Balita Muntah Tak Selalu Disebabkan Masalah Saluran Cerna

ibudanbalita https://www.facebook.com/ibudanbalita

Ibu harus tahu jika muntah itu tidak hanya disebabkan adanya masalah pada saluran cerna. Kebanyakan orang tua memahami jika balita mengalami mual dan muntah, itu artinya ada masalah dengan sistem pencernaannya. Bisa disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi atau kotoran yang masuk melalui mulut.

Sebenarnya tidak itu saja faktor penyebabnya. Ibu harus tahu kemungkinan faktor penyebab lainnya agar tahu apa tindakan yang tepat untuk ibu lakukan.

Penyebab Muntah Pada Balita

Jika ibu seorang ahli medis, mungkin ibu sudah tidak asing lagi dengan hal-hal yang berkaitan dengan virus. Ternyata ini juga menjadi salah satu faktor penyebab utama kenapa balita mengalami muntah.

Namanya virus gastroenteristis. Virus ini pula yang sering menyebabkan balita mengalami diare. Dan muntah merupakan gejala lainnya.

Ibu perlu berhati-hati jika balita mengalami muntah dan disertai dengan diare selama lebih dari 3 hari. Ada kemungkinan hal tersebut disebabkan adanya infeksi virus tersebut.

Biasanya tubuh si kecil terlihat sangat lemah. Selain itu, ia juga terlihat kekurangan cairan atau dehidrasi.

Tidak ada cara lain selain membawanya ke dokter anak untuk mendapatkan treatment secepatnya.

Stenosis Pilorus juga bisa menyebab muntah. Ini biasanya terjadi pada bayi. Masalah ini muncul karena adanya penyempitan pada bagian ujung lubang keluar makanan menuju ke anus. Walhasil, beberapa makanan kembali lagi ke mulut.

Jika hal ini terjadi terus menerus dan berat badan bayi cenderung stagnan atau bahkan menurun, sebaiknya ibu konsultasikan dengan bidan atau dokter anak secara langsung. Pasalnya, beberapa kasus seperti ini berakhir di meja operasi.

Fakto makanan juga bisa menjadi penyebabnya. Sebagai orang tua, ibu harus memperhatikan jenis makanan apa saja yang sering membuat si kecil muntah. Dan itu artinya ada kandungan yang menyebabkan muntah tersebut terjadi.

Jadi, muntah tidak hanya disebabkan oleh faktor sistem pencernaan yang kurang baik. Memang pada dasarnya itu yang menjadi inti masalahnya. Namun, ada rangkaian penyebab lainnya yang harus ibu ketahui. Dengan mengetahui faktor penyebab tersebut, ibu bisa menentukan penanganan seperti apa yang seharusnya ibu lakukan.

Mewaspadai Muntah

Tentu saja mewaspadai merupakan cara yang paling tepat daripada mengobati. Untuk itu, ibu bisa membaca lebih banyak artikel tentang bagaimana mengantisipasi muntah pada balita di ibudanbalita.

Ibu juga bisa bergabung dengan forum ibu dan balita di mana ibu bisa bercerita dan saling tukar informasi seputar kesehatan balita.

Atau, ibu juga bisa konsultasi dengan dotker secara online. Daftarkan diri ibu dan dapatkan semua fasilitas yang ditawarkan melalui website tersebut.

Yang pasti, muntah tidak boleh dianggap sepele. Memang muntah terlihat sebagai keluhan kesehatan yang tidak perlu dikhawatirkan.

Akan tetapi, jika ibu tahu beberapa faktor penyebab tersebut di atas, ibu pasti khawatir, bukan? Jangan sampai muntah yang dialami oleh si kecil harus berakhir di meja operasi.

Diperlukan cara pencegahan yang tepat agar hal terburuk tidak terjadi. Kalaupun si kecil mengalami muntah, ibu harus tahu apa yang harus ibu lakukan sebagai langkah awal.

Berikan lebih banyak cairan agar ia tidak mengalami dehidrasi. Siapkan makanan yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh sehingga jika ternyata virus yang menjadi penyebab muntah, maka tubuh balita itu sendiri bisa membasmi virus tersebut.

Ibu bisa temukan lebih banyak lagi informasi seputar kesehatan balita di situs ibu dan balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*