Bahaya Belajar Jalan Menggunakan Baby Walker

belajar jalan www.facebook.com/ibudanbalita

Belajar jalan itu merupakan proses yang panjang. Bagi anak, belajar berjalan menjadi tanda bahwa tumbuh kembangnya normal dan sangat signifikan.

Hanya saja, terkadang orang tua ingin sekali anaknya cepat berjalan. Akhirnya, mereka membelikan alat bantu berupa baby walker. Apakah ibu juga membelikan alat ini?

Jika belum, sebaiknya ibu pertimbangkan dulu seberapa besar manfaat dan seberapa besar madhorot (sisi negatif) alat yang disebut alat bantu belajar berjalan untuk anak ini.

Tanpa meniadakan sisi positif dari alat ini, berikut beberapa alasan para orang tua yang merasa tidak ada gunanya membelikan baby walker. Dan justru mereka menganggap bahaya jika menggunakan alat ini.

Untuk lebih lengkapnya, berikut ulasannya.

Bahaya Baby Walker

Sekali lagi, tulisan ini tidak untuk meniadakan manfaat baby walker. Tentu saja ada manfaat yang bisa ibu dapatkan ketika membelikan baby walker. Alat ini akan membuat anak senang dan membantu belajar jalan pada anak.

Namun, tentu saja ada beberapa pertimbangan lain yang harus ibu perhatikan sebelum akhirnya mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk membelikan alat ini. Salah satu bahaya yang dipernah diceritakan oleh orang tua yang membelikan baby walker adalah bahaya jatuh. Baby walker ini memilik roda agar anak bisa bergerak dan berjalan dengan cepat. Ibu bisa bayangkan jika ibu lengah sedikit. Maka bukan tidak mungkin anak ibu akan bergerak jauh dan jatuh jika mungkin ada lantai yang tingginya sedikit lebih rendah.

Akan lebih bahaya lagi jika ibu mengasuh anak di lantai dua. Ibu harus benar-benar memperhatika pergerakan anak. Jangan sampai sedetik pun ibu lengah karena bisa sangat fatal jika anak ibu sudah mulai bergerak dan berjalan cepat menggunakan alat ini.

Bahaya yang lain itu seputar pertumbuhan anak, Dalam hal ini lebih pada pertumbuhan tulang. Apakah ibu tahu kenapa ada anak yang telat berjalan? Salah satu faktornya adalah struktur tulang kaki yang belum kuat. Itulah mengapa dokter anak selalu menjelaskan bahwa anak itu tidak harus diajari berjalan jika belum waktunya. Hal ini dikarenakan struktur tulang kakinya belum kuat menopang tubuhnya yang kecil.

Lalu, ibu bisa bayangkan jika ibu mengandalkan alat bantu belajar jalan baby walker ini. Karena anak terbiasa dengan alat bantu yang menopang tubuhya tersebut, maka pertumbuhan tulang akan sedikit terganggu. Tentu saja kekuatan tulangnya berbeda dengan anak yang secara alami belajar berjalan tanpa menggunakan alat apapun.

Tentu saja dua hal tersebut akan menjadi pertimbangan sendiri ketika ibu akan membelikan baby walker. Banyak sekali dokter anak sebenarnya tidak menyarankan ibu membelikan alat bantu jalan ini. Tidak membelikan bukan berarti ibu tidak memberikan kasih sayang kepada si kecil. Justru ibu sayang sekali dengan si kecil karena ibu ingin si kecil tumbuh normal.

Baby walker dan Kasih Sayang

Kenapa ibu membelikan baby walker? Kebanyakan akan menjawab agar anak cepat bisa berjalan. Namun, di sisi lain, baby walker ini menujukkan ibu kurang memberikan kasih sayang. Ibu tergantung pada alat sehingga ibu tidak perlu bersusah payah menuntun dan mengajari anak untuk berjalan. Inilah yang sering terjadi. Karena ibu sibuk, maka mereka membelikan alat ini.

Tentu saja setiap ibu memiliki alasan tersendiri. Akan tetapi, apakah tidak lebih baik ibu terlibat terus detik demi detik dalam hal pertumbuhan anak, termasuk proses si kecil belajar jalan?

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*