kewajaran balita pilek itu di bawah 10 kali dalam satu tahun. Namun, ibu juga harus perhatikan lamanya pilek yang dialami oleh si kecil. Jika batuk dan pilek dialami selama lebih dari 1 minggu dan bahkan disertai dengan demam, maka sebaiknya ibu langsung konsultasi dengan dokter anak. Ibu bisa konsultasi kesehatan secara online juga di www.friso.co.id.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*