Apakah Si Kecil Akhir-Akhir Ini Terlihat Kurang Semangat?

Ibu dan balita www.ibudanbalita.com
Ibu dan balita

www.ibudanbalita.com

Terkadang si kecil terlihat ceria dan penuh semangat. Namun, tak jarang juga ia terlihat lemas dan tidak semangat. Mungkinkah ia sedang sakit? Ketika anak tidak semangat, bukan berarti ia sedang sakit ya bu. Bisa juga ia kekurangan zat besi.

Ibu tahu apa itu zat besi? Untuk lebih lengkapnya ibu bisa membaca apa fungsi zat besi berikut ini serta makanan apa yang mengandung zat besi sehingga si kecil ceria dan semangat kembali.

Peran Zat Besi untuk Kesehatan Anak

Kebanyakan literatur menjelaskan bawasannya zat besi itu dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah di dalam tubuh. Jika sel darah merah kurang, maka seseorang akan mengalami anemia atau yang sering disebut dengan kurang darah. Akibatnya ia akan lemas dan kurang bertenaga.

Namun, tahukah ibu jika sel darah merah ini juga sangat penting untuk semua organ tubuh? Jika ibu mengetahui lebih mendalam tentang fungsi atau peran sel darah merah, maka ibu akan tahu betapa pentingnya memenuhi kebutuhan zat besi setiap hari.

Salah satu fungsi sel darah merah adalah menghantarkan oksigen ke seluruh organ di dalam tubuh. Jika oksigen tidak tersalurkan dengan baik, maka organ tubuh tidak bisa berperan dengan maksimal.

Jadi, tidak hanya anemia saja, tapi juga resiko masalah kesehatan lainnya juga bisa terjadi.

Namun, yang paling mudah untuk dilihat adalah lemas. Anak yang kurang zat besi sering terlihat lemas. Ini yang paling sering terlihat.

Padahal, ada resiko lain yang tak kalah berbahaya lho bu. Untuk itu, ibu harus bisa memenuhi kebutuhan zat besi dengan cara memberikan menu makanan yang tepat.

Menu Makanan Kaya Zat Besi

Ada dua jenis makanan yang mengandung zat besi. Yang pertama adalah zat besi dari makanan hewani. Dalam hal ini, hati sapi menempati posisi yang cukup tinggi karena kandungan zat besi di dalam hati sapi yang sangat tinggi.

Sayangnya, terkadang balita tidak mau mengkonsumsi hati sapi lantaran baunya yang menyengat. Ibu bisa ganti dengan menu lainnya seperti sarden, daging bebek, atau daging sapi.

Jenis makanan yang kedua adalah makanan non heme atau bukan hewan. Banyak sekali opsi menu makanan bukan hewan yang mengandung zat besi seperti kentang, bayam, kedelai, dan tomat.

Jadi, sebenarnya tidak sulit untuk menyiapkan makanan sehat yang kaya akan kandungan zat besinya. Hanya saja, ibu mau apa tidak?

Ibu bisa mengintip beberapa menu kreasi makanan untuk balita yang tampilannya menarik dan bergizi di www.ibudanbalita.com

Makanan untuk anak harus menarik untuk mengundang selera makan si kecil. Jika ibu merasa anak susah makan, ini bisa menjadi cara ampuh untuk mengembalikan selera makan sang buah hati.

Situs ibu dan balita sebenarnya bukan hanya situs yang menyediakan menu makanan untuk balita saja. Di sana ibu juga bisa membaca artikel kesehatan dan perkembangan balita.

Selain itu, ibu juga bisa berkonsulasi dengan dokter anak secara online. Ibu hanya perlu mendaftarkan diri terlebih dahulu lalu ibu bisa langsung bertanya dengan pakar perkembangan anak di sana.

Ada juga forum untuk para orang tua. Ibu bisa berbagi cerita atau berbagi informasi seputar perkembangan anak. Bukan tidak mungkin ibu bisa mendapatkan informasi terupdate seputar perkembangan anak yang tidak ibu dapatkan dari situs atau forum yang lain.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*