Bahagia, Itu Kunci Perkembangan Janin Baik

perkembangan janin https://www.facebook.com/ibudanbalita

Perkembangan janin memang tidak hanya ditentukan dari nutrisi saja ya bu. Itu yang semua ibu hamil harus ketahui. Untuk memastikan janin dalam kandungan berkembang baik dan normal, tidak cukup hanya dengan memastikan nutrisi dari makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari tercukupi.

Ternyata, perasaan bahagia saat mengandung itu juga secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan janin lho. Tidak percaya? Berikut penjelasan selengkapnya.

Bahagia dan Pengaruhnya terhadap Perkembangan Bayi dalam Kandungan

Sudah bukan rahasia lagi jika seorang ibu hamil itu lebih sering marah daripada bahagia. Hal ini disebabkan oleh hormone di dalam tubuh ibu hamil. Pengaruh produksi hormone yang berlebih saat sedang mengandung mengakibatkan mood swings, yaitu perasaan sedih dan marah yang muncul secara tiba-tiba. Bahkan, sepertinya rasa sedih dan marah tersebut muncul tanpa ada penyebabnya.

Belum lagi dengan faktor eksternal seperti tuntutan pekerjaan, deadline yang semakin dekat, dan lain sebagainya. Stres memicu ibu hamil menjadi tempremental dan tidak bisa menjalani masa hamil dengan bahagia.

Lalu, apa hubungannya dengan perkembangan janin? Tentu saja ada hubungannya. Kebanyakan ibu hamil yang sering sedih dan stres kehilangan nafsu makan. Tiba-tiba saja makanan yang selama ini difavoritkan terlihat seperti makanan yang sama sekali tidak enak. Akibatnya, nutrisi yang seharusnya dibutuhkan oleh janin untuk berkembang tidak terpenuhi.

Lebih dari itu, dr. Soedjatmiko, Sp.A(K) M. Si juga mengatakan ada pengaruh antara bahagia dengan perkembangan janin. Menurut dokter anak tersebut, ibu yang tidak bahagia memicu janin tidak bahagia juga sehingga ketika lahir nanti, anak ibu akan mudah sekali bersedih.

Lebih dari itu, dokter anak tersebut juga menjelaskan ada hormone yang disalurkan melalui plasenta ketika ibu hamil merasa sedih lho. Hormone itupun yang mempengaruhi perasaan janin dalam kandungan. Itulah mengapa sangat diharapkan selama masa kehamilan, seorang ibu hamil lebih sering bahagia daripada bersedih dengan harapan hormone bahagia lah yang disalurkan ke sistem saraf janin melalui plasenta sehingga anak ibu nanti lahir dalam keadaan bahagia dan tumbuh menjadi anak yang bahagia.

Jadi, jelas sudah ada hal yang mempengaruhi antara rasa bahagia ibu hamil dengan perkembangan janin, bukan? Oleh sebab itu, usahakan agar ibu selalu bahagia ya karena itu berkaitan dengan janin yang ibu kandungan sekarang.

Cara agar Ibu Hamil Selalu Bahagia

Tentu banyak sekali cara yang bisa ibu lakukan agar selalu bahagia selama masa kehamilan. Namun, terkadang cara tersebut tidak manjur ya.

Sebenarnya, resep agar ibu selalu bahagia itu satu, yaitu menjaga keharmonisan dengan suami. Hal ini dikarekanan terkadang ibu merasa sedih karena ada masalah dengan suami. Jadi, mintalah suami ibu agar menjaga perasaan ibu agar selalu bahagia. Ajaklah suami untuk jalan-jalan ketika weekend. Usahakan apapun kegiatan selama masa kehamilan itu dengan suami.

Kemudian, hindari negative thinking. Seberapa banyak pun kegiatan menyenangkan yang ibu lakukan hasilnya akan nol besar jika ibu selalu memikirkan hal-hal yang negatif. Jangan terlalu khawatir dengan perkembangan janin. Jangan pula terlalu khawatir dengan finansial bagaimana untuk membersarkan anak nanti. Jalani saja dengan senyuman karena tok negative thinking tidak membuat masalah selesai.

Perkembangan janin menjadi fokus utama saat ini. Jadi, yang perlu ibu lakukan adalah bahagia. Karena dengan bahagia, ibu tidak akan membahayakan perkembangan janin.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*