Apa Itu Growth Spurts Pada Bayi?

Growth Spurts Pada Bayi www.ibudanbalita.com

Apakah ibu tahu jika pada saat tertentu bayi tumbuh lebih cepat? Mungkin ibu tidak menyadari hal tersebut. Akan tetapi, pada kenyataannya, setiap bayi mengalami hal tersebut.

Pertumbuhan lebih cepat ini menurut ahli kesehatan dinamakan dengan growth spurts. Di dalam situs www.ibudanbalita.com, dijelaskan bawasannya growth spurts merupakan keadaan yang wajar terjadi. Hanya saja, ada beberapa hal sebaiknya ibu ketahui ketika bayi mengalami hal tersebut.

Tanda-Tanda Growth Spurt

Bayi mengalami percepatan pertumbuhan ini umumnya ketika usianya mencapai 3 bulan. Akan tetapi, setiap bayi bisa berbeda.

Ada bayi yang mengalami growth spurts ketika usianya 6 minggu, 6 bulan, dan bahkan 9 bulan. Jadi, kapan terjadinya percepatan pertumbuhan setiap bayi itu berbeda-beda.

Yang pasti, ada tanda-tanda yang muncul ketika bayi mengalami growth spurts. Ia akan menangis dan sering rewel. Hal ini biasanya berlangsung hingga 2 hari. Rewel ini disebabkan ia merasa tidak nyaman. Pasalnya, produksi hormone meningkat sangat tinggi.

Ibu bisa perhatikan bagaimana panjang bayi apakah bertambah signifikan. Jika ya, maka tidak salah. Bayi ibu sedang mengalami growth spurts.

Pada saat itulah, ibu harus memberikan ASI yang lebih banyak. Karena pertumbuhannya lebih cepat, bayi cenderung membutuhkan nutrisi yang lebih banyak. Ia akan lebih sering minum ASI dari yang biasanya.

Ibu juga perlu menenangkan si kecil. Berikan pelukan dan biarkan si kecil lebih banyak istirahat. Peluklah si kecil hingga ia tertidur. Yang pasti, ibu harus meluangkan waktu yang lebih banyak pada saat balita mengalami growth spurts.

Growth Spurt Terjadi Dua Kali

Sebenarnya, growth spurts ini tidak terjadi hanya ketika bayi saja lho. Percepatan pertumbuhan ini terjadi dua kali.

Yang pertama ketika bayi. Dan yang kedua ketika masa pubertas atau remaja. Pada saat masih kecil, bayi akan mengalami pertumbuhan khususnya pertumbuhan tulang yang sangat signifikan. Namun, pada saat pubertas, perkembangan fisik terlihat sangat jelas. Bagi laki-laki, dada akan terlihat lebar dan ia terlihat tinggi lebih cepat. Bagi perempuan, bentuk pinggul lebih besar dan payudara mulai terlihat.

Terlepas growth spurts terjadi saat bayi atau saat pubertas, ciri-cirinya hampir sama, yaitu merasa kurang nyaman, sering lapar, dan mudah lelah. Itulah mengapa saat growth spurts bayi atau seorang remaja harus mendapatkan asupan nutrisi yang lebih banyak.

Jika masa growth spurts ini terjadi ketika si kecil sudah berusia di atas 1 tahun, sebenarnya ibu lebih mudah. Pasalnya, pada usia tersebut, ibu sudah bisa memberikan makanan apa saja. Ia juga bisa mengkonsumsi susu dengan nutrisi tinggi Frisian Flag.

Berbeda jika growth spurts terjadi ketika masih bayi. Tidak ada cara lain selain memberikan ASI lebih banyak. Artinya, ibu harus menjaga produksi ASI lancar dengan mengkonsumsi makanan bergizi lebih banyak.

Tentunya banyak hal yang harusnya ibu ketahui tentang perkembangan si kecil. Ibu bisa bergabung dengan forum ibu dan balita agar ibu bisa sharing pengetahuan tentang balita. Dan yang penting lagi adalah ibu bisa saling berbagi tentang tips bagaimana mengoptimalkan perkembangan sang buah hati.

Pengetahuan tentang parenting ini sangat penting mengingat masa depan anak tergantung bagaimana ibu mengasuh ketika ia masih kecil. Jadi, jangan sia-siakan begitu saja. Ketika sang buah hati masih kecil, pada saat itulah ibu harusnya menenamkan nilai-nilai yang baik agar ia menjadi anak yang berguna di kemudian hari.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Leave a comment

Your email address will not be published.


*