Aturan Pemberian Susu Balita Terbaik Yang Sering Diabaikan

friso.co.id

Bisa saja ibu sudah yakin memilih susu balita terbaik. Hal ini disebabkan ibu sudah melakukan penelitian, browsing di internet, bahkan konsultasi dengan pakar kesehatan anak. Namun, apakah anak ibu sudah mendapatkan semua kebaikan dari susu balita tersebut? Ini pertanyaan pentingnya.

Jangan sampai ibu sudah mengeluarkan banyak uang untuk membeli susu balita yang terbaik yang mungkin harganya paling mahal daripada merk susu untuk balita lainnya. Akan tetapi, karena ibu mengabaikan aturan pemberian susu, maka sang buah hati tidak mendapatkan semua kebaikan dari susu tersebut. Bahkan, mungkin saja justru anak ibu mendapatkan efek sampingnya saja.

Jangan Abaikan Aturan Pemberian Susu

Ada lho bu balita yang mengalami masalah kesehatan gara-gara mengkonsumsi susu balita. Bisa saja susu balita yang dipilih kurang tepat. Atau kehigienisan tidak terjaga. Namun, kebanyakan hal ini disebabkan karena para orang tua mengabaikan aturan pemberian susu.

  • Memberikan Sesuai Takaran

Takaran apa? Tentu saja takaran sesuai dengan merk susu yang ibu pilih. Dalam hal ini, takaran susu berbeda antara merk satu dengan yang lain. Jika ibu membeli susu balita berupa susu Friso, maka ada sendok takar yang sudah dipastikan sesuai dengan takaran susu yang direkomendasikan oleh pakar perkembangan anak.

Susu Friso ada dua. Yang pertama adalah susu Friso Gold 3. Ini susu balita usia 1-3 tahun. Yang kedua adalah susu Friso Gold 4. Yang satu ini diformulasikan untuk anak usia 4-12 tahun. Ibu bisa dapatkan susu terbaik untuk balita ini di www.friso.co.id.

  • Frekuensi Pemberian Susu

Ada satu hal yang mungkin ibu belum tahu. Para ahli kesehatan anak menyarankan agar pemberian susu untuk balita harus dikurangi. Semakin dewasa, maka sebaiknya frekuensi pemberian susu dikurangi. Jika ketika usianya 1 tahun ibu memberikan susu lebih dari 3 kali, sebaiknya sekarang ketika usianya menginjak 2 tahun ibu hanya berikan 2-3 kali saja.

Tentu ada alasannya. Dengan memberikan susu balita terlalu sering, maka anak cenderung merasa kenyang. Akhirnya, ia mungkin kehilangan nafsu makan. Atau anak ibu makan makanan hanya dalam porsi yang sedikit. Selain itu, dengan mengurangi pemberian susu, maka anak bisa mencoba jenis minuman lainnya seperti jus buah. Itulah alasan utama kenapa sebaiknya pemberian susu balita yang terbaik sebaiknya dikurangi.

Dua hal tersebut sepertinya sudah sangat cukup untuk memastikan balita mendapatkan semua manfaat dari susu. Dalam waktu yang sama, si kecil juga bisa terhindari dari masalah yang bisa saja disebabkan oleh susu.

Masalah Kesehatan Karena Susu

Ada baiknya ibu membaca intruksi yang tertara di dalam bungkus susu sebelum memberikan susu kepada sang buah hati. Hal tersebut sangat penting agar si kecil terhindar dari masalah kesehatan yang disebabkan oleh pemberian susu yang tidak sesuai dengan aturan.

  • Obesitas

Obesitas atau kegemukan menjadi hal yang paling sering terjadi pada balita. Hal ini memang dipengaruh oleh banyak faktor. Terlepas dari berbagai faktor, susu balita bisa menjadi salah satu faktor utamanya.

Susu mengandung protein yang cukup tinggi. Selain itu, ada juga nutrisi lainnya seperti vitamin, kalsium, dan lain sebagainya. Jika kandungan tersebut berlebihan lantaran ibu terlalu sering memberikan susu atau memberikan susu dengan takaran berlebihan, maka bukan tidak mungkin balita ibu akan mengalami obesitas.

Meskipun demikian, ibu tidak boleh asal memvonis anak yang mengalami obesitas disebabkan oleh susu. Bisa saja hal tersebut dikarenakan kurangnya aktivitas anak karena terlalu sering berada di dalam rumah menonton TV atau bermain game gadget.

  • Sembelit

Efek buruk lain yang juga sering terjadi adalah sembelit. Biasanya ini terjadi pada awal pemberian susu terbaik untuk balita. Namun, tidak menutup kemungkinan masalah kesehatan pencernaan yang satu ini terjadi karena ibu tidak mematuhi aturan pemberian susu. Susu yang terlalu kental bisa memicu si kecil mengalami masalah kesehatan pencernaan berupa sembelit lho. Jadi, ibu harus hati-hati.

  • Anemia

Ini yang harus diantisipasi. Jika si kecil terlihat tidak bersemangat, lemas, dan lesu, bisa saja ia mengalami anemia. Ibu bisa segera berkonsultasi dengan dokter anak agar ibu mengetahui apakah benar anak mengalami anemia dan bagaimana mengatasi hal ini.

Anemia bisa disebabkan oleh banyak hal. Yang pasti, menurut kaca mata medis, anemia disebabkan oleh kurangnya zat besi atau yang disebut dengan defisiensi besi. Terlalu banyak minum susu sapi bisa menyebabkan hal ini. Pasalnya, selain kandungan zat besi yang rendah, susu sapi juga ternyata menghambat penyerapan zat besi yang didapatkan oleh tubuh dari makanan yang dikonsumsi oleh si kecil.

Jadi, tugas ibu belum selesai. Setelah ibu menemukan susu balita terbaik, tugas selanjutnya adalah memastikan bawasannya ibu memberikan susu sesuai dengan aturan. Jika anak ibu memiliki berat badan yang ideal dan tidak mengalami masalah kesehatan, maka ibu berarti sudah berhasil memberikan susu yang terbaik sesuai dengan aturan. Namun, jika sebaliknya, sebaiknya ibu review dulu bagaimana si kecil mengkonsumsi susu.

Tentu masalah kesehatan yang dialami oleh sang buah hati tidak hanya disebabkan oleh pemberian susu yang tidak sesuai aturan. Ada faktor lainnya yang juga berpengaruh. Untuk itu, ibu bisa bergabung dengan forum ibu atau tanya pakar secara online di situs Friso. Di sana ibu akan mendapatkan banyak informasi tentang kesehatan anak, lebih dari dari sekedar informasi mengenai susu balita terbaik.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*