Apakah Boleh Memberikan Menu MPASI Berbahan Santan

Ibu dan balita www.ibudanbalita.com

Dari sekian banyak menu MPASI atau makanan pendamping ASI, apakah boleh ibu memberikan MPASI yang mengandung santan?Tentu tidak salah jika ibu memiliki keraguan. Pasalnya, ada kabar bawasannya santan itu tidak baik untuk kesehatan. Bahkan, beberapa makanan yang mengandung santan bisa membuat orang dewasa sakit. Setidaknya bagi orang yang tidak bagus sistem pencernaannya, maka perutnya akan sakit.

Bagaimana dengan si kecil?

Ternyata berita tentang efek samping santan tersebut tidak sepenuhnya benar. Bahkan, ada juga dokter anak yang justru merekomendasikan agar si kecil mendapatkan menu MPASI yang terbuat dari santan lho.

Ingin tahu kenapa?

Efek Baik Menu MPASI Berbahan Santan

Sebelumnya, ada hal yang harus diluruskan. Memang santan itu kurang baik untuk kesehatan. Akan tetapi, jika ibu membuat santan murni sendiri, bukan santan dalam kemasan, hal tersebut tidak akan menimbulkan efek buruk.

Justru banyak efek baik yang ditimbulkan dari menu MPASI bersantan untuk si kecil. Salah satunya berupa manfaat untuk sistem metabolisme. Mungkin jika si kecil mengalami masalah dengan sistem pencernaannya, ibu bisa membuatkan menu MPASI yang ada kandungan santannya.

Selain itu, terdapat kandungan vitamin yang berlimpah di dalam santan. Seperti yang ibu ketahui, santan itu terbuat dari kelapa. Dan kelapa itu sendiri mengandung vitamin A, D, E, dan K yang cukup tinggi.

Dan tahukah ibu ternyata makanan bersantan akan meningkat nafsu makan si kecil? Jadi, ibu bisa coba berikan makanan bersantan jika si kecil terlihat bosan dengan makanan yang begitu-begitu saja dan ia terlihat susah makan.

Tentu saja masih banyak manfaat yang bisa didapatkan si kecil dari menu MPASI bersantan ini. Tidak hanya air kelapanya saja yang memberikan manfaat untuk kesehatan si kecil, tapi juga santannya juga.

Untuk lebih lengkapnya, ibu bisa membaca semua manfaat yang terkandung di dalam santan untuk si kecil di www.ibudanbalita.com

MPASI Bersantan Berpengaruh Pada Otak

Semua yang berhubungan dengan otak dan kecerdasan pasti sangat sensitif. Ibu jadi ingin tahu, bukan?

Dan ternyata makanan bersantan itu menimbulkan efek yang baik untuk perkembangan otak. Para peneliti perkembangan anak menemukan fakta bawasannya makanan yang bersantan itu meningkatkan daya tangkap otak pada anak. Hal ini jelas membuat perkembangan otak semakin optimal.

Jadi, selain memberikan menu MPASI yang terbuat dari seafood, ibu memiliki menu alternatif, yaitu makanan bersantan yang fungsinya sama untuk meningkatkan perkembangan otak.

Yang Perlu Diperhatikan

Meskipun banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh si kecil jika ibu memberikan menu MPASI bersantan, bukan berarti tidak ada efek sampingnya ya.

Selama ini, makanan bersantan dianggap sebagai makanan yang menyebabkan kolesterol. Jadi, ibu sebaiknya tidak terlalu banyak memberikan menu MPASI yang bersantan.

Yang pasti, ibu sudah mendapatkan jawabannya bawasannya boleh saja memberikan menu makanan bersantan pada si kecil. Ada manfaat yang bisa didapatkan asalkan ibu tidak memberikan dalam kadar yang terlalu banyak.

Jika terjadi keluhan, ibu bisa hentikan dan langsung konsultasi dengan dokter anak. Atau, ibu bisa kunjungi website ibu dan balita untuk melakukan konsultasi online. Jadi, kapan saja ibu membutuhkan konsultasi dengan dokter, ibu bisa mengajukan pertanyaan kepada dokter anak di situs tersebut dan ibu akan segera mendapatkan jawaban sehingga ibu bisa melakukan sesuatu untuk mengatasi masalah kesehatan yang dialami oleh si kecil.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*