Apapun Resep MPASI 6 Bulan, Prinsipnya Harus AFATVAH

Makanan bayi 7 bulan Formula Feeding Chart

Sebenarnya, tidak sulit untuk mencari resep MPASI 6 bulan. Asalkan sudah sesuai dengan prinsip AFATVAH, ibu bisa pastikan menu makanan si kecil sudah sesuai dengan yang ia butuhkan.

Apa itu AFATVAH? Ini hanya istilah yang digunakan untuk mengingatkan bahwasannya menu MPASI bayi 6 bulan harus sesuai dengan yang ditetapkan oleh ahli gizi. Lalu, seperti apa itu? Dan apa yang dimaksud dengan AFATVAH? Berikut ini penjelasan selengkapnya.

Prinsip AFATVAH Resep MPASI Bayi 6 Bulan

Istilah AFAVTAH ini merupakan singkatan dari Age, Frequency, Texture, Variety, Active Response, dan Hygiene. Untuk lebih jelasnya, berikut ini penjelasan dari AFATVAH.

  1. Age

Yang pertama adalah Age. Dalam Bahasa Indonesia, Age artinya usia. Jadi, MPASI itu hanya diberikan untuk bayi yang usianya sudah mencapai 6 bulan. Tidak disarankan memberikan menu MPASI di bawah usia 6 bulan karena bisa berisiko. Umumnya, bayi yang terlalu dini mendapatkan makanan selain ASI mengalami alergi. Bahkan, ada juga bayi yang terkena masalah pencernaan, terutama susah buang air besar. Hal ini disebabkan sistem pencernaanya belum siap mencerna makanan selain ASI.

  1. Frequency

Selanjutnya adalah frequency atau keseringan. Seberapa sering ibu harus memberikan resep MPASI untuk bayi 6 bulan? Awalnya, ibu cukup memberikan dua kali setiap hari saja. Jangan samakan dengan orang dewasa yang secara umum mengkonsumsi makanan tiga kali sehari.

Ibu tidak perlu khawatir karena ini sudah sesuai dengan saran dari ahli kesehatan. Pertama, bayi 6 bulan belum membutuhkan asupan nutrisi sebanyak orang dewasa sehingga memberikan makanan dua kali saja sudah cukup. Yang kedua, bayi tetap mendapatkan asupan gizi dari ASI yang pada kenyataannya nutrisi di dalam ASI itu lengkap dan seimbang. Jadi, ibu tidak perlu takut bayi kelaparan karena ibu hanya berikan makanan 2 kali saja.

  1. Amount

Amount ini artinya jumlah. Ketika ibu baru pertama kali memberikan menu MPASI bayi 6 bulan, ibu tidak perlu memberikan dalam jumlah yang banyak. Porsi 2 sampai 3 sendok bubur semi kental saja sudah cukup. Baru kemudian, ibu bisa tambahkan sedikit demi sedikit secara bertahap setiap hari.

Ini diperlukan agar sistem pencernaan semakin siap. Memberikan menu MPASI terlalu banyak saat pertama kali usianya baru menginjak 6 bulan bisa menyebabkan si kecil mengalami masalah seperti susah buang air besar. Hal ini disebabkan sistem pencernaan belum siap mencerna makanan secara sempurna.

  1. Texture

Hampir semua orang tua memberikan bubur sebagai resep menu pendamping ASI 6 bulan. Ini merupakan pilihan yang tepat.

Akan tetapi, sebaiknya ibu tidak membuatkan bubur yang terlalu encer. Pastikan tekstur buburnya semi kental karena ini menunjukkan kandungan kalori di dalam bubur tersebut. Semakin hari tekstur menu makanan yang ibu buatkan harus semakin kasar. Ini diperlukan sebagai cara agar gigi tumbuh lebih cepat. Menurut pakar perkembangan anak, gigi susu itu tumbuh lebih cepat ketika anak mengkonsumsi makanan yang kasar.

  1. Variety

Variety artinya keragaman. Banyak orang tua yang merasa kesulitan mencari resep MPASI bayi 6 bulan. Akhirnya, mereka selalu membuatkan bubur setiap hari. Padahal, banyak lho resep MPASI yang bisa ibu coba.

Contohnya saja menu berupa kentang yang diblender. Akan lebih baik juga jika ibu membuatkan menu MPASI berupa singkong ungu yang diblender. Yang pasti, ibu harus memberikan menu makanan yang beragam. Tujuannya agar si kecil mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangannya. Selain itu, ini juga sebagai cara untuk mengenalkan berbagai jenis makanan kepada sang buah hati.

  1. Active-Response

Apakah ibu selama ini yang menawarkan makanan untuk si kecil? Sebaiknya jangan. Akan lebih baik jika si kecil sendiri yang minta. Ini yang disebut dengan active-response.

Dengan cara ini, anak secara alamiah akan meminta makanan. Walhasil, ia pun akan makan dengan porsi yang banyak sesuai dengan kebutuhan,

  1. Hygiene

Menjaga kebersihan makanan menjadi hal yang paling utama. Selain itu, ibu juga harus menjaga kebersihan alat makan sang buah hati. Ibu bisa menyiapkan alat membersihkan perabotan makanan si kecil secara khusus. Begitu juga dengan sabunnya. Dengan demikian, kebersihan bisa lebih terjamin.

Jadi, itulah prinsip dari resep MPASI bayi usia 6 bulan. Apakah ibu sudah menerapkan prinsip tersebut?

ASI Tetap Diperlukan

Meskipun ibu sudah memberikan MPASI, tetap saja ibu harus berikan ASI. ASI ini sebaiknya diperoleh si kecil sampai usianya menginjak 2 tahun. Hanya saja, ketika usianya 1 tahun, ibu bisa mulai mengenalkan susu balita. Pastikan ibu memilih Nestle NANkid pHPro 3 karena susu inilah yang memiliki kandungan nutrisi sesuai dengan yang dibutuhkan oleh balita.

Terlepas dari hal tersebut, ASI tetap menjadi sumber nutrisi yang terbaik setidaknya sampai usia balita 2 tahun. Ibu bisa menyapih ketika usia si kecil mencapai 2 tahun. Membiarkan sang buah hati terus minum ASI lewat 2 tahun bisa sangat berbahaya. Ibu akan semakin sulit menyapih jika masanya sudah lewat. Selain itu, si kecil tidak belajar mandiri karena merasa masih memiliki ketergantungan dengan sang ibu.

Jadi, menu MPASI apa yang akan ibu siapkan hari ini? Ingat penjelasan tersebut di atas. Apapun resep MPASI 6 bulan yang ibu buat, pastikan sesuai dengan prinsip AFATVAH.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*