Apakah Sate termasuk Makanan Ibu Hamil yang Diperbolehkan untuk Mengobati Anemia?

makanan ibu hamil www.facebook.com/ibudanbalita

Makanan untuk ibu hamil jumlahnya sangat banyak. Namun, bagaimana dengan makaan sehat yang sekaligus mengobati keluhan yang sering terjadi saat kehamilan seperti anemia? Ternyata jumlahnya juga banyak. Hanya saja, jangan sekali-kali ibu mengkonsumsi sate kambing ketika ibu merasa anemia. Tentu saja bukan tanpa alasan.

Kebanyakan orang memahami bahwa sate kambing bisa menaikkan darah atau mengobati anemia. Namun, sate kambing tidak baik dikonsumsi saat hami. Sate termasuk hidangan makanan yang tidak matang sempurna sehingga dikhawatirkan menimbulkan hal buruk bagi perkembangan janin. Selain itu, sate kambing menimbulkan panas pada lambung.

Itulah alasan kenapa para dokter kandungan tidak menyarankan menjadikan sate sebagai makanan ibu hamil yang sehat dan mengobati anemia. Lalu, apa makanan yang sehat yang bisa mengobati anemia saat hamil?

Makanan Sehat Sekaligus Obat Anemia untuk Ibu Hamil

Yang jelas, sate tidak termasuk di dalam kriteria makanan sehat yang bisa mengobati anemia pada saat hamil. Justru sate itu berbahaya karena sate termasuk makanan yang yang dimasak namun tidak sepenuhnya matang. Apalagi jika sate tersebut sate daging sapi. Akan lebih berbahaya lagi karena ada kandungan lemak yang tinggi dalam daging sapi.

Lalu, apa saja makanan penambah darah yang diperbolehkan untuk ibu hamil? Salah satunya adalah telur. Selain mengandung protein yang cukup tinggi, telur juga mengandung zat besi, terutama pada kuning telurnya. Mengkonsumsi telur pada waktu terkena anemia akan mempertahankan jumlah hemoglobin saat kehamilan. Ada banyak jenis masakan yang bisa ibu coba dengan menggunakan telur sebagai bahan utama seperti omelet, telur ceplok sambal goreng, sayur santan telur ceplok, dan lain sebagainya.

Jika ibu dalam perjalanan atau sedang bekerja di kantor, ibu bisa memilih makanan ibu hamil yang satu ini, yaitu cemilan berupa kacang. Selama ini kacang-kacangan dianggap sebagai sumber protein nabati yang tinggi. Tetapi, ternyata kacang-kacangan juga mengandung zat besi yang berfungsi sebagai pencegah dan juga obat anemia. Ada banyak sekali jenis cemilan berbahan kacang. Jadi, sembari bekerja, ibu bisa mengkonsumsi cemilan tersebut.

Ada juga sayuran yang mengandung zat besi. Bagi ibu yang suka dengan jenis sayuran hijau, ibu bisa membuat sup sayur brokoli, bayam, dan kacang panjang. Sayur ini bisa disantap selagi hangat. Pasti menyegarkan apalagi di musim hujan yang dingin seperti saat ini.

Beberapa jenis makanan tersebut sangat mudah untuk ibu dapatkan. Beberapa bisa ibu buat sendiri di rumah. Hanya saja, sebelum ibu memilih jenis makanan untuk ibu hamil yang mengalami masalah anemia, ibu harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan untuk mengetahui anemia jenis apa yang ibu alami.

Jenis Anemia

Ada tiga jenis anemia, yaitu anemia defisiensi zat besi, anemia defisiensi folat, dan anemia defisiensi vitamin B12. Tentu saja karena anemia bisa diakibatkan kekurangan zat besi, folat, atau vitamin B12, maka ibu harus berkonsultasi dengan dokter kandungan agar mendapatkan pemeriksaan. Hal ini penting untuk mengetahui jenis anemia apa yang ibu alami.

Itulah beberapa informasi yang harus ibu ketahui tentang anemia. Jadi, tidak semua makanan sehat yang katanya bisa menyembuhkan anemia itu baik dikonsumsi ibu hamil seperti halnya sate. Selain itu, ada tiga jenis anemia di mana setiap anemia memerlukan penanganan yang berbeda. Dengan mengetahui jenis anemia yang ibu alami, maka ibu bisa memilih dengan tepat makanan ibu hamil.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*